Apa itu Genset dan Kegunaan Genset?

Setiap orang pasti ingin mengenal lebih dalam mengenai apa itu genset untuk kebutuhan industri dan kantor mereka. Secara sederhananya, genset merupakan alat yang berisikan komponen. Seperti mesin hingga aki untuk mengkonversikan bensin/Diesel – Solar menjadi tenaga listrik melalui proses perubahan kimia. Lalu kegunaan genset sendiri adalah untuk memberikan suplai listrik cadangan ketika listrik PLN tidak ada. 

Selain cadangan listrik, genset juga dapat digunakan untuk support tambahan ketika listrik PLN sudah sampai batas penggunaan yang seharusnya dengan kabel terpisah dalam sebuah industri.

Genset itu sangat penting karena dapat digunakan untuk berbagai macam hal. Dalam berbisnis, Anda pasti tidak ingin sumber daya listriknya mati karena dapat mengakibatkan produktivitasnya berkurang. 

Oleh karena itu, genset sangat dibutuhkan untuk membantu menyuplai cadangan listrik Anda. Tanpa adanya genset, produktivitas menjadi berkurang atau bisa saja sampai terhenti karena sumber daya listrik yang tidak ada. 

Pengusaha saat ini wajib menggunakan genset apalagi jika pengerjaan produknya sudah sampai ke tahap produksi massal dan dalam target pemasaran luas. Selain itu Anda juga perlu mengetahui apa itu genset dan segala fungsinya agar dapat memaksimalkan penggunaannya. 

Untuk meningkatkan produktivitas bisnis rumahan hingga besar, penggunaan genset memang sangat disarankan. Karena dampaknya positif dan tidak membebani untuk kedepannya.

Kegunaan Genset dalam Bisnis Mikro Hingga Makro

Setiap bisnis usaha pasti memiliki batasannya masing-masing dalam hal konsumsi daya listrik. Apalagi jika bisnis tersebut membutuhkan banyak alat elektronik di dalam produktivitasnya. Selain itu, cadangan listrik juga harus ada agar produktivitasnya tidak terhambat.

Berikut ini ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan saat menggunakan genset baik itu untuk bisnis mikro hingga makro. Bahkan Anda juga dapat paham lebih baik mengenai fungsi dan manfaatnya jika dilihat dari kegunaannya di beberapa sektor.

  1. Penggunaan Genset Usaha Mikro

Penggunaan genset untuk usaha mikro sendiri bisa dibagi dua yaitu untuk digunakan sebagai daya cadangan atau daya alternatif. Daya cadangan bisa dicontohkan sebagai listrik yang mati dan perlu daya cadangan untuk menggantikannya. 

Agar tidak menghentikan produktivitas. Lalu untuk daya alternatif, bisa dicontohkan sebagai sumber daya tambahan untuk membantu dan meningkatkan tingkat produktivitas. 

Biasanya usaha rumahan menggunakan cara ini untuk dapat menambah sumber daya listriknya selain dari listrik PLN. Anda juga dapat memaksimalkan penggunaan genset dengan menggunakannya di saat jam kerja. 

Bahkan Anda juga bisa menggunakan genset di saat sedang mengejar target pemasaran. Selain sebagai daya alternatif genset juga sangat berguna untuk daya cadangan ketika listrik padam.

Usaha dengan basis alat elektronik sangat membutuhkan genset supaya tidak terjadi penghentian produksi. Contohnya seperti bisnis percetakan atau fotokopi yang membutuhkan listrik cadangan. 

Setiap pemilik bisnis ini perlu mengetahui apa itu genset agar memaksimalkan produktivitasnya. Biasanya genset dengan daya 50 Va hingga 300 Va sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan bisnis mikro. 

Genset juga dibagi menjadi dua yaitu untuk tipe terbuka dan tertutup. Tipe terbuka dinilai lebih berisik karena mesinnya tidak dihalangi oleh pelapis peredam suara. Sedangkan untuk tipe tertutup, tidak akan memberikan kebisingan. 

Karena mesinnya ditutupi oleh bahan karet atau styrofoam agar suaranya teredam. Anda bisa memaksimalkan kegunaan genset jika mengetahui tipe mana yang diperlukan untuk kebutuhan usaha dan bisnis.

  1. Penggunaan Genset Usaha Makro

Usaha makro biasanya identik dengan profit besar, karyawan banyak dan produktivitas tinggi. Dari segi fungsinya, genset lebih sering digunakan sebagai daya cadangan. 

Tidak seperti usaha mikro, genset tidak mungkin digunakan sebagai daya alternatif karena terdapat arus listrik yang sama. Penggunaan genset usaha makro lebih diarahkan untuk tidak memberhentikan produktivitas para karyawan. 

Karena jika produktivitasnya terhenti, pengusaha akan mengalami kerugian besar. Hal ini disebabkan terhambatnya kinerja pekerja akibat waktu yang terpotong.

Untuk daya gensetnya, usaha makro lebih direkomendasikan menggunakan tenaga di atas 300 Va karena kebutuhan listrik yang besar. Genset bisa di kisaran 1000 Va atau lebih karena memang daya listrik suatu usaha makro tidak bisa dianggap kecil.

Apalagi jika ingin menjangkau semua sektor yang ada di dalam bangunan perusahaan. Daya besar mungkin bisa memenuhi kebutuhan Anda tersebut. Untuk penggunaan jangka panjang, tim teknisi khusus sangat diperlukan agar dapat mengawasi dan merawat performa genset.

Jika genset mengalami kerusakan, maka kerugian usaha bisa menjadi masalah tersendiri. Untuk jenis gensetnya, diesel tipe tertutup lebih disarankan karena memang cocok saat digunakan pada usaha makro. Usahakan cari merek genset yang berkualitas.

Selain itu, pastikan juga suku cadangnya lengkap di daerah tempat usaha Anda berada. Hal ini diperlukan agar bisa memaksimalkan perawatan genset untuk kedepannya. Beberapa informasi di atas merupakan penjelasan singkat mengenai genset untuk usaha.

Anda perlu mempelajari fungsi utama genset untuk memajukan dan meningkatkan produktivitas usaha Anda tersebut. Dengan mengetahui apa itu genset dan kegunaan genset, Anda sudah mengetahui tipe mana yang harus digunakan untuk usaha Anda nantinya.

PT Interjaya Surya Megah merupakan agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy yang telah terpercaya. Kami menyediakan genset berkualitas yang mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Segera hubungi kami untuk melakukan konsultasi mengenai kebutuhan genset Anda.

Perbedaan Watt dan Volt yang Perlu Diketahui

Dalam kehidupan sehari hari, kita pasti menggunakan listrik namun tidak mengetahui perbedaan Watt dan Volt yang sebenarnya. Padahal keduanya ada dan masuk dalam karakteristik tegangan arus listrik. 

Tahukah Anda bahwa keduanya tidak saling bersinggungan atau terhubung satu sama lain. Watt dan Volt itu berdiri sendiri karena keduanya memang terikat pada aturannya masing-masing. 

Pada dasarnya watt merupakan daya yang dibutuhkan oleh suatu benda elektronik. Sedangkan volt merupakan standar tegangan yang dimiliki oleh satuan arus listrik. Biasanya Anda bisa menemukan volt pada MCB atau kWh meter di rumah. 

KWh meter memiliki banyak varian dan pada dasarnya memiliki tegangan yang dibagi ke dalam satuan Volt. Contoh sederhananya adalah 450 Va, 900 Va hingga 1300 Va, semuanya ada dalam satuan tegangan volt.

WATT dan VOLT memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri sehingga kita tidak bisa menggabungkannya. Namun jika dilihat dari segi cara kerjanya, Watt memakan daya yang dihasilkan oleh Volt. 

Perbedaan Watt dan Volt dalam Segi Penggunaan

Dalam satuan arus listrik, tegangan digunakan sebagai satuan perhitungan yang pasti. Setiap orang pasti menggunakan listrik untuk berbagai kebutuhan. Dari kebutuhan tersebut, alat elektronik pasti digunakan sebagai medianya dan listrik digunakan untuk sumber dayanya.

Watt lebih dikhususkan untuk tegangan atau daya yang dibutuhkan oleh alat elektronik. Biasanya kita memperhitungkan tegangan watt untuk memastikan kapasitas listrik itu cukup atau tidak. 

Jika tidak cukup, tegangan akan terbebani dan listrik mengalami limit tenaga yang dapat diberikan. Limit tegangan biasa disebut dengan Ohm. Selain perbedaan Watt dan Volt, limit atau ohm juga ikut berperan aktif dalam kehidupan sehari hari. 

Saat ini perhitungan rumus tidak digunakan karena data diambil dari informasi yang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Anda pasti memiliki kWh meter di rumah yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari PLN. 

Arus listrik itu bisa dinamakan Volt tergantung dari besarannya. Lalu varian kWh meter mulai dari 450 Va sampai 1300 Va itu dinamakan sebagai limit pengeluaran yang ada di kWh meter. Jadi dengan adanya limit, arus listrik juga menjadi semakin terbatas. 

Oleh karena itu satuan Watt akan digunakan sebagai perhitungan penggunaan arus tegangan listrik dari PLN. Seberapa banyak tegangan yang sanggup dihasilkan untuk beberapa alat elektronik jika arus listrik memiliki limit tertentu.

Memahami Perbedaan Watt dan Volt Lebih Jauh

Listrik memiliki tegangan yang terhubung di antara satu titik ke titik lainnya. Hal ini sering disebut juga dengan kata arus listrik. Jika dilihat dari sumbernya, listrik dihasilkan dari PLN lalu terhubung melalui kabel dan terdorong menjadi arus sehingga akhirnya sampai ke titik pemakainya.

  1. Daya

Setelah sampai ke titik pemakainya, listrik mengalami perubahan unsur kimia yang menyebabkannya menjadi sebuah daya. Daya itu terjadi akibat adanya tegangan yang dibutuhkan dari proses perubahan arus listrik. Setiap saat arus itu bergerak dan menghasilkan daya yang berguna untuk alat elektronik.

  1. Hubungan Arus Listrik

Selain adanya daya, hubungan arus listrik juga menjadi unsur perbedaan Watt dan Volt. Arus listrik bisa dibagi ke dalam dua jenis yaitu searah dan siklus dua arah atau bolak balik. Keduanya memiliki prinsip berbeda dari segi tegangan yang dihasilkan menjadi sebuah daya.

Untuk arus listrik satu arah, sebutan ilmiahnya adalah DC (Direct Current). Arus listrik DC biasa digunakan untuk menghubungkan tegangan langsung ke pemakainya untuk diubah menjadi daya. 

Lalu untuk arus dua arah atau disebut AC (Alternating Current) merupakan listrik yang dapat bersirkulasi dalam satu wadah.

Arus DC juga biasa digunakan untuk kabel yang terhubung dari PLN kepada para penggunanya. Selain itu perbedaan Watt dan Volt juga bisa dilihat ketika arus DC mengalami proses perubahan. Arus listrik satu arah langsung terhubung ke panel dan diubah menjadi daya dengan tekanan tertentu.

  1. Pergerakan Arus AC

Jika dilihat dari pergerakan arus AC, tegangan listrik tidak langsung diubah menjadi daya melainkan mengalami perputaran secara terus menerus di dalam sirkuitnya. Namun seiring berjalannya waktu tegangan tersebut juga akan berkurang. Akibat pergerakan yang terjadi.

Sebenarnya arus listrik bisa diperhitungkan dengan rumus tertentu. Namun untuk lebih singkatnya watt bekerja di setiap detiknya. Sebagai contoh lampu membutuhkan 10 watt, dengan begitu daya yang dihasilkan berasal dari pengeluaran 10 watt itu di setiap detiknya.Karenanya tegangan listrik Anda harus lebih besar atau berkapasitas tinggi untuk dapat menampung kebutuhan lampu tersebut. Perbedaan Watt dan Volt memang terlihat sulit, namun sebenarnya mudah jika Anda memahami pola kerjanya terlebih dahulu.

Sebagai distributor electric motor PT Interjaya Surya Megah menjual electric motor dengan berbagai jenis dan merek seperti EMMELEKTRIM dan ADK Electric Motors. Harga electric motors kami sangat terjangkau dan setiap produk kami adalah produk orisinil dengan garansi resmi. Silahkan menghubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Mengenal Apa itu Panel ATS Genset Secara Lebih Dalam

Bagi Anda yang masih bingung mengenai apa itu panel ATS?, sebenarnya jawabannya sederhana yaitu alat untuk memindahkan arus listrik. Secara garis besar, panel ATS digunakan untuk mengalihkan arus dari PLN ke Genset. 

Supaya listrik tidak padam saat PLN mengalami pemadaman. ATS juga memiliki kepanjangan Automatic Transfer Switch yang diartikan sebagai pengalih arus secara otomatis. Biasanya alat ini digunakan di gedung besar, rumah sakit, universitas, kantor hingga kawasan industri. 

Penggunaan alat lebih difungsikan untuk mengalihkan arus supaya tidak terjadi pemadaman. Baik itu dari PLN ke Genset, semuanya bisa diatur dalam panel ATS. Hanya saja, daya listrik harus bisa dialirkan dalam komponen ATS. 

Karena jika kedua sumber daya tidak terdeteksi, maka listrik akan mati dan tidak bisa digunakan. Cara menyelesaikan masalahnya adalah pada sambungan kabelnya. Biasanya orang awam tidak mengetahui apa itu panel ATS. 

Sehingga teknisi ahli perlu disiagakan jika sambungan mengalami kendala. Jangan sampai pada kawasan industri, listrik padam akibat panel ATS tidak berfungsi dan tim teknisi tidak tersedia di tempat tersebut.

Maka kerugian yang dihasilkan akan besar akibat matinya daya listrik dan memberhentikan kegiatan produksi. Oleh karena itu, panel ATS perlu memiliki teknisi ahli yang disiagakan agar kendala seperti ini tidak terjadi. Dalam industri daya listrik sangat dibutuhkan dan tidak boleh adanya pemadaman.

Apa itu Panel ATS dan Komponennya

Panel ATS digunakan untuk mengalihkan arus listrik secara cepat supaya tidak terjadi pemadaman di saat sedang jam kerja. Arus dari PLN akan dipindahkan ke Genset dengan menghubungkan kedua arus dalam satu wadah. Berikut ini beberapa komponen penting yang ada di dalam panel ATS.

  1. Panel Indikator

Dalam setiap panel ATS pasti memiliki indikator di bagian komponennya. Fungsinya adalah untuk melihat seberapa besar kekuatan arus listrik dari PLN dan tempat kerja. 

Jika arus lemah atau kuat, ATS dapat memberhentikan arus listrik secara otomatis dan mengalihkannya ke genset. Selain itu indikator juga sangat dibutuhkan untuk melihat apakah sambungan arus listrik dari PLN atau genset sudah terhubung di dalamnya. 

Jika indikator tidak bergerak, maka sambungan kabel keduanya mengalami kendala dan harus segera diperbaiki secara langsung. Dalam memahami apa itu panel ATS, Anda perlu mengetahui indikatornya terlebih dahulu. 

Karena semua data informasi mengenai arus listrik bisa terpantau dari panel indikator baik itu besarnya tegangan, listrik yang aktif, hingga keadaan dari panel ATS itu sendiri.

  1. Kunci Switch

Fungsi dari tombol ini adalah untuk mengalihkan kinerja panel ATS. Anda bisa menjadikan alat ini bersifat otomatis atau manual. Jika dalam posisi otomatis, maka panel ATS akan mengalihkan arus secara langsung tanpa adanya bantuan dari pihak teknisi.

Baik itu saat mengaktifkan genset, memutuskan arus listrik hingga menstabilkan tegangan listrik. Sebaliknya jika posisi dalam keadaan manual, semua tahap pengalihan arus akan ditangani oleh teknisi atau manual. Tahap pengaktifan genset juga dilakukan secara manual.

  1. Komponen Dalam ATS

Sebagai inti dari panel ATS, komponen dalam perlu dirawat dengan sangat rutin. Komponen dalam bisa meliputi kabel atau alat untuk memutuskan arus listrik dari satu arah. 

Selain itu ada juga alat atau untuk mengukur jarak waktu pengaktifan Genset ketika listrik padam. Untuk dapat memahami apa itu panel ATS, Anda tidak perlu mempelajari semua komponen yang ada. 

Cukup ketahui komponen penting yang bisa dipahami dan dikuasai sendiri. Contohnya seperti pengaman jalur genset, pengaman jalur kabel power dan juga kabel output serta input.

  1. Baterai Cadangan

Fungsi dari komponen ini adalah sebagai daya cadangan baterai genset. Sebagai contoh jika genset Anda tidak aktif dalam waktu lama, nanti baterai akan terisi dengan sendirinya dari panel ATS. Alat ini diperlukan untuk selalu menyiagakan genset di setiap keadaan. 

Jika genset dalam keadaan mati atau baterai akinya habis, maka hal ini juga yang menyebabkan arus listrik menjadi padam. Perusahaan bisa menerima kerugian besar akibat mesin genset yang tidak mau menyala saat arus cadangan sedang dibutuhkan.

  1. Tombol Darurat

Setiap panel ATS pasti memiliki tombol darurat atau emergency di bagian depannya. Fungsi dari tombol ini adalah untuk mematikan seluruh komponen ATS jika terjadi kendala di dalamnya. 

Jadi tidak perlu membuka panel dan mematikan pengaman, cukup tekan tombol ini dan semua arus mati. Anda perlu mengetahui dasar keamanan panel ATS dengan memperhatikan panduan yang ada. 

Namun jika hal itu dirasa sulit, percayakan saja keamanannya ke teknisi berpengalaman. Tentu saja hal ini diperlukan untuk mengawasi panel ATS supaya tetap dalam kondisi baik. Karena jika kondisinya tidak bagus, listrik akan padam dan Anda bisa menerima kerugian. Setiap komponen panel ATS memiliki fungsi dan perannya sendiri-sendiri. Dengan memahami apa itu panel ATS, Anda sudah mengerti informasi yang diperlukan untuk menggunakan panel ATS.

PT Interjaya Surya Megah telah dipercaya untuk menjadi agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy. Membeli genset berkualitas dari kami akan mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Beberapa Merek Mesin Genset Terbaik untuk Kebutuhan Industri

Dalam industri, listrik merupakan sebuah kebutuhan pokok yang harus ada di setiap saat apalagi jika memiliki cadangan listrik dari merek mesin genset terbaik. Pasti kebutuhan listrik akan terus ada dan tidak takut dengan pemadaman listrik. 

Karena sudah tersedia genset sebagai tenaga cadangannya. Saat ini sudah banyak merek-merek genset yang tersebar di seluruh Indonesia dengan karakteristiknya masing-masing baik itu dari segi kualitas hingga kemampuannya. 

Sebagai seorang pengusaha, Anda perlu memikirkan genset yang diperlukan sebagai pemasok cadangan listrik ketika sedang padam. Jika usaha sudah mencapai tahap produksi massal. 

Genset sangat diperlukan agar tidak terjadi masalah listrik padam dan menyebabkan usaha menjadi rugi besar. Oleh karena itu, Anda sangat memerlukan genset yang berkualitas dengan melihat tenaga dan kemampuannya saat digunakan.

Untuk dapat mengetahui genset yang berkualitas Anda juga perlu mencari data dari para teknisi agar dapat memilih merek mesin genset terbaik. Selain dari para teknisi, juga dapat membantu Anda untuk membandingkan merek genset yang berkualitas.

Banyaknya merek-merek saat ini bisa dijadikan acuan untuk pilihan khususnya kawasan industri yang sudah pasti memerlukan genset. Karena kawasan industri dinilai sebagai tempat yang memerlukan arus listrik dalam jumlah besar karena kebutuhan daya di setiap sektornya..

Merek Mesin Genset Terbaik dan Berkualitas

Memilih mesin genset bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Anda bisa memilih genset dari merek-merek ternama seperti Perkins, Lombardini, MWN, dan MAN. Beberapa merek genset ini sudah dijamin berkualitas dan berikut ini penjelasan singkatnya.

  1. Genset Perkins

Sebagai merek mesin genset asal Inggris, Perkins dinilai sudah diketahui oleh banyak teknisi. Dari segi kemampuan genset ini mampu bertahan lama dan memiliki ketahanan hingga 1 hari aktif saat listrik padam. 

Sehingga sudah dipastikan dari segi ketahanannya dalam menghasilkan listrik. Selain itu, Perkins juga diyakini sebagai merek mesin genset terbaik karena sangat irit bahan bakar. 

Mesin genset ini memiliki kekuatan yang kuat dan tahan lama. Mesin diesel Perkins sudah diakui banyak teknisi di seluruh dunia dalam hal mengalirkan arus daya listrik yang besar. 

Untuk persebarannya sendiri, Perkins sudah bisa ditemukan di berbagai tempat di Indonesia. Jadi dalam hal suku cadang, Perkins sudah tersedia jika Anda membutuhkan suatu perawatan. Genset ini biasanya digunakan untuk Kantor, Supermarket, Industri dan Tempat Wisata.

  1. Genset Lombardini

Selain Perkins, merek Lombardini juga diakui oleh banyak teknisi dari segi kemampuannya. Mesin diesel yang digunakan memiliki komponen berkualitas. 

Karena telah dilengkapi silinder tunggal dan beberapa penyempurnaan lainnya seperti sistem pendingin udara. Dengan komponennya tersebut genset ini berkemampuan stabil dalam menghantarkan arus listrik di beberapa tempat. 

Jadi untuk kebutuhan industri, Lombardini dinilai unggul dalam segi kualitas mesin dan kemampuannya. Kestabilan energi merupakan karakteristik dari mesin genset ini.

Dalam hal kebutuhan industri, genset ini sangat cocok digunakan dalam keadaan darurat. Terlebih lagi, panel genset ini juga dilengkapi dengan parameter circuit breaker hingga alternator sehingga Anda bisa memantau kestabilan energi listrik ketika sedang aktif digunakan.

  1. Genset MWM (Motoren Werke Manheim)

Merek mesin genset terbaik yang ketiga adalah MWM dengan karakteristiknya di ketahanan. Dari segi komponennya mesin ini memiliki penempatan silinder khusus untuk mengurangi penggunaan bahan bakar. 

Sehingga ketahanannya tidak bisa diragukan lagi untuk kebutuhan industri. Merek mesin genset ini berasal dari Jerman, sehingga daya tahannya sudah tidak bisa diragukan lagi. 

Varian mesin ini banyak, mulai dari 30 KVA hingga yang berkapasitas 200 KVA. Anda bisa beli merek genset ini di mana saja karena sudah tersebar di Indonesia.

Dengan adanya banyak varian, genset ini bisa digunakan untuk segala kebutuhan. Namun dari segi kualitasnya, mesin ini sangat cocok digunakan di kawasan Industri, Rumah Sakit, gedung-gedung besar hingga rumah sakit yang membutuhkan pasokan listrik awet.

  1. Genset MAN

Lalu untuk merek mesin genset terbaik yang terakhir adalah MAN. Sama halnya MWN, genset ini juga keluaran Jerman dengan kualitas mesin yang sudah diakui oleh teknisi dari seluruh dunia. 

Dari segi daya tahan dan kualitasnya, genset ini tidak jauh berbeda dengan MWN. Namun untuk variannya, genset ini berkapasitas lebih besar dan kuat. Mulai dari 300 KVA hingga 1000 KVA. 

MAN memiliki banyak varian yang digunakan untuk kebutuhan besar. Tidak heran jika banyak teknisi mengakuinya dan bisa jadi pilihan untuk Anda jika membutuhkan kapasitas besar.

Dengan kekuatannya yang besar tersebut, Universitas, Rumah Sakit hingga kawasan Industri jadi bisa memiliki cadangan energi yang cukup untuk mengisi setiap sektor. 

Apalagi jika mesin genset mampu bertahan lama akibat pengiritan penggunaan bahan bakar. Beberapa mesin genset di atas mungkin bisa menjadi pilihan untuk kebutuhan industri Anda. Namun kembali lagi, tetap perhatikan suku cadangnya supaya perawatan bisa terus dilakukan. Jadikan merek mesin genset terbaik di atas sebagai perbandingan khusus karena kualitasnya sudah terjamin untuk kebutuhan industri.

Anda tidak perlu khawatir karena PT Interjaya Surya Megah menyediakan mesin Genset terbaik yang telah terbukti kuat dan tahan lama dengan berbagai pilihan engine seperti Genset Perkins, Lombardini, MWN, dan MAN. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.