Simak Tips Merawat Genset Terlengkap Berikut Ini!

Genset adalah singkatan dari generator set yang merupakan sebuah alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Anda perlu mengetahui beberapa tips merawat genset supaya Anda dapat menggunakan genset tersebut kapan saja Anda membutuhkannya, sehingga pasokan listrik di rumah Anda tetap terjaga.

Sebagai distributor genset resmi di Indonesia, PT. Interjaya Surya Megah menyediakan berbagai genset dari merek ternama, diantaranya Genset MWMGenset Perkins, Genset Cummins, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mendapatkan genset silent maupun open dari merek-merek tersebut.

Berikut ini akan dijabarkan mengenai beragam tips merawat genset yang dapat Anda pelajari dan pahami:

Cara Perawatan Genset

Tumpukan Genset Rusak
Sumber foto: https://elements.envato.com

Anda perlu mengetahui cara perawatan genset dan tentu saja cara pengoperasiannya, saat Anda membeli genset supaya dapat digunakan dengan benar. Genset memiliki dua kategori, yaitu genset open mode dan genset silent mode.

Genset open mode adalah jenis genset yang sebagian besar alat pentingnya seperti dinamo, mesin, aku, chock, dan tangki bahan bakar terlihat dan terbuka. Sedangkan genset silent mode, perangkatnya tertutup dan tidak terlihat.

Cara Mengoperasikan Genset Open Mode

Genset open mode dan genset silent mode memiliki pola pengoperasian dan perawatan yang hampir sama. Cara pengoperasian genset open mode sangat sederhana. Anda perlu mengisi tangki bahan bakar dan oleh lebih dulu pada bagian mesin supaya dapat bergerak saat dinyalakan. Kemudian pada bagian panel badan genset, Anda harus mengubah daya off ke on dengan menggunakan kunci.

Ketika genset sudah menyala, buat choke pada mesin ke posisi terbuka dan kemudian tarik putaran dinamo secara manual. Kemudian ketika sudah hidup, Anda bisa mengubah choke kembali ke posisis semula supaya mesin dapat bergerak stabil kembali.

Cara Merawat Genset Silent Mode

Cara pengoperasian genset silent mode hampir sama dengan genset open mode. Genset silent mode dapat meredam suara dan tidak menimbulkan kebisingan. Perawatan genset silent mode adalah dengan menghidupkannya setiap tiga hari sekali supaya mesin tidak lama mati karena tidak digunakan.

Namun jika genset sering digunakan, Anda dapat melihat kondisi oli dan kapasitas bahan bakarnya, dan jangan lupa untuk mengisinya.

Informasi lebih lengkap mengenai cara merawat dan mengoperasikan genset dapat Anda baca pada artikel yang berjudul Cara Perawatan dan Pengoperasian Genset.

Tips Merawat Genset Supaya Tidak Cepat Rusak

Tumpukan Genset Rusak
Sumber foto: https://elements.envato.com

Anda pastinya sangat membutuhkan tips yang tepat untuk merawat genset supaya genset yang Anda miliki tidak cepat rusak dan dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat genset, yaitu:

Letakkan Genset di Tempat yang Aman dan Kering

Tempat yang paling aman untuk genset adalah area yang tidak terkena hujan maupun cahaya matahari yang terlalu terik.

Cari Tahu Cara Pengoperasian Genset

Anda perlu mencari tahu cara pengoperasian genset yang benar, supaya tidak melakukan kesalahan dalam pengoperasian yang dapat menyebabkan bahaya atau kerusakan pada genset.

Gunakan Genset Hanya di Tempat Dengan Sirkulasi yang Baik

Sirkulasi ruangan tempat genset diletakkan harus sangat baik. Karena ketika ruangan terlalu panas, akan menyebabkan genset mengalami overheat, dan dapat menyebabkan kerusakan.

Bersihkan Genset

Tentu saja salah satu tips yang tepat dalam merawat genset adalah membersihkannya secara berkala. Baik itu sering digunakan atau jarang digunakan, Anda tetap harus sering membersihkannya.

Langsung Ganti Spare Part yang Rusak

Ketika Anda mengetahui ada spare part atau suku cadang genset yang rusak, Anda harus segera menggantinya, supaya tidak menyebabkan kerusakan pada spare part lain yang baik-baik saja.

Tips merawat genset lainnya dapat Anda baca pada artikel yang berjudul 10 Tips Merawat Genset Agar Tidak Cepat Rusak Lagi.

Tips Merawat Genset Ketika Lingkungan Anda Sering Banjir dan Mati Lampu

Pengecekan Genset Merah
Sumber foto: https://elements.envato.com

Apakah lingkungan tempat tinggal Anda sering mengalami banjir atau mati lampu? Jika benar, tentunya keberadaan genset akan membantu aktivitas Anda supaya tidak mudah terganggu. Namun, banjir yang sering datang juga perlu Anda waspadai, terutama untuk perangkat genset di hunian Anda. Anda perlu mengetahui tips untuk merawat genset di tempat yang sering terkena banjir dan mati lampu.

Dalam rumah yang sering mengalami mati lampu, tentu saja genset akan lebih sering digunakan. Anda perlu mengetahui beberapa hal di bawah ini supaya memahami bagaimana merawat genset jika sering mengalami banjir dan mati lampu.

Kerusakan yang Biasa Terjadi pada Genset

Anda juga perlu memahami jenis-jenis kerusakan yang biasa terjadi pada genset supaya Anda bisa lebih cepat mengetahui cara memperbaikinya. Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah mesin genset tidak dapat dinyalakan.

Faktor yang menjadi penyebab genset tidak dapat dinyalakan adalah karena baterai yang lemah atau bahkan sudah mati. Solusinya adalah dengan menggantinya dengan baterai baru. Ketika mesin genset mati karena terkena banjir, Anda sebaiknya mengecek perangkat yang ada di dalamnya, terutama bagian tangki bahan bakar.

Cara Merawat Genset Ketika Banjir atau Mati Lampu

Untuk merawat genset, Anda dapat menempatkannya pada tempat yang aman dan jauh dari air yang menggenang atau hal lain yang berpotensi meningkatkan kerusakan pada genset. Jika lingkungan tempat tinggal Anda sering banjir atau mati lampu, maka Anda harus sering melakukan pengecekan pada tangki bahan bakar untuk memastikan bahan bakar jumlahnya selalu penuh. Cek pula oli mesinnya, jangan sampai oli mesin berwarna keruh.

Anda dapat mengetahui tips-tips lain untuk merawat genset melalui artikel yang berjudul Cara Merawat Genset Ketika Sering Banjir atau Mati Lampu.

Tips Merawat Genset Supaya Awet dan Berumur Panjang

Pengecekan Genset Biru
Sumber foto: https://elements.envato.com

Ketika Anda memiliki sebuah genset, tentu saja Anda menginginkan supaya genset Anda awet dan dapat berumur panjang. Beberapa orang yang tidak mengoperasikan genset dengan tepat dan tidak melakukan perawatan dengan baik biasanya menghadapi beberapa permasalahan pada genset yang dimilikinya, salah satunya adalah genset tidak dapat digunakan lagi.

Berikut ini adalah beberapa tips singkat mengenai cara merawat genset supaya tetap awet dan berumur panjang:

Pelajari Cara Mengoperasikan Genset dengan Benar

Anda perlu mempelajari dengan cermat buku manual yang terdapat dalam kemasan genset yang Anda beli. Anda juga bisa mencari cara mengoperasikan genset yang benar melalui media internet.

Panasin Genset Secara Rutin

Genset sama seperti kendaraan bermotor, harus sering dipanasi secara rutin meskipun tidak digunakan sehari-hari, supaya sirkulasi oli mesin tetap baik. Panasin genset selama 10-15 menit selama satu minggu sekali.

Bersihkan Genset Secara Teratur

Anda perlu memastikan supaya debu tidak menumpuk, terutama pada bagian radiator. Dan pastikan juga tidak ada serangga atau binatang lain yang masuk ke sela-sela perangkat di dalam genset.

Anda dapat mengetahui tips lain mengenai perawatan genset supaya awet pada artikel yang berjudul Tips Merawat Genset Supaya Berumur Panjang.

Tips Perawatan untuk Jenis Genset Standby

Genset
Sumber foto: https://elements.envato.com

Tips untuk perawatan jenis genset standby sebenarnya sama seperti perawatan genset lainnya. Namun untuk jenis genset standby, perawatan harus dilakukan lebih rutin dibandingkan dengan genset biasa.

Genset standby membutuhkan perawatan khusus, karena mesin pada genset standby memberikan listrik cadangan dalam jumlah tertentu, sehingga jika terjadi kerusakan sedikit saja akan berdampak besar. Berikut ini adalah tips perawatan yang perlu Anda pahami:

Lakukan Perawatan Preventif

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan perawatan preventif atau perawatan yang bertujuan pencegahan. Perawatan pencegahan ini dilakukan secara berkala, baik secara harian, mingguan, hingga perawatan bulanan untuk menjaga mesin supaya tetap berjalan dengan baik.

Untuk perawatan harian Anda dapat melakukan inspeksi, membersihkan debu yang menempel, mengecek level coolant, oli, dan bahan bakar. Untuk perawatan mingguan Anda dapat membersihkan filter udara, memeriksa charger baterai, membuang sisa bahan bakar pada filter, dan membuang sisa air pada tangki bahan bakar. Sedangkan untuk perawatan bulanan Anda dapat memeriksa tekanan belt, mengganti oli dan filter, sampai memeriksa selang radiator.

Lakukan Perawatan Secara Umum

Terdapat beberapa penyebab yang dapat membahayakan pengguna ketika genset nyala, terutama jika pengguna lalai memberikan perawatan umum secara rutin. Perawatan umum yang perlu dilakukan adalah memeriksa sistem bahan bakar secara berkala, jalur pasokan bahan bakar tidak boleh saling bergesekan dengan jalur lain ketika generator menyala. Ketika ada gesekan, maka generator akan mengalami kegagalan fungsi.

Perlu dilakukan pengecekan juga pada sistem pembuangan, apakah ada kebocoran pada knalpot atau tidak. Jika terjadi kebocoran pada sistem pembuangan, maka akan terjadi pencemaran udara. Anda juga perlu melakukan pemantauan level cairan pada mesin, tekanan oli, dan suhu radiator.

Mengecek Penggunaan Bahan Bakar

Anda harus selalu memantau atau mengecek bahan bakar yang digunakan. Kualitas bahan bakar dapat menurun seiring dengan kapasitas pemakaian genset. Mengeringkan tangki bahan bakar dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kinerja genset, mengeringkan tangki bahan bakar dapat dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

Tips lain mengenai perawatan genset standby dapat Anda baca secara lengkap dalam artikel yang berjudul Tips Perawatan Genset Standby.
Itulah penjelasan dan penjabaran singkat mengenai tips merawat genset yang dapat Anda lakukan supaya genset di rumah, kantor, atau tempat usaha Anda tetap terawat dengan baik dan dapat digunakan sewaktu-waktu.

Jika Anda sedang mencari genset terbaik, percayakan pada PT Interjaya Surya Megah. Sebagai agen tunggal Genset MWM dan Genset Cummins, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dari disini. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Petunjuk Penggunaan Genset : Cara Kerja dan Penggunaannya

Mengetahui cara kerja genset tidak hanya diperuntukkan bagi yang memiliki genset saja. Yang tidak memiliki genset juga dapat menjadi sebuah pengetahuan baru yang dapat berguna di kemudian hari. Siapa tahu, nanti anda berhubungan dengan mesin ini. Jadi, Anda sudah memiliki pemahaman yang cukup, dan lebih mahir untuk menggunakan serta mengoperasikannya.

Genset merupakan sebuah mesin yang berguna untuk memasok daya listrik. Mesin ini digunakan sebagai alternatif ketika listrik PLN sedang mati. Pengoperasian genset ini harus dilakukan sebaik mungkin supaya dapat berfungsi dengan baik. Dengan demikian, genset dapat beroperasi dan penggunaannya lebih awet.

Genset Intergen

Cara Kerja Genset

Mekanisme kerja genset tidak terlalu ribet. Bahkan bisa dibilang mudah walaupun yang mengoperasikan masih terbilang awam. Genset merupakan kependekan dari Generator Set. Hasil suplai listrik yang dihasilkan genset mampu membuat pasokan jaringan listrik PLN yang  sedang tidak beroperasi.

Penting sekali bagi Anda untuk mengetahui cara kerja genset atau prinsip kerjanya. Pada umumnya, genset mulai bekerja saat listrik sedang padam. Nah, berikut terdapat 2 cara kerja genset yang dapat anda gunakan yakni secara otomatis dan manual. Berikut penjelasannya.

  • Genset Otomatis
    Genset otomatis merupakan jenis genset yang dapat menyala secara otomatis (Genset ATS). Cara kerjanya dapat disetting secara otomatis menggunakan timer. Ketika listrik mati dan hidupnya genset untuk menyuplai listrik dengan mudah.
    Ketika listrik PLN menyala kembali, genset otomatis akan mengalihkan supply dari genset ke listrik dari PLN. Dengan demikian, genset akan mati kembali. Hal ini terjadi secara otomatis dalam waktu 5 detik saja. Itulah mengapa genset ini lebih banyak digunakan. Cara kerja genset sangat mudah dan tidak merepotkan.
  • Genset Manual
    Berbeda dengan genset otomatis, genset manual beroperasi ketika listrik dari PLN mati dalam waktu 20 detik. Selama waktu 20 detik tersebut, genset akan ditopang oleh AVR (Automatic Voltage Regulator). Bagian Komponen ini terdapat di Mutual Reactor (MT).
    Komponen ini adalah salah satu jenis trafo Current Transformer (CT). Komponen ini menghasilkan arus listrik besaran arus beban. Genset ini dilengkapi dengan system governor yang akan menjaga kestabilan RPM. Lalu, menghasilkan putaran stabil saat terdapat beban atau tanpa beban.
    Baik genset manual maupun otomatis memiliki cara kerja yang sama-sama unik. Cara kerja genset sangat penting untuk dipelajari apabila sewaktu-waktu Anda berkecimpung dan berhubungan langsung dengan mesin genset.

Simak: Cara Kerja Genset yang Lebih Lengkap.

Tips Menghidupkan/Mematikan Genset

Sudah tahukah Anda cara menghidupkan/mematikan genset dengan baik dan benar? Berikut 13 tips yang dapat kami bagikan untuk Anda.

Cara Menghidupkan Genset

  • Periksa Bahan Bakar
    Tips yang pertama sangat penting untuk anda lakukan. Usahakan bahan bakar sudah ada pada posisi on.
  • Periksa Air Radiator
    Periksa air radiator pada bagian genset. Apabila air radiator sudah berada dibawah takaran, segera lakukan penambahan.
  • Periksa ACCU
    Periksa bagian ACCU menjadi sebuah hal yang penting untuk dilakukan. Tambahkan air ACCU jika berkurang.
  • Periksa bagian Oli Mesin
    Bagian oli mesin juga harus diperhatikan dengan baik dan benar. Apabila sudah berada di bawah takaran, maka segera menambahkannya.
  • Pasang Kabel dengan Benar
    Supaya dapat menghidupkan genset, pasang kabel dengan benar. Pada kutub positif pasangkan kabel yang berwarna merah, sedangkan kutub negatif ada pada kabel berwarna hitam. Naikkan MCB dengan benar supaya genset segera beroperasi sebagai mana mestinya.

Tips Mematikan Genset

Dapat menghidupkan genset sudah pasti harus dapat mematikannya dengan baik dan benar. Prosedur untuk mematikan genset juga perlu Anda pahami dengan baik supaya kualitas genset tetap terjaga dengan baik dan beroperasi lebih optimal. Berikut langkah-langkah penting yang dilakukan.

  • Turunkan Breaker
    Langkah awal yang harus diperhatikan ketika akan mematikan genset adalah menurunkan bagian breaker. Setelah itu, kosongkan beban terlebih dahulu.
  • Tunggu 5 Menit Setelah Menggunakan Genset
    Sebelum mematikan mesin genset, tunggu sekitar 5 menit agar mesin lekas dingin. Tidak dianjurkan untuk mematikan genset secara langsung karena dapat membuat genset cepat rusak.
  • Kontrol Breaker Secara Keseluruhan
    Pastikan Anda melakukan kontrol breaker secara keseluruhan. Jangan lengah dalam melakukan tahapan ini. Apabila breaker sudah turun, berarti mesin menjadi lebih cepat dingin. Dengan demikian, genset akan menjadi lebih terjaga kualitasnya serta tidak cepat mengalami aus.
  • Putuskan Aliran Listrik genset dari Komponen Listrik
    Usahakan agar aliran listrik pada genset tidak menyebabkan genset mengalami kerusakan. Pastikan telah memutuskan aliran listrik genset dari komponen listrik yang terdapat pada genset.

Simak 13 tips mematikan dan menghidupkan genset dengan benar lebih lengkap.

Cara Aman Menggunakan Generator Diesel

Usai mengetahui tips mematikan/menghidupkan genset yang baik dan benar, Anda harus mengetahui cara aman menggunakan generator diesel di bawah ini.

  • Cara Aman Menggunakan Generator Diesel dengan Melihat Bahan Bakar
    Bahan bakar dari genset adalah diesel/solar. Sebelum mengisinya, pastikan dalam keadaan mati total. Periksa juga bagian pelumas, pastikan terisi penuh sebab fungsinya cukup urgent. Sistem pelumasan yang baik dapat mencegah terjadinya aus pada mesin. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya gesekan antar permukaan logam. Apabila dibiarkan, akan muncul kerusakan dan dapat berdampak pada peralatan elektronik.
  • Cara Aman Menggunakan Generator Diesel dengan Pemanasan
    Langkah selanjutnya adalah melakukan pemanasan mesin terlebih dahulu. Pada proses ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya mengecek posisi kabel. Usahakan terhindar dari air apalagi sampai kabel tenggelam sebab bahayanya sangat besar.
    Periksa saklar MCB dan pastikan dalam keadaan mati. Perhatikan juga masalah pemutus jaringan listrik. Usahakan dapat dijangkau dengan mudah. Terkadang alat ini tidak stabil, sehingga mengalami hubungan arus pendek. Itulah alasan kenapa aliran pemutus harus berada pada area yang dekat dengan jangkauan. Matikan dengan segera apabila hal tersebut terjadi supaya tidak terjadi kebakaran.
  • Cara Supaya Aman Menggunakan Generator Diesel Ketika Mematikan
    Matikan saklar genset setelah menggunakannya. Pastikan sudah berada pada posisi off. Diamkan selama 5 menit supaya generator diesel mati dengan sempurna. Setelah itu, Anda dapat langsung menghidupkan listrik PLN. Meskipun terkesan sederhana, namun dapat berdampak buruk apabila tidak dilakukan dengan teliti.

Untuk mengetahui lagi, pelajari cara aman menggunakan generator diesel lebih lengkap.

Penempatan Genset Sesuai Standarisasi

Penempatan genset sesuai standarisasi tidak boleh disepelekan supaya tidak berakibat fatal. Berikut langkah-langkahnya.

  • Persiapkan ruangan khusus yang memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik supaya mesin tidak mudah panas dan dapat membuang asap dari hasil pembakaran mesin
  • Pastikan ruangan aman dari panas dan hujan supaya genset lebih awet
  • Perhatikan posisi mesin genset agar saat menyala suara bising tidak mengganggu orang-orang disekitar Anda
  • Jauhkan dari sumber api dan juga dari jangkauan anak-anak

Gunakan trailer untuk memindahkan genset apabila penggunaannya tidak hanya di satu tempat saja. Terlebih jika genset berukuran besar pasti akan sangat membantu sekali.

Simak uraian lengkap tentang penempatan genset sesuai standarisasi pada uraian berikut, Memenuhi Standar Penempatan Genset yang Tepat dan Aman

Untuk genset berkualitas, percayakan sepenuhnya kepada PT Interjaya Surya Megah. PT Interjaya Surya Megah adalah agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset Lombardini Italy. Jika Anda membeli genset berkualitas dari kami, Anda akan mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Cari Tahu Cara Menggunakan Genset untuk Rumah dengan Benar

Seperti yang Anda tahu, belakangan banyak orang yang mencari cara menggunakan genset untuk rumah. Sebenarnya tidak ada cara khusus, namun di beberapa waktu Anda diharuskan untuk mengoperasikan genset dengan benar. 

Jadi untuk mengetahui cara kerja mesinnya, tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bahkan Anda bisa panik sendiri karena tidak tidak tahu langkah apa yang harus dilakukan.

Setiap merek genset biasanya memberikan buku panduan dalam mengoperasikan produknya, termasuk Perkins. Genset Perkins sudah dilengkapi dengan buku panduan supaya Anda dapat menggunakannya dengan tepat dan menemukan solusi ketika menemukan kendala.

Cara Menggunakan Genset untuk Rumah Secara Tepat

Berangkat dari hal ini, kami akan memberikan informasi cara mengoperasikan genset rumah. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui cara membangkitkan listrik ini. Langsung saja kita simak ulasannya.

  1. Periksa Bahan Bakar

Seperti yang Anda tahu, sebelum mulai menyalakan genset, Anda harus melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar terlebih dahulu. Untuk genset portable, sebaiknya gunakan bahan bakar yang premium. Jika masih kosong, isilah secukupnya, jangan terlalu penuh tapi juga jangan terlalu sedikit.

  1. Periksa Pelumas Mesin

Langkah kedua dalam menggunakan genset rumah selanjutnya adalah memastikan oli atau pelumas terisi penuh. Sebaiknya gunakan oli tipe SAE 20-40, namun Anda juga bisa menggunakan merk apapun asalkan sesuai dengan tipe genset milikmu. 

  1. Periksa Kondisi Accu

Cara menggunakan genset untuk rumah selanjutnya adalah memeriksa kondisi accu. Cara mengetahuinya bisa dimulai dengan menstarter genset. Jika masih bagus, tentu saja mesin akan menyala. Sebaliknya, jika Anda tekan beberapa kali namun mesin tidak memberikan respon, maka bisa jadi akinya kurang bagus.

Melihat hal ini, segera periksa baterai dan beberapa konektor untuk mengetahui kondisi genset. Jika tidak ada masalah, mungkin baterai Anda yang harus diganti. 

  1. Periksa MCB Pembebanan Listrik

Langkah satu ini perlu dilakukan, supaya arus yang dialiri listrik tidak menjadi masalah dan akhirnya menjadi pendek. Begitu juga dengan kabel yang menopang beban arus listrik. 

Oleh sebab itu, pastikan panel MCB agar masuk ke genset dan saklar PLN dalam posisi OFF. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran arus yang tidak teratur dan menimbulkan kecelakaan kerja.

  1. Menyalakan Genset Bensin

Jadi setelah memeriksa komponen inti dan aliran distribusi, maka langkah menggunakan genset untuk rumah berikutnya adalah dengan menyalakan genset bensin. 

  1. Menyalakan Genset Diesel

Sama seperti menyalakan genset bensin, setelah semuanya dihidupkan dan diatur dengan benar, maka Anda bisa menyalakan genset diesel. Caranya dengan memposisikan kunci kontak pada posisi on, lalu periksa voltase pada display 12V atau 24V tergantung accu yang dibutuhkan.

  1. Pemanasan

Cara menggunakan genset untuk rumah yang satu ini sebenarnya sama dengan menstarter motor atau mobil. Setelahnya, biarkan mesin panas dengan sendirinya kurang lebih 5 sampai 10 menit.

Hal ini dilakukan untuk menjaga sistem mesin agar lebih stabil karena semua komponen dan pelumas bekerja dengan maksimal. Setelah itu, Anda bisa menambahkan bobot dengan menyalakan panel satu persatu secara berurutan. Mudah bukan?

  1. Tarik Koil Perlahan

Khusus cara ini, hanya diperuntukan untuk genset mekanik. Artinya Anda membutuhkan tarikan yang kuat untuk menghidupkan genset satu ini.

Namun sebelum melakukan tarikan yang kuat, sebaiknya lakukan tarikan lemah setelah ada beban pada tarikan tersebut. Ini dilakukan agar Anda bisa menariknya dengan kencang dan akhirnya mesin bisa menyala dengan sempurna. 

  1. Matikan Choke

Cara menggunakan genset untuk rumah berikutnya adalah dengan mematikan choke. Langkah ini bisa dilakukan setelah genset sudah hidup. 

Biarkan beberapa waktu, kurang lebih 5 menit agar generator dapat dimuat. Sebaliknya, jangan memberikan beban berat pertama kali saat genset tersebut hidup. 

Karenanya, menyalakan genset secara bertahap. Mulai dari, 500 Watt, 1000 Watt, 2000 Watt dan seterusnya. Tidak perlu khawatir, cara ini bisa dilakukan pada semua genset, baik starter manual maupun starter elektrik.

  1. Mematikan Genset 

Cara ini adalah tahap terakhir setelah genset digunakan. Namun hal ini perlu dilakukan jika terjadi sesuatu, dan Anda perlu mematikan mesin untuk alasan keamanan.

Cara menggunakan genset rumah di atas memang terlihat panjang. Namun sebenarnya rangkaian ini dilakukan hanya sebentar, kurang lebih sekitar 10 menit, termasuk pemanasan awal agar mesin genset untuk rumah dapat berputar.

Percayakan kebutuhan genset rumah anda pada PT Interjaya Surya Megah. Sebagai agen tunggal Genset MWM serta distributor Genset Perkins dan Genset Cummins, kami menyediakan genset berkualitas. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau disini. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Tegangan Mesin Genset Rusak, Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Tegangan mesin genset rusak merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan secara maksimal. Sebab dengan adanya kerusakan tersebut maka secara menyeluruh fungsi pada layanan genset tersebut tidak akan berjalan dengan maksimal.

Genset adalah suatu perangkat keras yang terdiri dari beberapa aspek, mulai generator hingga penggerak dalam bentuk mesin diesel. Melalui penyatuan dari dua aspek tersebut maka akan menghasilkan kinerja berupa arus listrik secara berkualitas untuk memenuhi kebutuhan.

Generator memiliki fungsi untuk mengubah tenaga pada gerak yang mekanis sehingga mampu menghasilkan energi listrik. Mekanisme cara kerja ini secara tidak langsung mampu memberikan kualitas layanan yang maksimal khususnya pada kebutuhan listrik.

Melihat adanya fungsi genset yang berfungsi untuk memberkan tegangan berupa listrik untuk dialirkan pada suatu jaringan dengan kebutuhan instalansi listrik. Maka tentunya akan ada kemungkinan gangguan yang akan terjadi. Salah satunya adalah tegangan mesin genset rusak.

Sebagai dalih untuk memberikan kinerja lebih maksimal maka tentunya adanya gangguan ini akan sangat menghambat fungsi dari genset. Ketidak mampuan suatu mesin genset untuk memberikan tegangan merupakan hal yang lumrah terjadi dan sangat perlu untuk diantisipasi.

Melalui kasus seperti tegangan pada mesin genset rusak tersebut maka secara tidak langsung perlu ada beberapa cara khusus yang sebenarnya bisa dilakukan oleh semua pegguna. Hasilnya kualitas layanan mesin akan kembali berfungsi seperti sedia kala.

Jenis Masalah Pada Tegangan Mesin Genset Rusak

Masalah seperti mesin genset yang rusak sehingga tidak bisa memberikan arus serta tegangan umumnya berdasarkan beberapa aspek. Yang pertama terjadi karena mesin tersebut sendiri tengah mengalami kerusakan sehingga tidak bisa beroperasi dengan maksimal.

Kedua masalah yang seringkali terjadi pada saat tegangan mesin genset rusak adalah ketidakmampuan saklar utama pada genset tidak berjalan dengan maksimal. Saklar tersebut bisa disebabkan putus atau memang sedang tidak bekerja secara mempuni.

Aspek ketiga yang juga menjadi salah satu aspek mengapa tegangan listrik tidak bisa keluar dari mesin genset adalah kendala yang biasa dikenal dengan nama diode penyearah. Sehingga kualitas arus listrik terganggu dan kapasitas layanan mesin berupa tegangan tidak keluar.

Jenis masalah dalam tegangan pada mesin genset rusak adalah tidak berfungsinya AVR genset. Gangguan pada AVR ini juga diyakini sebagai salah satu penyebab utama mesin tersebut tidak bisa menghasilkan tegangan listrik.

Cara Mengatasi Tegangan Mesin Genset Rusak

Masalah di atas tentunya memiliki solusi yang perlu untuk diperhatikan oleh semua pengguna. Berikut ini adalah beberapa aspek cara tersebut.

  • Masalah Mesin Tidak Bejalan Normal

Jika masalah terjadi pada Tegangan Mesin genset Rusak di aspek mesin tidak bisa berjalan dengan normal. Maka Anda tinggal menghidupkan mesin dan memastikan putaran pada mesin tersebut telah mencapai kecepatan 1500 RPM.

Apabila putaran masih rendah, maka putaran mesin tersebut hendaknya dinaikkan hingga mancapai kecepatan normal.

  • Masalah Pada Dioda

Jika terjadi kerusakan pada aspek dioda maka cara memperbaikinya adalah dengan dengan memeriksa kondisi dan keadaan genset yang tidak beroperasi serta memastikan bahwa kabel-kabel aspek dioda telah terhubung secara sempurna.

  • Masalah pada AVR

Apabila Tegangan Mesin genset Rusak terjadi pada aspek AVR maka gantilah alat AVR tersebut dengan alat yang baru. Apabila masih belum bisa maka pastikan AVR telah direset ulang

  • Masalah Pada Saklar

Terkahir jika gangguan terjadi pada saklar, maka hendaknya pengguna mengganti saklar utama sehingga listrik yang dihasilkan oleh genset menjadi terhubung kembali. Pastikan juga kabel terhubung sesuai aturan awal.

Semua aspek terkait adanya masalah tegangan mesin genset rusak di atas harus segera diatasi agar tidak terjadi kerusakan lainnya.

Sebagai distributor Genset di Indonesia, PT Interjaya Surya Megah menyediakan Genset yang handal dan berkualitas menggunakan engine ternama seperti MWM, MAN, dan Lombardini, yang telah terbukti kuat dan tahan lama. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Jangan Sembarangan Memilih Sparepart Genset, Ini Caranya

Pada saat memilih sparepart genset tidak boleh sembarangan. Hal ini karena tidak semua jenis sparepart cocok untuk genset Anda. Jangan asal mahal membuat Anda langsung memutuskan untuk membelinya, harus tetap menyesuaikan dengan kebutuhan.

Melakukan perawatan terhadap sparepart sangat penting. Jika perlu lakukan penggantian sebelum kerusakan terjadi. Keuntungan merawat dan mengganti suku cadang generator set adalah agar lebih awet dan tahan lama serta mencegah kerusakan yang lebih parah.

Meskipun ada banyak agen yang menjual genset, namun tidak semua menyediakan suku cadangnya. Ketika agen tersebut menyediakan, Anda harus mencermati detailnya supaya mendapatkan produk sesuai kebutuhan.

Cara Memilih Sparepart Genset yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membelinya

Dibutuhkan cara tepat dalam memilih sparepart atau suku cadang genset. Ada beberapa cara memilih suku cadang genset yang perlu diperhatikan sebelum Anda membelinya, diantaranya:

  • Beli di Agen Resmi

Membeli sparepart di agen resmi biasanya terjamin keasliannya. Selain itu juga memiliki garansi yang tentunya akan menguntungkan. Atau bisa juga membeli di toko biasa, namun pastikan untuk memperhatikan produknya apakah berkualitas dan asli atau tidak.

Sekarang ini banyak suku cadang genset dengan merk terkenal ternyata palsu. Inilah yang membuat pembelian di agen resmi sangat dianjurkan dibandingkan di toko biasa. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya penipuan.

  • Perhatikan Harganya

Cara memilih sparepart genset berikutnya yang penting diperhatikan adalah mengenai harganya. Jangan asal langsung membeli ketika mengetahui suku cadang tersebut ditawarkan dengan harga murah, apalagi jika cenderung tidak masuk akal.

Meskipun sedang diskon, biasanya selisih dengan harga aslinya tidak terlalu besar. Cermati dengan baik terkait hal ini. Jika perlu lakukan riset harga sebelum membeli supaya mengetahui harga produk aslinya dan bisa membandingkan.

Penggunaan suku cadang palsu tentu saja tidak baik untuk genset Anda karena bisa membuatnya semakin rusak. Sedikit mahal tidak masalah yang penting produknya asli. Daripada murah tapi membuat genset semakin rusak.

  • Jangan Sampai Salah Beli

Jangan hanya mengandalkan informasi merk ketika ingin membeli sparepart genset. Ada beragam tipe dan seri dengan merk yang sama, namun bentuk atau ukurannya tentu saja berbeda. Pahami dengan baik detail genset yang Anda miliki.

Anda bisa memperlihatkan suku cadang seperti apa yang dibutuhkan kepada penjual. Bisa melalui gambar atau foto. Bila perlu bawa contoh produknya supaya mendapatkan yang sama persis seperti aslinya.

Atau jika ternyata tidak ada yang sama persis, penjual bisa merekomendasikan produk lain dengan kualitas terbaik dan tidak akan membuat genset semakin rusak. Jadi, jangan sampai salah beli jika tidak ingin memperbaikinya dengan biaya lebih mahal.

  • Cek Keaslian Suku Cadang

Lakukan pengecekan terhadap suku cadang yang akan Anda beli. Periksa dengan teliti dan cermat setiap bagian sparepartnya. Sangat memungkinkan terjadi meskipun membeli di agen resmi namun ternyata produk yang diberikan kepada Anda palsu.

Jadi, melakukan pengecekan sebelum membeli sangat penting agar terhindar dari pembelian produk palsu. Jika ternyata barangnya mencurigakan, Anda bisa memutuskan untuk mengembalikannya kepada penjual dan mencari di tempat lainnya.

Proses pemasangan suku cadang juga harus diperhatikan. Anda bisa meminta tolong kepada ahlinya jika tidak terlalu yakin untuk memasangnya sendiri. Pemasangan yang salah bisa membuatnya tidak bekerja secara optimal atau bahkan menyebabkan celaka.

Penggantian sparepart yang berkualitas akan membuat genset Anda menjadi lebih awet dan mencegah timbulnya kerusakan. Jika penggantiannya saat rusak, bisa mencegah semakin parahnya kerusakan. Jadi, jangan sembarangan memilih sparepart genset, perhatikan caranya.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal yang dipercaya sebagai distributor Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

Mengetahui Cara Mengganti Oli Genset dengan Tepat

Penting bagi Anda mengetahui bagaimana cara mengganti oli genset atau generator listrik. Pasalnya Anda harus melakukan pengantian secara berkala. Hal ini bertujuan menjaga kualitas genset itu sendiri.

Anda tidak perlu menganti oli atau cairan pelumas mesin generator listrik setiap hari. Anda dapat menyesuaikannya dengan skala pemakaian genset dan kapasitas dari mesin itu sendiri. Idealnya cairan pelumas generator listrik diganti setelah penggunaan genset selama 20-500 jam. Hal ini juga berlaku bagi semua genset dari produsen manapun, termasuk Genset Perkins.

Pentingnya Mengganti Oli Genset Secara Teratur

Selain dapat menjaga kualitas mesin genset, pergantian cairan pelumas secara teratur dapat memperpanjang umur generator listrik dengan cara menjaga mesin tidak cepat aus karena gesekan dan getaran keras pada genset tipe open atau silent.

Cairan pelumas juga membantu proses pembakaran secara sempurna sehingga lebih hemat bahan bakar. Komponen antar mesin genset juga tidak mudah berkarat dan tidak cepat panas sehingga mesin menjadi lebih awet.

Itulah sisi positif penggantian oli mesin genset secara teratur. Selain manfaat menganti cairan generator secara teratur, hal penting lain yang harus Anda ketahui adalah bagaimana cara mengganti oli gensetsesuai prosedur keamanan.

Terlihat sepele, namun pengantian pelumas mesin generator listrik yang tidak sesuai prosedur dapat membahayakan diri Anda dan orang-orang disekitar. Generator bisa meledak dan menimbulkan kebakaran hebat. Untuk menghindari hal itu terjadi, berikut langkah-langkah menganti pelumas generator listrik sesuai prosedur keamanan.

Cara Mengganti Oli Genset dengan Benar

Bagi yang yang sudah waktunya menganti pelumas generator. Berikut merupakan prosedur keamanan yang harus diperhatikan ketika mengganti pelumas generator listrik.

  • Pastikan mesin genset dalam keadaan mati

Memastikan generator dalam keadaan mati ketika hendak melakukan penggantian pelumas merupakan hal Utama yang harus diingat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran.

Pilihlah juga waktu yang tepat seperti ketika mesin masih dalam keadaan dingin. Keadaan mesin yang masih dingin bisa memudahkan Anda untuk menyentuh bagian mesin tanpa takut terkena panas.

  • Pastikan jauh dari benda korosif

Benda korosif merupakan benda yang dapat merusak benda lain melalui reaksi kimia. Selain berbahaya bagi kulit manusia, benda korosif dapat merusak mesin generator.

Membuat kualitas generator menurun hingga membuat mesin lebih cepat berkarat. Alih-alih menjaga kualitas mesin genset dengan mengganti cairan pelumas secara teratur justru mendapat hasil yang mengecewakan karena pelumas terkontaminasi zat korosif.

Itulah mengapa mesin harus dijauhkan dari benda-benda korosif seperti asam dan basa ketika hendak mengganti oli. Pastikan juga area di sekitar mesin steril ketika Anda melakukan pergantian oli.

  • Pastikan memakai satu jenis oli

Cara mengganti oli gensetselanjutnya adalah pastikan hanya memakai satu jenis pelumas. Maksudnya adalah gunakan pelumas dengan merek dan tipe yang sama setiap Anda menggantinya.

Tujuannya adalah menjaga kualitas mesin itu sendiri. Itulah mengapa Anda harus memperhatikan kualitas cairan pelumas yang Anda pilih pertama kali. Pilihlah pelumas yang memang direkomendasikan oleh perusahaan genset.

Jangan pernah sekali-kali mencoba mengoplos berbagai merek oli karena akan menurunkan kualitas oli itu sendiri. Penurunan kualitas oli juga akan mempengaruhi kualitas generator yang Anda miliki.

  • Pastikan Anda memiliki perlengkapan penganti oli yang memadahi

Tips selanjutnya yaitu pastikan Anda memiliki perlengkapan untuk mengganti pelumas yang memadahi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda dalam proses pengantian pelumas.

Adapun beberapa perlengkapan yang harus persiapkan ketika hendak melakukan penggantian cairan pelumas yaitu wadah untuk menampung oli bekas. Corong atau filter untuk mengisi oli ke genset supaya tidak mudah tumpah. Kunci atau alat pembuka genset, dan koran untuk alas sehingga lantai tidak kotor akibat oli yang menetes diluar wadah. Setelah memiliki seluruh alat ini, kini Anda siap mempraktekkan cara mengganti oli genset.

Percayakan kebutuhan genset anda pada PT Interjaya Surya Megah. Menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset Perkins dan Genset Cummins, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dari kami. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Cara Membersihkan Filter Genset Berdasarkan Jenisnya

Salah satu maintenance yang penting untuk dilakukan adalah membersihkan filter genset. Tentunya proses tersebut harus dilakukan dengan benar sesuai jenis bahan penyaringnya masing-masing. Jadi Anda perlu melakukan pengecekan bahannya terlebih dahulu. 

Filter sendiri pada mesin berfungsi sebagai penyaring udara dari bagian karburator sehingga tentunya akan menumpuk kotoran jika tidak dibersihkan dengan baik. Jadi nantinya mesin genset bisa berjalan kurang optimal karena adanya penumpukan kotoran tersebut.

Filter Genset Berbahan Stainless Steel

Stainless steel adalah salah satu bahan yang digunakan untuk penyaring mesin genset. Terkesan bahan ini sulit dibersihkan padahal tidak. Sebenarnya cukup mudah untuk membersihkan filter genset satu ini asalkan Anda mengikuti proses yang tepat dan menyeluruh. 

Berikut cara untuk membersihkan penyaring berbahan stainless steel sehingga bisa menyeluruh dan menguntungkan karena mesin bisa berjalan optimal lagi.

  1. Lepaskan bagian atas juga bawah pada filter stainless steel tersebut.
  2. Ada elemen khusus dari bagian casing pada penyaring tersebut juga harus ikut Anda lepaskan dengan baik. 
  3. Sikat keseluruhan bagiannya menggunakan sikat gigi. Tambahkan juga air sabun untuk memaksimalkan proses pembersihannya. 
  4. Setelah itu tinggal dibersihkan kembali menggunakan air mengalir sampai benar-benar bersih, termasuk sisa air sabun yang mungkin masih menempel.
  5. Keringkan kembali penyaring mesin tersebut dan pasang lagi seperti semula. 

Membersihkan Filter Genset dari Spoon

Untuk mesin yang menggunakan spoon sebagai filternya maka sebelum dibersihkan perlu dicek terlebih dahulu tingkat kotornya. Hal ini dikarenakan ada perlakuan khusus jika penyaring tersebut dalam keadaan terlalu kotor agar saat dipasang kembali bisa bekerja optimal nantinya.

Dengan membersihkan berdasarkan kebutuhan penyaring maka hasilnya juga akan lebih optimal nantinya. Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk membersihkan filter genset berbahan spoon. 

  1. Jika setelah dicek ternyata filternya sangat kotor maka perlu dibersihkan menggunakan bensin. Caranya adalah tinggal direndam beberapa saat kemudian diperas sampai tidak ada sisa bensin di dalamnya. 
  2. Kalau kotorannya tidak terlalu banyak maka bisa dibersihkan menggunakan air sabun saja sampai benar-benar bersih semuanya.
  3. Cek apakah bagian permukaan spoon tersebut masih dalam keadaan bagus. Jika iya maka masih bisa digunakan, tetapi kalau sampai permukaannya rusak spoon harus segera diganti baru.

Cara Khusus Pada Filter Berbahan Serat Katun

Pada filter berbahan serat katun memang membutuhkan proses pembersihan khusus agar kotorannya bisa terangkat dengan baik dan optimal. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan prosesnya secara detail. Sehingga kotoran yang ada bisa bersih keseluruhan.

Meskipun rumit tentunya harus tetap dilakukan dengan baik agar masih dapat digunakan untuk menyaring secara optimal. Berikut cara membersihkan filter serat katun yang paling tepat.

  1. Lepaskan bagian penyangganya kemudian diketuk-ketuk agar debu yang menempel bisa hilang atau jatuh.
  2. Bersihkan filter menggunakan air mengalir sampai basah semua bagiannya, tetapi tidak perlu digosok-gosok atau diberi perlakuan lainnya, cukup dialiri air saja.
  3. Ada cairan semprotan khusus yang bisa diaplikasikan pada filter serat katun, Anda perlu menggunakannya saat akan membersihkan penyaring.
  4. Setelah dibiarkan selama kurang lebih 5 menit, tinggal bilas serat katun tersebut sampai bersih. Anda harus memastikan semua bagian dibilas dengan baik.
  5. Pastikan dikeringkan secara optimal sebelum dipasangkan kembali pada mesin genset. Biasanya serat katun ini dibersihkan menggunakan kompresor khusus dengan tekanan rendah. 
  6. Lapisi menggunakan oli sebelum Anda memasangkannya pada penyangga di mesin genset agar fungsinya kembali optimal. 

Menyesuaikan antara cara pembersihan tersebut dengan bahan filter memang paling tepat. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan saat membersihkannya karena bisa mengganggu kinerja mesin. Selain itu, pastikan membersihkan filter genset secara rutin dan teratur.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal yang dipercaya sebagai distributor Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

4 Cara Memilih Genset Silent yang Baik untuk Pemula

Semua teknisi yang bergerak di dalam dunia industri harus memahami cara memilih genset silent yang baik. Bukan tanpa alasan, genset sendiri memang memegang peranan besar di dalam dunia industri itu sendiri.

Karena itu pemilihan jenis genset yang tepat harus dipertimbangkan sejak awal. Jangan sampai salah pilih karena berbeda jenisnya, maka akan berbeda juga fungsi dari genset itu sendiri. Pasti ada alasan khusus kenapa Anda memilih jenis dan tipe genset tertentu. Anda juga bisa memilih genset berdasarkan produsennya, saat ini banyak sekali brand ternama memproduksi genset berkualitas, diantaranya Genset Perkins, Genset MAN, Genset MWM, dan masih banyak lagi,

Karena itu sebelum kita melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai cara memilih genset silent yang baik, jauh lebih baik kalau Anda memahami pengertian genset silent itu sendiri. Langsung saja, ikuti penjelasannya sampai tuntas di bawah ini.

Jika dilihat dari namanya saja kita sudah tahu apa yang diunggulkan dari jenis genset satu ini. Silent sendiri berasal dari bahasa Inggris yang artinya sunyi atau sepi. Tentu saja kata sunyi ini juga memiliki kaitan yang sangat erat dengan genset yang akan kita bahas ini.

Cara Memilih Genset Silent yang Baik

Genset Silent ini adalah jenis genset yang bisa menghasilkan energi listrik untuk sebuah perusahaan atau mesin tanpa mengeluarkan suara bising apapun. Hal ini tentu jauh berbeda dengan jenis genset lain pada umumnya yang identik dengan suara bising.

Bukannya tidak mengeluarkan suara, genset silent ini memang dilengkapi dengan body khusus yang bisa meredam suara bising itu sendiri seminimal mungkin. Karenanya penggunaan genset satu ini sangat direkomendasikan untuk dipergunakan di lokasi aktif atau ramai.

Untuk mendapatkan genset silent yang terbaik, tentu saja ada langkah-langkah khusus yang harus Anda lakukan. Tidak sulit, Anda hanya perlu melakukan analisa sederhana sebelum mengaplikasikan langkah-langkah yang akan kami jelaskan di bawah ini. Ikuti tahapannya di bawah ini.

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyesuaikan jenis genset silent yang dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Hal terpenting yang harus Anda pertimbangkan adalah kebutuhan listrik. 

Hitung secara detail jumlah total kebutuhan listrik yang Anda butuhkan. Caranya mudah, Anda hanya perlu menghitung total watt yang dibutuhkan setiap harinya. 

Misalkan dibutuhkan energi listrik untuk televisi, komputer, mesin cuci, kulkas dan perangkat lainnya, jumlahkan saja kebutuhan daya listriknya. Anggap saja total kebutuhan daya untuk perangkat tersebut adalah sekitar 500 watt. 

Maka Anda harus memilih generator dengan kapasitas 1/3 di atasnya. Pilihlah generator yang memiliki kapasitas 650 atau lebih besar. Tujuan memberikan nilai lebih ini adalah untuk menjaga generator tetap awet. 

Di sisi lain pemilihan daya berlebih ini juga berfungsi untuk menghindari terjadinya habis daya akibat penambahan perangkat elektronik di rumah Anda.

  1. Pertimbangkan spesifikasi genset

Cara memilih genset silent yang baik lainnya adalah mempertimbangkan spesifikasi genset yang hendak dibeli. Spesifikasi bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan yang sudah kami jelaskan di atas. Namun ternyata pertimbangan tidak hanya berhenti di situ saja.

Jauh lebih baik kalau Anda memilih genset dari merk yang berkualitas. Genset dari merk yang berkualitas tentunya memiliki performa dan daya tahan yang jauh lebih baik. Biasanya bahan baku pembuatan yang dipilih juga jauh lebih tangguh terhadap berbagai kondisi.

Selain mempertimbangkan merek, Anda juga harus mempertimbangkan rekam jejak dari perusahaan genset silent yang dipilih. Gali informasi sedalam mungkin agar Anda mendapatkan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan. 

  1. Pilih genset silent dengan bahan bakar yang mudah didapatkan

Cara memilih genset silent yang baik lainnya adalah mempertimbangkan bahan bakar yang digunakan. Hal pertama yang harus dipikirkan adalah kapasitas tangki yang digunakan. Kami sangat merekomendasikan Anda untuk memilih tangki dengan kapasitas paling minimum.

Kapasitas tangki yang kecil akan memudahkan Anda untuk melakukan pengecekan setiap harinya. Di sisi lain, Anda juga harus mempertimbangkan jenis bahan bakar yang digunakan oleh generator itu sendiri. 

Pastikan untuk memilih genset dengan bahan bakar yang mudah digunakan. Contohnya adalah seperti bahan bakar solar, atau bahan bakar premium. Jangan pilih genset dengan bahan bakar minyak tanah karena bahan bakar satu ini mulai sulit untuk ditemukan.

  1. Lihat cara pengoperasiannya

Cara memilih genset silent yang baik lainnya adalah mempertimbangkan cara pengoperasiannya. Saat ini ada banyak sekali jenis genset yang bisa Anda temukan di pasaran teknologinya tentu semakin meningkat.

Perlu dipahami, teknologi yang diterapkan kepada genset ini juga mempengaruhi cara kerja dari genset itu sendiri. Kami sangat menyarankan Anda untuk memilih genset silent dengan cara pengoperasian yang benar-benar Anda pahami.

Hal ini akan jauh lebih memudahkan Anda dalam melakukan perawatan kedepannya. Di sisi lain, cara pengoperasian yang mudah juga akan menghindarkan Anda dari kesalahan yang bisa menyebabkan hilangnya garansi.Bagi Anda yang hendak membeli genset silent, pastikan untuk memahami beberapa langkah yang sudah kami jelaskan di atas. Cara memilih genset silent yang baik tersebut akan memberikan banyak keuntungan untuk Anda.

PT Interjaya Surya Megah merupakan agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset Perkins dan Genset Cummins yang mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Segera hubungi kami untuk melakukan konsultasi mengenai kebutuhan genset Anda.

Bagaimana Menguji Bagian Generator Diesel yang Mirip Poros?

Masyarakat Indonesia tentunya tidak asing dengan generator diesel, tetapi tidak banyak yang tahu tentang cara menguji bagian generator diesel. Padahal kegiatan tersebut sangat penting dilakukan, terlebih untuk memastikan bahwa generatornya berfungsi maksimal. 

Generator sendiri merupakan sebuah peralatan yang memanfaatkan energi kinetik untuk menghasilkan energi listrik. Biasanya digerakkan oleh mesin diesel untuk berbagai kepentingan. Contohnya pada peralatan berat atau sumber cadangan listrik darurat. 

Sektor seperti penerbangan, kesehatan (rumah sakit), kantor pemerintahan, biasanya menggunakan generator. Sehingga ketika terjadi pemadaman mendadak, perlengkapan vitalnya tetap bisa bekerja. Contohnya bandara masih bisa mengawal navigasi pesawat. 

Cara Menguji Bagian Generator Diesel Sebelum Digunakan

Generator atau genset baik itu baru saja di manufaktur atau sudah cukup lama disimpan, sebelum digunakan harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Tujuannya memastikan mesinnya mampu bekerja optimal dan tidak bermasalah ketika sedang dioperasikan. 

  1. Memeriksa dan Memastikan Kapasitas Komponen dalam Keadaan Baik

Beberapa bagian yang harus diperiksa adalah tangki bahan bakar, volume oli, serta air radiatornya. Pastikan keseluruhannya berada dalam kondisi penuh atau sesuai dengan standar kapasitas gensetnya. Biasanya tertera pada buku petunjuknya. 

Apabila terdapat komponen yang kurang, segera tambahkan terlebih dahulu. Setelah itu cobalah menjalankan gensetnya. Minimal sampai suhu operasi normalnya dapat dicapai, selain itu kondisinya juga harus stasioner. 

  1. Menguji dan Memastikan Kondisi Mesin

Langkah berikutnya adalah menguji kondisi mesinnya, caranya adalah dengan menyalakan mesin lalu melakukan pengamatan. Biasanya cukup menggunakan pendengaran untuk mengidentifikasi apakah ada kendala dalam mesinnya. 

Biasanya cukup mudah untuk mendeteksi apabila ada suara – suara mengganjal. Suara tersebut menunjukkan adanya komponen yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Catatlah lalu segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

  1. Menguji Penambahan Beban

Langkah menguji bagian generator diesel berikutnya adalah mencoba menambah beban dayanya secara bertahap. Untuk mempermudah penggunaannya, Anda bisa memasang MCB terlebih dahulu agar pembagian bebannya lebih mudah. Ketika menaikkan bebannya pastikan mencapai kondisi stabil dulu. 

  1. Memeriksa Output Genset

Pengujian berikutnya adalah pemeriksaan mengenai output gensetnya. Caranya adalah dengan memasangkan amperemeter dan voltmeter. Catatlah setiap hasil output yang tertera amperemeter dan voltmeter, pastikan sesuai dengan buku manualnya. 

  1. Menguji Kondisi Beban Stabil

Uji terakhir adalah memastikan kondisi beban gensetnya berada pada posisi stabil dalam jangka waktu tertentu. Amati segala perubahan serta kondisinya, apabila ada yang tidak normal, segera matikanlah gensetnya sesuai prosedur. 

Beberapa Permasalahan Pada Bagian Generator Diesel dan Cara Mengatasinya

Setelah menguji bagian generator diesel secara prosedural, sangat minim muncul kendala ketika digunakan. Namun meskipun jarang terjadi, masih ada saja beberapa kendala – kendala yang dihadapi. 

  1. Genset Tiba – Tiba Mati

Kendala ini biasanya terjadi karena adanya campuran air pada bahan bakarnya atau adanya penyumbatan pada ventilasi. Untuk mengatasinya, bisa membuang air serta membersihkan ventilasinya. Biasanya disebabkan oleh ventilasi penyimpanan kurang baik. 

  1. Genset Tidak Mau di Starter

Ada dua penyebab permasalahan ini, pertama karena akinya sudah mulai melemah atau kedua adalah kerusakan pada bagian motor starternya. Cobalah mengisi akinya atau mengganti motornya, biasanya sudah teratasi. 

  1. Kondisi Daya Mesin Perlahan Menghilang

Keausan pada plunger pompa cenderung menyebabkan melemahnya daya mesin. Penanganannya cukup sederhana, yaitu menggantinya dengan yang baru. Atau bisa juga memeriksa bagian nozzlenya. Apabila terlalu kotor, ada baiknya untuk segera menggantinya. 

  1. Arus Berlebihan

Generatornya sendiri sebenarnya sudah dibekali perlengkapan pengatur arus, sehingga meminimalisir adanya arus berlebihan. Namun apabila masih sering ditemui, cobalah memasang perlengkapan keamanan tambahan. 

  1. Bebannya Tidak Seimbang

Penggunaan genset secara berlebihan atau tidak sesuai dengan porsinya akan menyebabkan terjadinya kebocoran. Apabila terjadi hal demikian, segeralah mematikannya serta memperbaiki kondisinya. Hal ini juga untuk mencegah kerusakan lebih jauh. 

Interval Memeriksa dan Menguji Bagian Generator Diesel 

Meskipun harus melakukan uji agar memastikan mesinnya dalam kondisi prima, namun ternyata intervalnya juga harus diperhatikan. Pemeriksaan terlalu sering akan menyebabkan membengkaknya biaya operasional. 

Namun apabila pemeriksaannya dilakukan terlalu lama, terkadang mesin menjadi over kapasitas sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan. Terkadang malah terlalu terlambat, sehingga terdapat komponen lainnya yang ikut terdampak. 

Untuk pemeriksaannya sendiri bergantung pada jenis komponennya, ada yang memang harus disetel setiap beberapa jam tertentu. Ada juga yang bisa menunggu waktu agak lama, baru setelah itu mulai dilakukan pemeriksaan ulang serta mengidentifikasi apakah ada masalah. 

Pemeriksaan serta penyetelan seperti pompa lubrikasi, minimal harus diperiksa serta disetel ulang setiap 6 jam sekali. Tujuannya adalah untuk memastikan mesinnya terlumasi serta mencegah terjadinya pengendapan dari olinya. 

Komponen lainnya biasanya memerlukan waktu penggunaan ideal 250 jam atau rutin sekitar 4 sampai dengan 6 bulan. Atau ketika sudah menemukan beberapa tanda – tanda adanya problem, bisa langsung melakukan pemeriksaan dan pengujian ulang. Listrik sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari – hari. Genset bisa menjadi salah satu solusi sebagai sumber cadangan listrik darurat. Karenanya perlu memeriksa dan menguji bagian generator diesel secara rutin agar fungsinya tetap optimal.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk kebutuhan genset Anda, silahkan hubungi kami. PT Interjaya Surya Megah menyediakan Genset yang handal dan berkualitas menggunakan engine ternama seperti MWM, MAN, dan Lombardini, yang telah terbukti kuat dan tahan lama.

Cara Memasang Genset Cadangan di Rumah dengan Aman

Memasang genset cadangan saat ini banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena PLN sebagai penyedia listrik utama terkadang mengalami kendala dan harus melakukan maintenance.

Maka jika ada gangguan maupun pemadaman secara dadakan membuat penggunaan listrik menjadi terkendala. Jika listrik tidak tersedia membuat pekerjaan sudah pasti tertunda sehingga menyebabkan berbagai kerugian bahkan ketika di rumah.

Solusi terbaik untuk mengatasi kendala seperti ini adalah dengan menggunakan daya listrik cadangan seperti genset. Genset banyak digunakan tidak hanya untuk kebutuhan industri maupun perusahaan besar namun juga rumah tangga.

Jika Anda ingin memasangkan genset untuk di rumah sebaiknya mengetahui bagaimana caranya dengan benar. Sebaiknya Anda simak penjelasan di bawah ini termasuk bagaimana cara paling aman demi meminimalkan resiko.

Cara Sederhana Pemasangan Genset untuk Listrik di Rumah

Anda dapat memasang genset cadangan dengan memanfaatkan rangkaian otomatis Relay Omron. Tujuannya untuk memindahkan sumber aliran listrik dari mesin genset ke PLN kembali secara otomatis saat listrik hidup kembali.

Meskipun terlihat sederhana, faktanya cara ini sangat menguntungkan karena tidak perlu mematikan genset saat listrik dari PLN nyala. Meskipun genset dalam keadaan hidup tidak akan terjadi kendala pada sambungan listrik.

Untuk bisa membuat sistem menjadi otomatis diperlukan bahan seperti:

  1. Sekring otomatis
  2. Box sekring
  3. Terminal kabel
  4. Relay Omron
  5. Papan kayu
  6. Kabel NGA
  7. Soket relay

Sistem perkabelan akan menjadi lebih mudah jika Anda memberikan nama di masing-masing terminal. Ada 2 buah relay (R2) membantu switch S1 (R1) agar memutuskan hubungan aki saat genset menyala lagi.

Anda harus memastikan kalau semua rangkaian yang sudah dipasangkan benar-benar sesuai dengan panduan atau belum. Lakukan pemeriksaan demi meminimalkan kendala saat listrik dalam keadaan mati beneran.

Cara memeriksanya adalah dengan mematikan sumber listrik dari PLN melalui MBC kemudian hidupkan genset. Coba perhatikan apakah listrik menyala sesuai dengan sumber aliran listriknya yang sudah dirancang.

Kemudian cobalah hidupkan kembali saklar melalui MCB PLN untuk memastikan listrik kembali nyala. Serta melihat apakah listrik kembali berpindah ke aliran listrik dari PLN meskipun genset masih menyala.

Jika Anda memang tidak merasa yakin untuk memasang genset cadangan sendiri di rumah sebaiknya meminta bantuan. Menggunakan jasa orang yang sudah ahli jauh lebih baik daripada beresiko karena dipasang sendiri.

Cara Aman Menggunakan Genset Cadangan Ketika Listrik di Rumah Mati

Memiliki banyak keuntungan setelah memasang genset cadangan namun harus diperhatikan cara amannya. Jangan sampai Anda mengabaikan cara aman berikut ini karena dapat memberikan dampak merugikan jika tidak diikuti.

  1. Jangan memasang generator portable di stop kontak langsung

Memasangkan generator pada stop kontak secara langsung dapat memudahkan matinya jaringan listrik. Hal ini dapat melukai tenaga yang melakukan instalasi, jadi gabungkan saja pada kabel luar yang menuju outlet tempat generator.

  1. Jangan menghubungkan generator langsung pada kabel rumah

Jika generator terhubung langsung dengan rumah ternyata dapat mengakibatkan umpan balik saluran listrik. Bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan utilitas listrik maupun generator sehingga lebih aman siapkan kontraktor listrik sendiri.

  1. Jangan membebani mesin genset terlalu berlebihan

Sangat disarankan agar penggunaan lebih aman yaitu dengan tidak membebani terlalu berlebihan. Misalnya mengoperasikan berbagai peralatan rumah tangga sekaligus sehingga melebihi daya output yang seharusnya.

Meskipun genset memiliki daya listrik cukup besar sebaiknya gunakan peralatan seperlunya saja. Misalnya tidak menghidupkan AC terlebih dahulu, sementara lemari es dicabut dulu atau masih banyak cara lainnya.

  1. Jangan menyimpan genset tercampur dengan ruang bahan bakar

Demi menjaga keamanan sehingga bisa merasakan memasang genset cadangan secara maksimal. Maka jangan pernah menyimpan genset satu ruangan dengan bahan bakar maupun sumber api apapun demi menghindari resiko kebakaran.

  1. Baca semua aturan dan petunjuk dengan benar

Cara terakhir adalah dengan membaca segala tata cara dan aturan pada saat pemasangan genset di rumah. Perhatikan semua instruksi dan harus diikuti sesuai aturan demi memberikan keselamatan serta menghindari bahaya.

Keuntungan Memiliki dan Menggunakan Genset Cadangan di Rumah

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika Anda memiliki dan memasang genset cadangan untuk rumah sendiri. Meskipun pekerjaan rumah terlihat sederhana namun saat ini tanpa bantuan listrik semua sangat merepotkan.

Misalnya tidak bisa memasak nasi menggunakan listrik, cuci baju memakai mesin juga terkendala dan lainnya. Dengan bantuan genset meskipun tidak bisa menggantikan listrik secara keseluruhan namun kegiatan penting bisa dilakukan.

Anda tetap bisa melakukan aktivitas rumah tangga yang memang diprioritaskan terlebih dahulu. Lampu juga tetap bisa nyala apalagi di malam hari sehingga suasana mati lampu tidak lagi menjadi menakutkan.

Keuntungan yang paling penting juga yaitu membuat rumah tetap aman meskipun dalam keadaan listrik mati. Jika PLN sedang ada maintenance maka biasanya satu wilayah terkena dampaknya menjadi sangat rawan pencurian.

Pemasangan genset pada rumah untuk cadangan saat listrik dari PLN mengalami gangguan tidaklah sulit. Namun tetap harus memperhatikan cara aman agar memasang genset cadangan tidak menimbulkan resiko berbahaya.