4 Cara Mengurangi Konsumsi Pemakaian Genset Diesel

Cara mengurangi konsumsi pemakaian genset diesel sangat perlu diperhatikan. Mengingat genset selalu menjadi kebutuhan pokok dalam pekerjaan, terutama industri besar. Selain mengatasi pemenuhan untuk menalangi pemadaman, perannya menggantikan daya listrik dibuthkan menunjang pekerjaan mesin besar.

Genset tentunya selalu memerlukan banyak pasokan minyak untuk pekerjaannya. Belum lagi sebagai pendukung pekerjaan dengan kapasitas besar setiap harinya. Mengutamakan kinerjanya juga dianggap efektif untuk menekan pengeluaran listrik yang cenderung besar. Yang juga berpotensi menimbulkan gangguan pekerjaan akibat jadwal pemadaman.

Namun terpantau dari tahun ke tahun nilai minyak semakin meninggi. Arus perkembangan minyak dunia menjadi pengaruh untuk nilai jual minyak. Guna mengatasi pengeluaran membengkak akibat minyak, pemanfaatan genset harus dilakukan dengan prima. Ini akan memberi dukungan cara mengurangi konsumsi pemakaian genset diesel secara efektif.

Kapasitas Sesuai Kebutuhan

Dari banyaknya genset yang dipasarkan maupun disewakan tentunya hadir dengan kapasitasnya masing-masing. Diatur dengan kualitasnya, setiap jenis memiliki kegunaan yang disesuaikan untuk kebutuhan konsumennya. Dengan penyesuaian kebutuhan tertentu pastinya tersedia produk dengan kapasitas berbeda pula.

Anda harus memastikan seberapa banyak pasokan listrik terbutuhkan sebelum memutuskan penggunaannya. Tiap kapasitasnya diikuti oleh bahan bakar penunjangnya. Kapasitas yang besar tentunya memerlukan jumlah lebih banyak. Apabila kapasitas yang digunakan melebihi kebutuhan akan menjadi pemborosan untuk genset dan kantong Anda.

Kualitas Bahan Bakar

Pemilihan bahan baku berjalannya mesin secara tepat akan membawa dampak dari cara mengurangi konsumsi pemakaian genset diesel. Banyak konsumen melakukan penghematan dengan memberikan bahan bakar kualitas asal. Bukannya efektif, ini bisa membawa dampak serius secara langsung pada genset.

Bahan dari oplosan solar dan minyak tanah sering ditemukan untuk diberikan pada genset. Bahkan sampai ada yang menyampurkan air dengan bahan lainnya. Belum lagi kondisi genset belum tentu bersih. Harganya yang murah tidak sepantasnya menjadi iming-iming untuk menghasilkan daya listrik.

Untuk menjaga kantong Anda terkuras dari biaya bahan bakar berarti, pastikan genset yang disewa maupun dibeli sesuai dengan kebutuhan. Kinerjanya akan menjadi lebih efektif bila dipasangkan bersama kebutuhan tepat dan pasokan bahan bakar secara pas.

Dalam mendapatkannya Anda juga harus memastikan jumlah yang diberikan sesuai untuk permintaan Anda. Banyak oknum nakal memberikan jumlah dengan tidak sebagaimana mestinya. Bisa lakukan pengawasan dengan memberikan takaran untuk jerigen Anda secara manual atau perhatikan secara langsung saat pengisian.

Efisiensi Bahan Bakar Tinggi dan Perawatan yang Tepat

Efisiensi bahan bakar tinggi salah satu cara mengurangi konsumsi pemakaian genset diesel yang tepat. Kualitas yang disewa maupun dibeli harus seimbang bersama kualitas minyak untuk menjalankannya. Dengan kualitas tinggi akan memberikan pengerjaan baik dan lebih awet.

Spare part juga menjadi fokus selain pemakaian produk. Dengan adanya spare part akan menjaga kualitas kinerjanya yang perlu diperbaiki sekaligus menjaga umurnya. Pastikan tempat Anda bertransaksi menyediakan bahan penunjang untuk perbaikannya. Ini akan menjadi lebih efektif apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Biasanya tempat transaksi juga mengetahui banyak mengenai genset. Anda bisa melakukan konsultasi dengannya apabila menemui kejanggalan selama penggunaan. Ini jauh lebih efektif daripada sebatas menduga di mana letak kesalahan terdapat. Dengan konsultasi secara langsung Anda dapat menemukan permasalahan dan bagaimana mengatasinya.

Pengendalian dengan Beban

Anda bisa mengendalikan penempatan genset agar tidak terlampau jauh dari pusat listrik. Atau meletakkannya di tempat netral dari berbagai alat yang memerlukan listrik dari genset Anda. Jauh dekatnya jarak dengan beban akan memengaruhi banyaknya tegangan untuk dikeluarkan.

Jarak yang jauh cenderung memberikan kerugian daya. Dengan banyaknya daya bis terbuang penempatan dengan strategis sangat perlu dipertimbangkan. Untuk itu tidak disarankan menempatkan pusat daya tersebut pada tempat yang jauh atau pojok ruangan. Karena ini tidak memberikan keseimbangan untuk daya listrik ketika dikeluarkan.

Salah satu penghematan dengan memberikan pengendalian beban lainnya bisa berupa penghematan bahan bakar. Saat belum diperlukan, setelah pengetesan daya bisa dimatikan terlebih dahulu. Saat genset dalam posisi rendah akan tetap memakan pengeluaran bahan bakar Anda. Memilih genset sebagai pengganti pasokan listrik memang efektif, namun tidak menutup kemungkinan membawa risiko lainnya. Untuk itu Anda sebagai pengadopsi genset untuk menghasilkan daya listrik perlu memerhatikan cara mengurangi konsumsi pemakaian genset diesel yang mampu memperpanjang usia sekaligus mutu barang tersebut.

Ketahui cara untuk mengendalikan konsumsi genset anda. PT Interjaya Suryamegah merupakan distributor genset Jakarta, Surabaya, dan berbagai kota lainnya. Serahkan kebutuhan genset anda bersama kami.

Fungsi AVR di Genset

Secara umum fungsi AVR di genset adalah menjaga keseimbangan tegangan listrik dari genset dan berbagai peralatan rumah tangga. Sebagai contoh, Anda menyalakan generator untuk mengaliri listrik ke televisi yang membutuhkan tegangan sebesar 300 volt. Tetapi, hasil output hanya 200 volt.

Dari ilustrasi diatas, Televisi mengalami kekurangan listrik 100 volt, beberapa komponen didalamnya akan rusak karena, kekurangan beban tersebut ditanggung oleh TV. Dengan sistem AVR. Genset secara otomatis, menutupi kekurangan tersebut, sehingga televisi Anda tetap aman dan bisa dinikmati bersama tanpa kendala.

AVR merupakan singkatan dari Automatic Voltage Regulator. Komponen terpenting yang mempengaruhi kinerja dan usia genset. Arus listrik terutama untuk kebutuhan rumah tangga memang sering berubah-ubah. Hal ini akan menjadi beban tersendiri bagi kinerja genset dan peralatan rumah tangga yang mengakibat kerusakan parah.

Sistem Kerja AVR

Untuk mengetahui lebih jelasnya fungsi AVR di genset. Kami akan coba jelaskan, mengenai sistem kerjanya. Secara umum, ada 3 langkah penting agar Automatic Voltage Regulator dapat bekerja maksimal. Langkah pertama, adalah saat mesin dihidupkan, gulungan utama generator mulai bekerja dan tegangan mulai didapatkan.

Komponen ini mempunyai bagian sensor, berfungsi untuk membaca berapa besar tegangan yang dihasilkan. Langkah, terakhir Automatic Voltage Regulator akan mengirim sinyal ke exciter. Saat output tinggi, maka sinyal yang diberikan adalah menurunkan tegangan tersebut. Begitu pula sebaliknya, sehingga tetap stabil.

Kinerja komponen akan sangat berat bila arus yang dihasilkan sangat rendah. Karena, harus segera mungkin menjadikannya normal. Daya listrik rendah, membuat putaran mesinnya melebihi batas normal. Hal ini disebabkan, kelebihan tenaga sehingga, bahan bakar akan terkuras dengan cepat agar kelebihan ini bisa berkurang.

Penyebab Terjadinya Kerusakan

Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicu, kerusakan Automatic Voltage Regulator. Diantaranya adalah daya listrik yang terus berada ditekanan rendah. Hal ini akan memicu percepatan mesin berjalan diatas normal, yaitu 1500 rpm. Begitu pula saat terjadi kelebihan beban, putaran mesin menurun.

Sehingga, untuk mengembalikan ke posisi normal akan sangat sulit. Karena sudah mencapai batas kemampuan. Hal ini yang mengakibatkan komponen juga bekerja ekstra, sehingga kerusakan tidak bisa dihindarkan. Fungsi AVR di genset adalah menstabilkan, tetapi saat terjadi daya lonjakan besar, proses stabil tersebut perlu waktu.

Waktu yang diberikan pun tidak banyak. Sehingga, kerjanya melebihi batas kemampuan. Faktor selanjutnya adalah terjadinya arus hubungan pendek. Efek buruknya, kerusakan akan terjadi di keduanya. Oleh karena itu, pastikan instalasi listrik Anda mempunyai ketahanan isolasi yang bagus, agar terhindar dari korsleting.

Sebelum Anda menggunakan generator, tidak ada salahnya membaca beberapa petunjuk teknis. Disini akan diberitahukan, masa pakai yang disarankan. Tidak ada salahnya untuk mematikannya selama 1 hari penuh. Semakin Anda paksa untuk bekerja keras, usianya menjadi pendek. Bagi para pengusaha, hal ini harus dihindari.

Cara Mengetahui Kerusakan AVR

Kerusakan pada Automatic Voltage Regulator sebenarnya cukup mudah untuk dikenali. Seperti, genset yang tidak mengeluarkan tegangan. Hanya saja, untuk masalah ini diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena, tidak hanya disebabkan oleh AVR saja, masih ada kapasitor atau gulungan dinamo.

Untuk mengetahuinya langsung, Anda bisa membongkar generator dan lihat apakah ada bagian yang meleleh atau tidak. Atau mungkin terbakar dan pecah. Bila itu terjadi, maka Anda harus menggantinya dengan yang baru. Ada lagi dengan menggunakan multitester. Caranya pun sangat mudah.

atur alat ini ke hambatan, kemudian periksa semua bagian jalurnya. Bila ada jalur tidak terhubung. Bisa dipastikan komponen ini rusak. Untuk harganya sendiri bervariasi. Mulai dari Rp300.000,- hingga Rp2.000.000,- lebih. Oleh karena itu, lebih baik merawat dengan baik dari pada harus membeli.

Tips Memilih AVR yang Baik

Fungsi AVR di genset adalah menjaga keseimbangan, oleh karena itu saran dari kami sebelum membelinya ketahui terlebih dahulu berapa naik dan turunnya tegangan generator. Karena, setiap komponen mempunyai input range tolerance berbeda-beda. Pastikan hitung dengan benar dan detail, agar kinerjanya optimal.

Pilihlah komponen dengan kapasitas lebih besar dari daya yang dibebankan. Rumus perhitungannya demikian, Daya listrik dibagi daya maksimal AVR dikali 20%. Proses pengalian ini merupakan faktor keamanan yang harus Anda perhatikan sejak awal. Sehingga, perhatikan dengan benar informasi mengenai komponen yang akan di beli.

Automatic Voltage Regulator adalah bagian terpenting dalam genset yang harus Anda perhatikan benar. Perawatannya tidaklah sulit, bisa disesuaikan dengan pemeliharaan dari generator sendiri. Fungsi AVR di genset memang sangat penting, oleh karena itu usahakan menjaganya dengan baik agar awet dan bertahan lama.

PT Interjaya Suryamegah merupakan distributor genset surabaya, Jakarta dan berbagai kota lainnya. Serahkan kebutuhan genset anda bersama kami.

4 Cara Memilih Genset Silent yang Baik

Memilih genset silent memang tidak mudah. Saat ini banyak merek bermunculan dengan penawaran menarik. Mulai dari bahan bakar awet, mesin terbaik, teknologi canggih, dan harga kompetitif. Sebenarnya, dalam menentukan produk mana yang harus dibeli itu mudah, kembali ke kebutuhan tentang generator set tersebut

Pada dasarnya, semua genset silent mempunyai keunggulan yang tidak jauh berbeda. Tahan terhadap segala jenis cuaca, baik hujan maupun panas. Tidak menghasilkan suara keras dan membuat telinga sakit, karena tempatnya terbuat dari bahan baja dengan ketebalan 2-3 mm. Dari segi perawatan pun mudah.

Karena, keunggulan inilah harga yang ditawarkan pun tidak jauh berbeda. Berada di kisaran harga Rp1.000.000,- sampai Rp4.000.000,-. Perbedaan mencolok dari harga ini adalah lebar generator, kapasitas tangki, keluaran tegangan listrik yang dihasilkan. Kecepatan dalam menstabilkan tegangan serta keperluan rumah tangga atau home industri.

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Saran paling penting dari kami dalam memilih genset silent adalah lihat kebutuhan listrik Anda. Cobalah jumlah berapa total watt yang dibutuhkan dalam satu hari. Sebagai contoh, alat ini diperlukan untuk mengaliri listrik televisi, komputer, mesin cuci, setrika, kulkas, dan perangkat elektronik lain.

Dari ilustrasi ini, total kebutuhan 500 watt. Kami sarankan untuk membeli genset dengan kapasitas minimal 30% lebih besar dari total daya yang dibutuhkan. Kurang lebih 650 sampai 1000 watt. Angka 30% ini diambil sebagai poin aman penggunaan, fungsinya menjaga generator agar lebih awet

Hal ini menghindari kesalahan hitung yang dilakukan atau kebutuhan mendadak. Seperti, penambahan barang elektronik, menyebabkan terjadinya peningkatan daya listrik. Karena, saat Anda salah menghitung, genset akan bekerja melebihi batas. Jika dibiarkan terus menerus akibatnya, beberapa komponen rusak hingga meledak.

Setelah tahu berapa kebutuhan, memilih genset silent selanjutnya adalah lihat merek dan rekam jejaknya. Bagaimana produk yang dihasilkan, perbandingan harga satu dengan lainnya serta fasilitas. Usahakan untuk mencari informasi sedalam-dalamnya, agar tidak kecewa setelah membeli, karena tidak sesuai harapan.

Perlu diperhatikan, genset bagus belum tentu mahal. Tetapi, memiliki fasilitas sesuai dengan apa yang diinginkan. Karena, setiap produk pasti punya kelemahan dan kekurangan masing-masing. Soal awet dan tidaknya, kembali lagi ke perawatan yang Anda lakukan setiap hari.

Pilih Bahan Bakar yang Mudah Didapatkan

Dalam menggali informasi sebelum membeli, usahakan pula untuk melihat berapa kapasitas tangki. Disarankan untuk memilih kapasitas paling kecil saja. Hal ini berpengaruh pada perilaku perawatan sehari-hari. Karena, memeriksa bahan bakar sangat penting dan harus dilakukan setiap hari.

Dengan tangki kecil, dari sisi psikologis Anda akan memeriksanya setiap hari. Berbanding terbalik dengan tangki besar. Di mana pemeriksaan minimal 2 hari sekali. Usahakan memilih bahan bakar dengan mudah untuk didapatkan. Sebagai contoh, genset bahan solar atau premium, jangan minyak tanah.

Memilih genset silent dengan memperhatikan tangki dan jenis bahan bakarnya ini sangat penting. Terutama, bagi Anda yang menggunakannya untuk industri. Bisa menekan pengeluaran karena, Anda dituntut untuk hemat. Sehingga, penggunaannya tidak akan rutin inilah faktor penentu, mesin generator awet dan minim kendala.

Lihat Cara Pengoperasiannya

Perlu diakui bahwa, semakin hari teknologi sudah berkembang pesat. Semakin canggih sehingga, pengoperasian genset juga ikut berubah. Usahakan membeli produk yang Anda kuasai saja. Jangan membeli produk susah dipahami hingga Anda tidak bisa menjalankannya.

Hal ini akan merugikan untuk Anda sendiri. Karena, ada fasilitas garansi yang diberikan untuk setiap produk. Bila Anda mengoperasikan sesuai dengan buku petunjuk. Klaim garansi jika terjadi kerusakan masih bisa digunakan. Sebaliknya, bila Anda asal menggunakannya klaim tersebut akan hangus.

Sparepart yang Tidak Sulit Dicari

Memilih genset silent selanjutnya, bisa Anda lihat dari kebutuhan sparepart yang digunakan. Walaupun, Anda sudah merawatnya sesuai dengan ketentuan prosedur. Namun, usia sebuah komponen juga berpengaruh awet atau tidaknya sebuah genset. Pada saat Anda mencari sparepart inilah faktor penentunya.

Jika mudah, tidak ada salahnya untuk dibeli. Jika, sulit kami sarankan untuk berpikir dua kali. Karena, sebagus apa pun merek genset, bila sparepart sulit pada akhirnya, hanya akan jadi besi tua. Karena, harga mahal sudah pasti akan dipatok oleh pihak bengkel. Jika Anda belum mampu membelinya, otomatis alat tidak akan digunakan.

Kalau tetap Anda paksakan, membuat bagian lain ikut terkena imbas dan rusak. Apalagi, salah satu perawatan generator ini adalah rutin untuk dipanaskan walaupun tidak digunakan. Waktu tunggu inilah yang membuat generator Anda lambat laun akan mengalami kerusakan parah. Hingga, solusi terbaik adalah beli baru.

Genset silent begitu digemari untuk saat ini. Walau harganya cukup tinggi, tetapi dengan penawaran dan keunggulannya dirasa cukup sebanding. Namun, Anda harus melihat berapa kebutuhan yang diperlukan. Memilih genset silent memang tidak mudah, tetapi juga tidak terlalu rumit.

PT Interjaya Suryamegah merupakan distributor genset silent di Surabaya, Jakarta, dan berbagai tempat lainnya. Kami menjual genset dengan berbagai macam kapasitas dan jenis. Serahkan kebutuhan genset silent anda bersama kami.

3 Keuntungan Memiliki Genset Silent

Keuntungan memiliki genset silent memang banyak, dibandingkan dengan jenis open. Dari segi nama saja, pasti Anda sudah tahu. Tingkat kebisingan yang dihasilkan memang berbeda. Oleh karena itu, jenis ini paling cocok digunakan untuk rumah tangga. Sementara, untuk tipe open cocok digunakan industri.

Tidak ada ukuran pasti mengapa genset open cocok digunakan untuk industri. Tetapi, alasan paling tepat adalah harganya yang lebih murah. Lagi pula, penempatannya bisa disatu ruangan besar dan jauh dari aktivitas manusia. Sehingga,  tidak akan mengganggu kinerja karyawan untuk produksi.

Faktor terbesar yang mempengaruhi harga dan kebisingannya adalah tutup generator itu sendiri. Pada tipe silent, Anda bisa melihat bahannya terbuat dari baja. Dengan ketebalan 2 mm sampai 3 mm. Mulai dari engsel, doorlock hingga penutup yang digunakan. Selain itu, bagian dalam pada dindingnya dilapisi dengan busa peredam.

Hal inilah yang menyebabkan suara bisingnya tidak terlalu terdengar. Dengan bahan berkualitas tinggi, sehingga tahan terhadap api. Untuk kapasitasnya sendiri mulai dari 10 kVa hingga 1000 kVa. Ada berbagai macam merek, menyediakan peralatan ini. Rentang harga bervariasi paling murah sekitar Rp900.000,- dan paling mahal sekitar Rp9.000.000,-.

Tahan Terhadap Cuaca

Keuntungan memiliki genset silent pertama adalah tahan terhadap cuaca. Pada dinding yang terbuat dari baja ini dilengkapi dengan bahan khusus. Sehingga, tahan terhadap cuaca apa pun, baik hujan maupun panas. Sehingga, tidak ada masalah jika Anda meletakkannya di luar. Kinerjanya pun tidak menurun sama sekali.

Hal ini dipengaruhi dari kanopi yang bisa Anda lihat menutupi bagian inti dari genset itu sendiri. Kerapatan kanopi ini membuatnya tahan terhadap air, terik matahari, dan debu. Dengan begitu, endapan kotoran yang jadi faktor kerusakan beberapa komponen bisa dihindari.

Karena ketahanan inilah, genset silent cocok digunakan untuk keperluan pada rumah tangga. Terutama bagi mereka yang tinggal dikota besar di Indonesia seperti, Surabaya, Jakarta, Semarang dengan suhu diatas 30 derajat setiap harinya. Faktor lahan sempit, membuat alat satu ini harus diletakkan di luar.

Efisiensi tempat juga menjadi landasan utama perusahaan membeli. Produk ini juga bermanfaat bagi Anda pengusaha pariwisata, terutama di luar jawa. Di mana listrik masih belum ada. Kenyamanan menggunakan produk ini akan meningkatkan keterisian sebuah penginapan, karena hadirnya listrik adalah sebuah layanan istimewa.

Mampu Meredam Suara Mesin

Keuntungan memiliki genset silent selanjutnya adalah menurunkan suara bising hingga 60db. Angka ini cukup besar. Bahkan, casing silent box kualitas nomor satu bisa menurunkan tingkat kebisingan sampai 80 db dalam jarak 7 meter. Sistem peredaman dengan menggunakan busa ini memang bekerja maksimal.

Bahan yang digunakan adalah polyurethane foam. Sudah terbukti mampu meredam segala bentuk kebisingan dan sering digunakan dalam segala bentuk industri, studio musik. Bentuknya cukup banyak, ada busa telur, piramid, dan segitiga. Permukaannya tidak rata, sehingga daya serapnya cukup besar dan bekerja sangat baik.

Menariknya, tipe peredam ini bisa bertahan cukup lama. Bahkan, sesuai dengan usia dari generator itu sendiri. Sayangnya, pengembangan teknologi ini hanya ada dibeberapa merek saja. Tidak semua mempunyai kelebihan sama. Sebelum membeli, usahakan gali informasi terlebih dahulu mengenai ketahanannya.

Perawatannya yang Cukup Mudah

Masih ada lagi keuntungan memiliki genset silent lainnya yaitu perawatannya cukup mudah. Karena hadirnya kanopi penutup, membuat debu sulit menempel pada bagian penting dalam generator. Seperti yang diketahui, faktor utama kerusakan dari genset adalah endapan kotoran, menumpuk banyak pada suatu tempat, sehingga kinerjanya terganggu dan menurun.

Untuk merawatnya sendiri Anda hanya perlu memeriksa bagian bahan bakar, mengganti filter, memeriksa berbagai komponen lainnya. Seperti radiator, tank solar, hal ini dipengaruhi oleh sistem knockdown. Pada dasarnya perawatan untuk tipe silent hampir sama dengan jenis genset lainnya.

Dengan hadirnya sistem ini, biaya perawatannya bisa dikatakan murah. Karena, proses penggantian spare part hanya dilakukan saat usia komponen tersebut sudah tua. Kecuali, jika Anda memakainya dengan asal. Daya listrik selalu berlebih, dan tidak pernah memanasinya. Kondisinya, akan sama saja dengan lainnya.

Genset silent memang terbilang mahal dari segi harga. Tetapi, kemampuan tahan terhadap cuaca baik terik matahari atau air hujan, meredam suara bising sehingga cocok ditempatkan didalam atau di luar rumah, sekiranya akan sebanding. Keuntungan memiliki genset silent lainnya adalah murah soal biaya perawatan.

Cara Menghitung Pemakaian Bensin Genset

Cara Menghitung pemakaian bensin genset memang diperlukan. Bukan hanya mengetahui berapa konsumsi yang diperlukan. Melainkan sebagai bagian dari perawatan. Ada banyak faktor penyebab BBM untuk generator ini boros. Hal tersebut menandakan ada komponen bermasalah yang harus ditangani. Bila tidak, akan menimbulkan kerusakan parah.

Setidaknya, begitulah cara kerja dari generator. Kerusakannya, sulit untuk di prediksi. Satu kasus bisa terdiri dari beberapa komponen yang harus diperiksa. Kemungkinan, filter udara kotor dan harus dibersihkan. Jika dibiarkan saja, endapan kotoran ini akan menumpuk, menyebabkan kerusakan dan mengakibatkan kinerja generator terganggu.

Komponen selanjutnya, yang menyebabkan konsumsi bahan bakar boros adalah sistem injeksi bermasalah. Hal ini menyebabkan terjadinya kelebihan kecepatan. Pengaruhnya adalah komponen berputar melebihi batas kecepatan aman. Akibat terburuknya, beberapa komponen didalam akan saling menghancurkan satu sama lain, dan genset akan meledak.

Kerusakan pada sistem injeksi ini dipengaruhi berbagai hal. Mekanisme sistem sudah aus, atau kualitas BBM buruk, kotor, dan sudah tercampur dengan air. Inilah mengapa salah satu teknik perawatan genset, Anda harus memeriksa bagian tangki. Mencegah kondisi seperti ini yang menyebabkan kerugian untuk Anda sendiri.

Cara Menghemat Bahan Bakar

Sebelum mengetahui cara menghitung pemakaian bensin genset. Kami akan berikan beberapa saran bagaimana cara menghemat BBM pada generator. Utamanya adalah perawatan yang Anda lakukan untuk genset itu sendiri. Hal ini sangat penting diperhatikan, karena kerusakan bisa terjadi bila tidak dirawat dengan baik.

Sebagai contoh, saat Anda menggunakan alat ini dan tidak mengindahkan beban daya yang sudah disarankan. Generator akan bekerja melebihi batas kemampuan. Keadaan ini juga memicu konsumsi BBM banyak untuk memenuhi tenaga yang dikeluarkan oleh mesin. Selanjutnya, bila tidak digunakan bisa dimatikan.

Saat generator dalam keadaan menyala, posisinya berada di beban rendah atau idie. Dalam keadaan ini bahan bakar akan berkurang hingga 20% dari kebutuhan. Selain itu, pada posisi ini, kinerja AVR untuk menstabilkan tegangan juga sangat berat. Boleh saja untuk dipanaskan setiap harinya.

Tetapi, kami sarankan untuk tidak berlebihan. Setidaknya 5 menit maksimal 10 menit setiap 3 hari sekali sudah cukup. Cara menghitung pemakaian bensin genset selanjutnya, adalah memeriksa kualitas BBM. Harga yang suah Anda keluarkan harus sebanding dengan kualitasnya, karena menimbulkan pengaruh berbeda dikemudian hari.

Kualitas BBM yang disarankan

Menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi memang penting. Hindari penggunaan oplosan baik solar maupun minyak tanah. Perlu diperhatikan, campuran apa pun bisa mengakibatkan kerusakan pada genset. Tidak hanya satu atau dua saja, bahkan hampir semua bisa berakibat buruk karena oplosan ini.

Bahkan, saat tangki sudah kosong. Lebih baik untuk mengurasnya terlebih dahulu. Jangan langsung memasukkan BBM baru. Hal ini sangat berguna, karena Anda tidak tahu, seberapa banyak udara dan uap air yang sudah masuk ke dalam tangki. Dengan membersihkannya, meminimalkan tercampurnya berbagai bahan.

Lalu setelah membeli bahan bakar, tidak ada salahnya Anda menggunakan alat khusus menguji kemurniannya. Bisa menggunakan cetane number atau lainnya. Memang, untuk membelinya membutuhkan dana cukup besar. Tetapi, efek kedepannya cukup baik bagi genset dan seluruh komponen didalam.

Cara Menghitung Pemakaian Bensin Genset

Untuk menghitungnya, kami akan sediakan beberapa ilustrasi contoh agar mudah dipahami. Untuk rumus menghitungnya adalah 0,21 x p x t. 0,21 ini adalah ketepatan konsumsi yang per watt per hari. P menunjukkan daya genset, sementara t adalah satuan waktu.

Sebagai contoh, Anda akan menghitung konsumsi untuk genset dengan daya 100KVA. Dari dari rumus diatas akan menemukan hasil sebagai berikut. 0,21 x 100 x 1 = 21 per liter per jam. Sehingga, setiap satu jamnya, konsumsi bensin yang dibutuhkan adalah 21 liter.

Bila Anda kali dengan harga saat ini maka akan didapatkan angka. 21 x Rp6450 = Rp135.450,-. Sehingga, bisa disimpulkan energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan mesin dengan kapasitas 100KVA selama satu jam adalah Rp135.450,-. Bila digunakan selama 24, maka angkanya menjadi Rp3.250.800,-

Dari rumus di atas bisa disimpulkan bahwa perawatan memang diperlukan. Daya listrik berlebih, konsumsi Bahan bakar pun juga ikut berlebih. Begitu pula dengan daya yang rendah, konsumsinya juga ikut rendah. Oleh karena itu, perhatikan kembali kebutuhan Anda dalam menggunakan generator.

Kebutuhan konsumsi bahan bakar memang cukup tinggi. Hal ini berpengaruh besar bagi industri bila tidak dipikirkan. Terutama soal anggaran, karena masih ada biaya produksi dan lain-lain. Pedoman di atas bisa digunakan sebagai Cara menghitung pemakaian bensin genset untuk keperluan rumah tangga.

4 Penyebab Penurunan Voltage di Genset

Penyebab penurunan voltage di genset ada banyak hal dan faktor yang harus diperiksa lebih dalam lagi. Hal utama yang menyebabkan kejadian tersebut adalah penyimpangan voltase terhadap voltase supply. Penyimpangan ini terjadi karena daya yang dikeluarkan lebih rendah dari seharusnya saat melalui konduktor atau rangkaian.

Sebagai contoh, adalah selang air. Tekanan yang ada di selang diibaratkan sebagai tegangan itu sendiri. Sementara, arus bisa dicontohkan sebagai besarnya volume dari air. Untuk ukuran dan merek selang tersebut bisa jadi penyebab ketahanan dalam selang.

Jika tidak Anda diamkan begitu saja, efeknya akan merusak beberapa komponen genset. Terutama AVR, bagian ini bertugas untuk menstabilkan tegangan. Sehingga, saat menurun alat ini otomatis akan menaikkan kinerja. AVR sendiri juga berguna untuk menyelamatkan komponen peralatan rumah tangga Anda.

Sebagai contoh, saat komputer dinyalakan menggunakan power supply. Maka, penurunan ini akan berpengaruh pada komponen di power supply dan komputer. Kedua, peralatan ini harus menanggung beban, agar komputer bisa menyala dan berjalan sesuai kebutuhan Anda. Sehingga, kinerjanya melebihi batas kewajaran.

Penyebab Penurunan Voltage di Genset

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya penurunan voltase ini. Bisa terjadi pada putaran mesinnya, atau bahkan pada sistem kelistrikan generator. Sistem ini pun dipengaruhi oleh beberapa hal juga. Terutama pada kabel, sambungan, dan AVR yang berhubungan langsung dengan tegangan.

Automatic Voltage Regulator

Baiklah, seperti yang sudah kami jelaskan sedikit di atas, efek dari turunnya tegangan ini adalah kerusakan pada bagian AVR. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah lakukan pemeriksaan dengan benar. Caranya lakukan pengaturan pada komponennya seperti volts, stability, Droop, Dwell dan masih banyak lagi.

Kerusakan pada AVR ini, bisa mengakibatkan perputaran mesin tidak stabil. Kecepatan yang melebihi kemampuan bisa mengakibatkan kehancuran dari satu komponen dengan yang lainnya. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan benar soal pemakaian. Karena, hal ini adalah faktor utama dari awal kerusakan.

Kondisi Kabel pada Genset

Ketelitian menjadi kunci penyebab penurunan voltage di genset. Maka, sebelum Anda membeli tidak ada salahnya untuk memeriksa kondisi kabel. Pastikan bagus, tidak bocor atau pun terkelupas sedikit pun. Periksa pula, isolasi ketahanannya, pastikan tetap dalam keadaan optimal.

Kualitas kabel yang buruk dan rusak bisa menyebabkan terjadinya gangguan arus pendek. Selanjutnya, periksa pula sambungan terminal pada mesin genset, pastikan semua sambungan tersebut terpasang sempurna. Jangan sampai ada kelonggaran sedikit pun. Karena, kelonggaran ini bisa jadi penyebab turunnya tegangan.

Penyebab Putaran Mesin Turun

Bila dalam sistem kelistrikan masih baik dan berkerja optimal tidak ada salahnya Anda memeriksa bagian putaran mesinnya. Satu cara mengetahuinya adalah dari suara yang dihasilkan. Jika terdengar tidak normal, bisa jadi percepatan mesinnya berjalan tidak sesuai standar pada kondisi 1500 rpm.

Ada beberapa hal yang menyebabkan perputaran mesin ini tidak stabil. Di antaranya adalah bahan bakar, ada kemungkinan kotor atau tercampur dengan air dan kandungan lainnya. Pastikan, saat Anda mengisi BBM tangki dalam keadaan bersih. Bahan bakarnya sendiri harus 100% murni.

Untuk perawatannya sehari-hari, Anda bisa membersihkan saringan jangan sampai tersumbat oleh endapan apa pun. Periksa pula volumenya dalam keadaan normal jangan sampai kurang. Jangan sampai jadi penyebab penurunan voltage di genset. Karena, perbaikan pada bagian ini cukup rumit.

Masalah pada Gorvernor

Saat bahan bakar masuk ke dalam mesin pengaturannya akan dilakukan secara otomatis oleh sebuah alat yang disebut dengan Gorvernor. Masalah pada bagian ini juga bisa jadi penyebab dari turunnya tegangan. Kinerja alat ini terpengaruh pada putaran mesinnya.

Bila terlalu cepat maka alat ini akan mengecilkan kran bahan bakar yang akan masuk ke dalam genset. Begitu pula sebaliknya, jika kurang maka, gorvernor akan membuka kran sehingga, bahan bakar jadi boros. Biasanya berkurang hingga 20%. Tidak heran bila tidak digunakan lebih baik dimatikan.

Jika terjadi kerusakan pada gorvernor, sebaiknya Anda memeriksa beberapa bagian lainnya. Seperti, Magnetic pick up, Gorvernor, dan Actuator. Ketiga bagian ini merupakan komponen penting yang mempengaruhi besaran bahan bakar dan percepatan putaran pada mesin. Untuk perawatannya, cukup bersihkan saja, setidaknya 3 hari sekali.

Dari rangkaian penjelasan di atas, bisa disimpulkan satu hal bahwa pemakaian adalah sistem perawatan terbaik agar genset tahan lama. Jangan gunakan melebihi kapasitas, pastikan dengan benar bahan bakar dalam kualitas bagus. Penyebab Penurunan voltage di genset memang banyak, terdiri dari beberapa komponen yang harus diperiksa.

7 Hal yang Membuat Genset Sering Mati

Apa yang membuat genset sering mati membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa Anda sendiri atau jasa service. Faktor yang mempengaruhi cukup banyak dan rumit. Karena, setiap komponen harus diperiksa satu persatu. Kemudian, lakukan penelitian mengapa bisa terjadi demikian. Sehingga, butuh waktu panjang.

Prinsip dasarnya hampir sama seperti mendeteksi penyakit pada manusia. Kami ambil contoh penyakit jantung. Ada penyebab yang hampir mirip dengan beberapa penyakit lainnya. Begitu pula dengan generator mati. Bisa juga karena pengaruh bahan bakar. Sementara, faktor BBM sendiri juga bisa menjadi penyebab turunnya tegangan.

Genset mati memang sangat merugikan terutama bagi pengusaha industri. Kerugiannya, bisa berkali lipat, karena tidak bisa produksi secara maksimal dan harus mengeluarkan biaya service.  Sebelum memanggil jasa service, lihatlah dahulu baterai atau aki yang jadi komponen penting untuk menghidupkan generator.

Bisa saja tekor karena air elektrolit belum sesuai dengan batas level yang disarankan. Pada mesin yang menggunakan busi. Mesin tidak bisa dihidupkan berakibat kinerja busi sendiri kurang optimal. Sehingga, pada prosesnya tidak terjadi pembakaran di ruang bakar. Kompresi bahan bakar pun juga kurang sempurna.

Genset Tidak Bisa Digunakan Lagi

Apa yang membuat genset sering mati harus dilihat dari beberapa kasus terlebih dulu. Sebagai contoh, saat dihidupkan generator berjalan normal seperti biasanya. Tetapi, beberapa menit kemudian, mati sendiri dan tidak bisa dihidupkan kembali. Hal ini disebut dengan istilah macet mesin.

Mesin Kepanasan

Kondisi ini terjadi akibat mesin kepanasan. Faktor pemicunya karena terjadi pembakaran di ruang bakar serta gesekan material yang menyebabkan kondisi mesin panas. Hal ini dipengaruhi pula oleh sistem pendingin dan pelumasan yang tidak bisa bekerja secara optimal. Sehingga, suhu ruangan dalam mesin sangat panas.

Tidak ada salahnya, sebelum Anda menghidupkan mesin periksa dahulu bagian sistem pendingin. Apakah terjadi kerusakan, kebocoran, retak bagaimana selang koneksinya, tingkat air, adakah endapan kotoran atau debu. Lakukan secara rutin, agar tidak terjadi kendala terutama soal kebersihannya, kotoran yang menempel merupakan faktor utama kerusakan.

Daya Ledakan Tidak Cukup Kuat

Apa yang membuat genset sering mati bisa dipengaruhi oleh daya ledakan tidak cukup kuat. Faktor pemicunya adalah penggunaan daya berlebihan. Sehingga, untuk memulai proses awal dibutuhkan pemicu lebih besar. Hal inilah yang menyebabkan genset tidak bisa hidup pengaruhnya ke komponen lainnya.

Genset Masuk Angin

Aneh memang dengan sebutan genset masuk angin, tetapi hal itu memang nyata terjadi. Kejadian tersebut dipengaruhi oleh saluran injeksi bahan bakar terisi oleh udara. Sehingga, tekanan bahan bakar berkurang, mengakibatkan tidak bisa mengalir ke ruang bahan bakar dengan baik.

Perawatan Tidak Maksimal

Hal ini bisa terjadi karena perawatan Anda kurang maksimal. Tidak adanya pemeriksaan rutin tangki. Mengakibatkan terlambatnya pasokan BBM sehingga, sudah habis terlebih dahulu baru diisi.  Bisa juga karena beberapa komponen seperti filter, selang, dan injector mengalami kebocoran. Bisa juga terjadi kelonggaran sehingga, mempengaruhi kinerja mesin.

Pemeriksaan yang Menyeluruh

Ini sebenarnya bisa dihindari setidaknya, lakukan pemeriksaan 2 hari sekali secara menyeluruh. Baik dari selangnya, injector, filter. Dan semua komponen yang berhubungan dengan bahan bajar. Cek kabel sambungan, kemungkinan ada kelonggaran.

Perawatan yang Kurang Optimal

Bersihkan endapan kotoran baik dari tangki maupun semua komponennya. Pastikan pula kabel dalam keadaan optimal. Lebih baik ganti bila ada yang sobek atau kualitasnya kurang bagus. Satu kabel saja dalam keadaan tidak bagus, pengaruhnya bisa ke beberapa kerusakan. Terutama mesin.

Genset mati memang berawal dari ketidaktahuan Anda mengenai generator ini sendiri. Oleh karena itu, saran dari kami sebelum membeli tidak ada salahnya untuk mencari informasi lebih jauh mengenai generator. Apa saja kelebihan dan kekurangan, bagaimana teknik perawatannya.

Bagaimana pemilihan bahan bakar, berapa hari sekali Anda harus membongkar semua komponen untuk dibersihkan. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan setiap hari, cara membersihkan, dan mengatasi masalah kecil tanpa harus memanggil jasa service. Hal ini sangat penting agar genset tahan lama dan awet.

Lupa Untuk Sering Memanaskan

Jika memang tidak digunakan, jangan lupa untuk dipanasi. Hal ini akan memicu air aki terisi oleh alternatornya. Saat generator tidak digunakan pelumas yang melumasi mesin dengan gaya gravitasi akan kembali ke tangki oli. Sehingga, banyak komponen tidak terlindungi secara sempurna.

Tetapi, perlu dipahami proses memanasi jangan terlalu lama. Cukup 5 menit saja, paling lama 10 menit. Karena, pengaruhnya pada kerusakan lainnya. Pengetahuan tentang generator memang penting, terutama bagi Anda yang sedang menjalankan usaha. Dengan begitu apa yang membuat genset mati bisa diatasi dengan baik.

5 Hal Sepele yang Bisa Merusak Genset Anda

Sebelum membahas mengenai beberapa hal sepele yang menyebabkan komponen genset yang sering rusak, ada beberapa hal sepele yang ternyata juga bisa membuat genset Anda cepat rusak. Genset sendiri adalah rangkaian mesin yang berfungsi untuk menghasilkan daya listrik dan biasanya mesin genset sering digunakan sebagai pemasok listrik saat terjadi pemadaman.

Bahkan ada beberapa perusahaan besar yang sengaja membeli genset untuk mengurangi beban biaya listrik karena pemakaian genset dirasa lebih hemat. Cara kerja genset sebenarnya dengan mengubah energi mekanik yang berasal dari external menjadi energi listrik, bukan menciptakan energi listrik tapi memaksakan kan pergerakan muatan listrik.

Arus listrik yang dipasok oleh generator bisa disebut sebagai aliran muatan listrik dengan generator yang bekerja menggunakan proses induksi elektromagnetik. Genset memiliki beberapa komponen seperti mesin atau engine, alternator, tangki bahan bakar, valve, AVR, sistem pendingin, sistem pelumas, baterai dan lain-lain.

Memang ada beberapa komponen genset yang sering rusak, biasanya hal tersebut diakibatkan oleh beberapa hal yang sangat sepele. Meskipun Anda sudah sering menggunakan genset tapi tidak ada salahnya jika Anda berhati-hati saat mengoperasikannya. Ketahui hal-hal sepele yang membuat genset Anda cepat rusak berikut ini!

  1. Genset Jarang Dipanaskan

Penyebab sepele pertama adalah genset yang Anda miliki sebagai sumber energi alternatif, jarang sekali dipanaskan. Ada harus membuat genset melalui proses pemanasan Karena sangat penting untuk menjaga kualitas aki. Yang mana Anda harus menjaga agar aki selalu dialiri alternator.

Jadi sebaiknya jangan malas melakukan pemanasan pada genset Anda. Setidaknya lakukan proses pemanasan genset minimal seminggu sekali agar genset yang Anda miliki awet. Dan juga meminimalisir adanya komponen genset yang sering rusak dan tetap bisa Anda pakai sebagaimana mestinya.

  • Kondisi Aki Lemah

Alasan sepele lainnya adalah aki yang melemah di mana membuat genset sulit dinyalakan. Padahal proses genset sendiri pada putaran pertama dipicu oleh tenaga aki sehingga aki sangat penting untuk mengoperasikan genset. sama seperti aki pada kendaraan bermotor yang wajib diperiksa dan diganti secara teratur.

  • Penggunaan Genset Secara Berlebihan

Jika Anda merasa membutuhkan genset untuk saat-saat darurat, mungkin hal tersebut bisa membuat genset Anda lebih awet. Tapi bagaimana jika Anda menggunakan genset untuk menghemat daya? seperti yang sudah dibahas di atas biasanya perusahaan besar menghemat listrik dengan menggunakan genset.

Andapun tidak boleh meremehkan waktu yang tepat saat menggunakan genset sehingga sebaiknya Anda mencari tahu mengenai waktu operasional genset yang akan Anda beli. usahakan Anda tidak menggunakan genset melebihi batas waktu yang ditentukan karena memang mempercepat kerusakan komponen-komponen genset di dalamnya.

  • Menggunakan Genset Saat Bahan Bakar Habis

Hindari pula menggunakan bahan bakar yang habis total untuk meminimalisir komponen genset yang sering rusak. Bahan bakar yang habis namun Anda tetap menyalakan genset tersebut maka komponen pada genset akan cepat aus. Jadi sebaiknya segera hentikan pemakaian genset.

Saat bahan bakar habis maka sebaiknya hentikan genset dan langsung isi bahan bakar dengan jumlah yang dibutuhkan atau secukupnya. Jangan biarkan genset menyala saat bahan bakar habis karena bisa berakibat fatal. Jadi lakukan pengecekan bahan bakar saat genset digunakan.

  • Komponen Pembakaran yang Tersumbat

Biasanya ada pula masalah genset yang tiba-tiba mati, Hal tersebut diakibatkan oleh lubang ventilasi bahan bakar atau katup pompa mengisi bahan bakar yang tersumbat. Jadi jangan lupa melakukan pengecekan pada bagian lubang ventilasi bahan bakar tersebut dan bersihkan bagian-bagian genset yang tersumbat.

Anda juga tidak boleh menempatkan genset sembarangan, Pilihlah tempat yang teduh dan kering karena sinar matahari dan air hujan bisa memperbesar resiko kerusakan. Tidak hanya mudah berkarat tapi komponen-komponen dalam genset juga lebih cepat rapuh dan kehilangan fungsinya.

Hal-hal sepele diatas seharusnya tidak menjadi penyebab genset Anda mudah rusak apalagi jika masih bisa dihindari. Sebaiknya Anda lebih cermat saat menggunakan genset, karena genset adalah salah satu sumber listrik alternatif yang penting. Anda bisa memilih genset yang disesuaikan dengan daya listrik yang Anda butuhkan.

Pengoperasian genset pun sebenarnya mudah atau tidak membutuhkan waktu lama, tak heran jika selalu dijadikan opsi di saat darurat. Memang jika tidak dijaga dengan baik memang Ada beberapa komponen genset yang sering rusak, namun tentu saja bisa diminimalisir dengan penggunaan yang tepat.

Jika anda membutuhkan bantuan mengenai kebutuhan genset, silahkan hubungi kami.

Mengenal Komponen Genset dan Fungsi-Fungsinya

Memahami komponen dari genset dan fungsinya secara detail sangatlah penting. Terlebih kalau Anda berencana untuk melakukan pembelian produk satu ini. Seperti kita ketahui, saat ini genset menjadi salah satu kebutuhan yang cukup penting. Terlebih di dunia industri.

Namun tak hanya di dunia industri saja, saat ini ada banyak juga orang yang menggunakan genset untuk kepentingan rumahan. Bukan tanpa alasan, saat ini ada banyak juga orang yang menjalankan bisnis rumahan. Tentunya keberadaan listrik menjadi salah satu sarana wajib yang harus selalu tersedia.

Untuk itu, sangat penting bagi Anda memahami apa saja komponen utama dari genset ini beserta fungsinya masing-masing. Hal ini akan memberikan Anda banyak kemudahan saat Anda harus menggunakannya nanti. Terlebih kalau ada masalah teknis yang harus Anda hadapi.

Dengan memahami komponen dari genset dan fungsinya ini, diharapkan Anda bisa menggunakan genset dengan baik dan benar, serta bisa melakukan tindakan yang tepat saat Anda harus melakukan trobleshoot kedepannya. Langsung saja, ini dia penjelasannya.

  • Mesin / Engine

Komponen pertama yang ada pada genset dan menjadi yang paling penting adalah mesin. Komponen satu ini merupakan sumber dari energi mekanis yang dimiliki oleh genset. Tentu saja untuk menghidupkan energi kinetik dari mesin ini dibutuhkan bahan bakar seperti gas ataupun bensin.

Mesin berperan sebagai generator energi. Biasanya bensin digunakan untuk mesin yang memiliki kapasitas kecil saja. Sedangkan untuk kapasitas yang lebih besar, biasanya bahan baku yang digunakan adalah solar atau gas. Sudah tentu ada beberapa perbedaan tekhnik yang mendasari hal ini.

  • Alternator

Dari mesin sebagai generator, kemudian kita akan tertuju pada alternator. Kalau Anda mempelajari komponen dari genset dan fungsinya, memahami alternator ini sangatlah penting. Alternator merupakan komponen yang mengkonversi energi yang dihasilkan oleh mesin menjadi energi listrik.

Biasanya alternator ini memiliki sejenis rotor yang seringkali disebut dengan nama amature. Komponen ini juga tida kalah penting karena bekerja langsung pada generator. Dengan keberadaan komponen satu ini, medan magnet pada genset jadi bergerak dan menghasilkan energi listrik di dalamnya.

  • Tangki Bahan

Tidak kalah penting, komponen selanjutnya yang ada pada genset adalah tangki bahan. Tangki bahan ini sudah tentu memiliki fungsi sebagai penampung bahan bakar. Namun ternyata fungsinya tidak hanya itu saja. Ada fungsi lain yang justru lebih penting dari sekedar tempat penampungan bahan bakar.

Fungsi tersebut adalah durasi yang dihasilkan oleh mesin untuk tetap menghasilkan energi listrik. Sudah tentu semakin besar kapasitas penampungan yang ada pada mesin, akan semakin lama pula jam kerja dari mesin genset yang Anda miliki. Namun kalau Anda sudah membeli genset dengan tangki yang minim, Anda bisa juga membeli tangki eksternal sebagai solusi.

  • Voltage regulator

Pembahasan komponen dari genset dan fungsinya ini tidak hanya berhenti pada tangki saja. Namun juga terhadap voltage regulator. Pada genset yang Anda beli, komponen satu ini memiliki fungsi untuk mengatur besaran tegangan yang dihasilkan oleh generator itu sendiri.

Pengatur tegangan ini memiliki peranan yang sangat penting karena keberadaannya membuat tegangan listrik yang dihasilkan jadi jauh lebih stabil. Belum lagi keberadaan komponen satu ini membuat barang penerima energi listrik menjadi lebih awet dan tidak mudah mengalami kerusakan dari sisi elektrikal.

  • Exhaust Cooling

Secara menyeluruh, komponen dari genset dan fungsinya ini saling berkesinambungan dan mendukung satu sama lain. Contohnya ada pada exhaust cooling. Komponen satu ini memungkinkan genset untuk bisa meminimalisir panas yang muncul saat menyala dan menghasilkan listrik.

Kalau misalkan exhaust cooling ini tidak ada, bukan hal yang tidak mungkin kalau genset Anda akan meledak. Soalnya komponen yang ada pada genset tidak mampu untuk menahan panas yang muncul akibat reaksi elektrikal. Karenanya sangat wajib untuk Anda memantau semua komponen agar performa genset tetap bagus.

Saat Anda hendak membeli genset, pemahaman mengenai komponen-komponen di atas sangatlah penting. Namun tentu saja pembahasan di atas bukan pembahasan secara detail keseluruhan. Namun bisa dibilang 5 komponen di atas adalah komponen utama dari genset itu sendiri. Penting bagi Anda untuk memahami komponen dari genset dan fungsinya ini agar bisa menggunakannya dengan baik.

Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama kami. Kami mempunyai beberapa lokasi cabang kami: