Membedakan Genset Silent dan Open yang Harus Diketahui

Ada dua jenis mesin yang saat ini cukup banyak digunakan, yaitu genset silent dan open. Tentu keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Sementara penggunaannya bergantung pada kebutuhan Anda pastinya. 

Memilih antara genset mode silent atau open bisa dipertimbangkan dari spesifikasinya. Jika Anda sudah mengenal dengan baik maka akan lebih mudah dalam menentukan pilihan. Anda bisa menentukannya juga dari berbagai sisi agar tidak sampai salah mengambil keputusan. 

Memahami Perbedaan pada Tipe Genset

Sebenarnya perbedaan mendasar antara genset silent dan open ada pada tingkat kebisingan suaranya. Pada tipe open memang suara yang dihasilkan cukup bising sehingga harus diberikan ruangan khusus agar kebisingannya tidak mengganggu orang lain.

Sementara genset silent memang sudah menggunakan teknologi khusus agar suaranya kedap. Sehingga tidak akan mengganggu lingkungan sekitar. Meskipun begitu penempatannya juga tetap harus diperhatikan agar tidak sampai terkena sinar matahari ataupun air hujan secara langsung. 

Menentukan Pilihan Genset Silent dan Open

Untuk memudahkan dalam menentukan pilihan maka Anda perlu mengetahui berbagai perbedaan antara genset silent dan open secara menyeluruh. Sehingga nantinya Anda bisa mengetahui mana pilihan terbaik untuk digunakan bergantung kondisi sekitar. 

Perbedaan yang diketahui tentunya harus menyeluruh agar mengenal keduanya secara tepat. Berikut perbedaan yang penting bagi Anda ketahui antara menggunakan genset tipe open maupun silent sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan nantinya.

1. Pertimbangan harga

Jika berbicara tentang harga memang untuk mesin open akan membutuhkan budget lebih terjangkau, dibandingkan tipe silent. Tentu saja hal ini berkaitan dengan adanya teknologi khusus untuk meredam suara pada genset silent sehingga relatif lebih mahal harga yang dipatok.

Jadi memang Anda tinggal menyesuaikan dengan budget serta kebutuhan penempatannya. Kalau ingin menggunakannya untuk kebutuhan pribadi maka akan lebih baik memilih tipe silent agar tidak mengganggu lingkungan sekitar dengan suara bisingnya. Canopy khusus sudah terpasang secara langsung pada mesinnya.

2. Lokasi penempatan genset

Genset open atau terbuka memang seharusnya diletakkan di ruangan khusus. Bagi Anda yang memang sudah memiliki power house sendiri maka genset ini adalah pilihan tepat digunakan. Apalagi jika memang ada lahan lebih yang terpisah dari lingkungan sekitar tentu lebih aman.

Sementara untuk genset silent memang diproduksi sudah lengkap dengan canopynya sendiri. Sehingga bisa diletakkan di luar ruangan atau dapat dikatakan lebih fleksibel penempatannya. Jadi untuk penggunaan mobile juga lebih menguntungkan untuk dipilih tentunya.

3. Penggunaan genset secara umum

Kebanyakan untuk genset open lebih banyak digunakan untuk industri besar. Sehingga memang ditempatkan di lokasi yang jauh dari lingkungan sekitar atau bisa dikatakan lokasi khusus. Tentunya dengan penggunaan kapasitas sesuai industri tersebut.

Untuk jenis silent lebih fleksibel bisa digunakan untuk kebutuhan rumahan atau gedung yang tidak terlalu besar. Tentu saja lebih nyaman digunakan karena suaranya sudah dikedapkan sehingga tidak akan mengganggu kondisi sekitarnya. 

4. Kelebihan yang bisa dimanfaatkan

Mengenai kelebihan tentu keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Pada mesin bertipe open keunggulannya adalah lebih mudah untuk dilakukan perawatan sampai ke bagian dalamnya. Sehingga maintenance yang dilakukan akan lebih optimal nantinya.

Sedangkan untuk tipe silent tentu saja keunggulan yang dimiliki adalah suaranya lebih tenang. Oleh karena itu, Anda bisa lebih tenang untuk menggunakannya di mana saja karena aman tidak akan sampai mengganggu orang lain di daerah sekitar. 

Setelah mengetahui berbagai perbedaan tersebut maka pastinya Anda bisa mengetahui mana paling tepat untuk digunakan. Tentunya disesuaikan dengan kondisi masing-masing agar fungsinya juga lebih optimal, meskipun secara performa genset silent dan open sama saja.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

Rutin Ganti Oli Genset Maintenance yang Sangat Penting

Dalam penggunaan berbagai jenis mesin tentu saja dibutuhkan maintenance, termasuk ganti oli genset. Tentunya akan ada masalah dalam penggunaannya jika Anda tidak melakukan perawatannya dengan sebaik mungkin. Apalagi jika pelumasnya sampai kehabisan saat dipakai.

Namun pastinya ada prosedur khusus yang harus diperhatikan agar tidak sampai terjadi kesalahan. Tujuannya sudah pasti adalah untuk memastikan kinerja dari mesin tersebut tetap optimal saat digunakan nantinya dan meminimalisasi masalah yang mungkin terjadi.

Alasan Ganti Oli Genset Harus Dilakukan

Pelumas merupakan bagian yang penting dalam sebuah mesin untuk membuat performanya tetap optimal. Komponen ini akan menjadi pelumas bagi seluruh bagian genset sehingga kinerjanya bisa tetap berjalan dengan baik meskipun sudah cukup lama digunakan.

Berbagai bagian lainnya pada genset akan terjaga dengan baik, tidak mudah lepas atau baukan aus. Sehingga saat diaplikasikan tenaga yang dihasilkan juga akan jauh lebih stabil. Hal ini pastinya menguntungkan untuk Anda dalam jangka panjang. 

Mesin genset yang tentunya memiliki getaran saat posisi menyala bisa diminimalisasi jika pelumasnya ini sudah rutin diganti. Jadi memang proses ganti oli genset ini harus dilakukan secara rutin dan cara yang tepat demi menjaga kelangsungan penggunaan mesin ini. 

Agar tidak sampai terlupa maka Anda bisa mencatat kapan tanggal penggantian dilakukan. Kemudian bisa diganti lagi setelah 20 sampai 500 jam penggunaan genset. Hal ini bergantung pada tingkap pemakaiannya masing-masing, termasuk kapasitas listriknya juga. 

Persiapan Sebelum Ganti Oli

Sebelum melakukan proses penggantian pelumas pada mesin maka pastikan mesinnya dalam keadaan mati sepenuhnya. Sebaiknya juga dibersihkan terlebih dahulu agar tidak ada kotoran yang korosif termasuk karat karena nantinya akan mengontaminasi oli anda. 

Persiapkan wadah untuk oli bekas, corong, saringan atau filter, dan sesuatu yang dapat digunakan untuk membersihkan. Tentu saja tidak lupa juga mempersiapkan berbagai jenis kunci yang dibutuhkan untuk membuka bagian pelumasnya. 

Setelah semua persiapan selesai dilakukan maka Anda bisa mulai ganti oli genset. Tentu saja harus berhati-hati agar tidak sampai melakukan kesalahan yang merugikan. Dengan persiapan yang tepat maka Anda juga bisa menggantinya secara lebih cepat. 

Cara Ganti Oli Genset dengan Benar

Langkah penggantian pelumas pada mesin ini memang harus diperhatikan sebaik mungkin agar semuanya berjalan dengan baik. Menggunakan cara yang tepat maka akan membantu Anda memaksimalkan fungsinya kembali saat digunakan nantinya, apalagi dalam jangka waktu lama. 

Berikut langkah mengganti pelumas mesin daya yang harus dilakukan secara benar dan tepat. 

  1. Buka bagian seal pelumasnya kemudian cek seberapa dalam oli harus dimasukkan atau ditambah. Anda bisa menggunakan corong dengan filter untuk meminimalisasi oli yang tumpah ke bawah. 
  2. Buka seal bagian bawahnya dan pelumas bekas akan mengalir melalui saluran tersebut. Anda bisa memberikan wadah khusus untuk oli bekas tersebut sehingga akan lebih mudah untuk membuangnya nanti.
  3. Diamkan selama 3 sampai 5 menit untuk memastikan sudah tidak ada oli bekas yang masih berada di dalam genset. 
  4. Tutup kembali mur di bagian bawah dan pastikan sudah rapat sempurna, baru bisa memasukkan pelumas baru melalui seal bagian atas.
  5. Anda harus benar-benar memastikan oli yang dimasukkan sesuai kapasitas bagian tersebut. Jangan sampai terlalu penuh karena tentunya akan mengganggu kinerja mesin genset nantinya. 

Memang terkesan mudah dilakukan, tetapi Anda perlu memperhatikan setiap langkah dilakukan dengan baik. Terutama ketika merapatkan kembali penutup pelumasnya dan seberapa banyak oli harus diganti. 

Jadi jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang nantinya justru bisa mengganggu jalannya mesin daya saat diaplikasikan. Dengan melakukan ganti oli genset secara teratur maka semua komponennya akan terjaga optimal kualitasnya. 

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

Penyebab Kebocoran Pada Generator dan Cara Menanggulanginya

Penyebab kebocoran pada generator wajib dipahami oleh siapapun yang terjun di dalam dunia industri. Bukan tanpa alasan, genset ini memegang peranan yang sangat penting di dalam dunia industri. 

Sebagai salah satu sumber tenaga, tentu saja keberadaannya tidak boleh disepelekan. Kebocoran pada generator seringkali tidak terprediksi. Kalau sudah seperti ini, tentu saja ada banyak kerugian yang akan dihadapi oleh Anda sebagai pribadi maupun perusahaan. 

Karenanya penting untuk memahami apa saja jenis penyebab yang memicu kebocoran itu sendiri. Disini kami akan membahas beberapa pemicu yang bisa menyebabkan terjadinya kebocoran pada generator. 

Hal ini tentunya wajib dipahami oleh Anda yang menjadi teknisi di dunia industri. Tidak hanya penyebabnya saja, disini kami juga akan memberikan Anda beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Penyebab Kebocoran Pada Generator Diesel dan Cara Mengatasinya

Dikutip dari berbagai sumber, ada banyak sekali permasalahan yang memicu terjadinya kebocoran pada generator diesel. Namun jika kita dilihat secara umum ada 6 penyebab utama yang memicu terjadinya hal tersebut. 

Bagi Anda yang bertugas untuk melakukan perawatan terhadap generator, pastikan untuk mengikuti langkah-langkah yang akan kami jelaskan disini. Jangan menyepelekannya karena bisa berdampak besar terhadap usia penggunaan dari generator itu sendiri. Ini dia penjelasannya.

  1. Jarangnya Dilakukan Perawatan Terhadap Generator

Hal pertama yang seringkali menjadi pemicu kebocoran pada generator adalah jarangnya dilakukan perawatan terhadap generator itu sendiri. Seperti kita ketahui, jenis generator ini sangat beragam dari mulai generator diesel sampai dengan generator listrik.

Namun generator ini memang hanya dipergunakan pada saat-saat tertentu. Meskipun begitu perawatan secara rutin tetap harus dilakukan. Tujuannya adalah untuk meminimalisir terjadinya kerusakan akibat penggunaan yang jarang itu sendiri.

Perawatan secara rutin akan menghindarkan generator dari berbagai kerusakan dan kebocoran. Biasanya kebocoran dan kerusakan berawal dari hal-hal sepele akibat tidak rutinnya pengecekan. Jangan sampai hal ini terjadi pada generator di perusahaan Anda.

  1. Terjadinya karat akibat bahan bakar yang kosong

Pada saat bahan bakar di dalam generator mengalami kekosongan, akan terjadi aus yang memicu terjadinya reaksi oksidasi pada dalam tangki bahan bakar. Jika hal ini sering terjadi, reaksi oksidasi tersebut akan mengikis besi yang menjadi wadah bahan bakar.

Jika hal ini terjadi dalam jangka panjang, tentu saja ada banyak sekali risiko yang akan Anda hadapi. Salah satunya kebocoran pada generator itu sendiri. Untuk menghindari hal ini, pastikan Anda melakukan pengecekan isi bahan bakar secara berkala.

  1. Terjadinya kebocoran selang akibat pelumasan yang tidak maksimal

Penyebab kebocoran pada generator lainnya adalah pelumasan yang tidak dilakukan secara rutin. Pelumas ini memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kerja komponen pada generator. Jika pelumas kurang, tentu saja kinerja komponen tidak akan maksimal.

Jika dipaksakan, akan terjadi berbagai kerusakan dan bunyi berdecit. Ini merupakan salah satu pemicu terjadinya kebocoran pada generator. Semakin lama, tingkat aus pada komponen akan semakin tinggi dan hal ini akan menyebabkan kebocoran di berbagai titik.

  1. Terjadi benturan yang menyebabkan kerusakan

Hal lain yang seringkali menjadi penyebab kebocoran pada generator adalah benturan. Biasanya benturan ini terjadi ketika dilakukan instalasi baru atau pemindahan titik pemasangan generator. 

Benturan yang terjadi tentu tidak selalu menyebabkan kebocoran. Hanya saja pada beberapa kasus, terjadi kebocoran akibat benturan yang terjadi pada komponen yang krusial. 

Jika dibiarkan, hal ini akan sangat berpengaruh terhadap komponen lain yang ada pada generator. Karena itu, lakukan pemindahan dengan hati-hati agar generator Anda tetap awet.

Jika generator dipindahkan dalam jarak yang cukup jauh, Anda harus menempatkannya dengan baik. Jangan membalik generator untuk alasan apapun. Jika dibalik, tentunya akan banyak komponen internal dari generator yang mengalami benturan dan hal ini tentu tidak bagus.

  1. Penggantian sparepart yang tidak sesuai prosedur

Penyebab kebocoran pada generator selanjutnya adalah penggantian sparepart yang tidak sesuai dengan prosedur. Ketika terjadi kerusakan pada generator yang mengharuskan penggantian sparepart. 

Pastikan untuk melakukannya secara hati-hati. Lakukan penggantian oleh teknisi yang benar-benar berpengalaman dalam menangani hal tersebut. 

Jangan melakukannya sembarangan karena hal ini bisa menyebabkan terjadinya kerusakan parah. Bukannya membuat kinerja generator lebih maksimal, tapi justru malah membuatnya semakin rusak parah.

  1. Penggunaan generator yang tidak sesuai standar

Hal lain yang menjadi pemicu terjadinya kebocoran pada generator adalah penggunaan yang tidak sesuai dengan standar. Barang apapun pasti memiliki standar penggunaan yang disarankan oleh perusahaan pembuatnya. 

Hal ini tentunya juga berlaku untuk generator yang sedang kita bahas ini. Pastikan untuk mengikuti standar penggunaan sejak awal. 

Hal ini akan menghindarkan generator Anda dari berbagai jenis kerusakan baik yang parah maupun yang tidak parah. Tentunya penggunaan sesuai standar juga bisa menghindarkan generator dari kebocoran.Pastikan untuk menghindari beberapa penyebab kebocoran di atas sekarang juga. Jika Anda mampu menghindari penyebab kebocoran pada generator diatas sejak dini, tentu saja generator akan bisa digunakan dalam jangka panjang dan lebih awet.

Menjadi agen tunggal Genset MWM di Indonesia, PT Interjaya Surya Megah juga menjadi distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy. Kami menyediakan genset berkualitas yang mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Produk genset kami juga memiliki harga yang terjangkau. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Jenis Pemeriksaan Generator Diesel Agar Tetap Awet

Jenis pemeriksaan generator diesel tentu sangat banyak. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh jenis part pada generator yang sedang diperiksa. Karena memiliki banyak sekali komponen di dalamnya, tentu saja pemeriksaan tidak bisa dilakukan sekaligus. 

Dibutuhkan beberapa fase pemeriksaan untuk memastikan kondisi genset dan membuatnya bisa digunakan dalam jangka panjang.

GENSET Memiliki Peranan yang Penting Dalam Dunia Industri

Ada banyak poin penting yang harus Anda perhatikan ketika hendak melakukan pemeriksaan dan pengecekan generator itu sendiri. Bukan tanpa alasan, generator ini adalah salah satu peralatan yang paling penting dalam berbagai bidang industri.

Fungsi generator ini adalah sebagai tenaga cadangan ketika listrik yang disediakan oleh PLN mengalami mati sementara atau jenis gangguan lainnya. Seperti kita ketahui, seringkali PLN melakukan perawatan dan perbaikan terhadap sistem listrik. 

Hal ini tentu saja baik, namun di sisi lain, industri tidak akan bisa menunggu hingga listrik selesai diperbaiki karena itulah generator sangat dibutuhkan. Terlebih lagi generator dengan sumber tenaga yang menggunakan diesel.

Jenis Pemeriksaan Generator Diesel yang Bisa Diterapkan

Setelah Anda memahami betapa pentingnya keberadaan generator untuk sebuah pabrik industri, langkah selanjutnya adalah memahami apa saja jenis pemeriksaan yang biasa dilakukan terhadap generator itu sendiri.

Sejauh ini ada 6 jenis pemeriksaan generator yang biasa dilakukan. Hal ini biasa diterapkan kepada jenis generator apapun, termasuk generator diesel yang sedang kita bahas ini. Langsung saja, ikuti penjelasannya di bawah ini :

1. Pemeriksaan Secara Umum

Jenis pertama adalah pengecekan secara umum. Pengecekan secara umum ini tentu dilakukan kapanpun generator digunakan. Jadi tidak ada jangka waktu khusus yang harus Anda perhitungkan. Pengecekan umum ini justru dilakukan untuk meminimalisir risiko kerusakan dan bahaya.

Pada saat dilakukan pengecekan secara umum, biasanya teknisi akan melakukan pengecekan secara detail terhadap sistem pembuangan, sistem aki atau DC, sistem kontrol, sistem bahan bakar dan terakhir adalah kinerja mesin.

2. Pemeriksaan Sistem Pelumasan

Selain pemeriksaan secara umum, jenis pemeriksaan generator diesel lainnya adalah pengecekan pada sistem pelumasan. Pada sistem pelumasan ini ada beberapa poin penting yang harus Anda perhatikan secara detail.

Diantaranya adalah pemeriksaan terhadap level oli. Hal ini mutlak harus dilakukan, terutama ketika mesin generator tidak dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. 

Biasanya ada interval khusus untuk melakukan pemeriksaan satu ini. Tujuannya adalah memastikan kalau oli benar-benar mengalir pada bagian mesin dan membuat kinerja mesin tidak aus. 

Dalam hal ini Anda harus memastikan untuk menggunakan oli sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam manual book. Penggunaan oli campur bisa sangat merusak kinerja dari mesin generator itu sendiri.

3. Perawatan Dalam Sistem Pendingin

Jenis pemeriksaan generator diesel lainnya adalah sistem pendingin. Part satu ini juga memiliki peranan yang tidak kalah penting terhadap kinerja generator itu sendiri. Dalam hal ini ada beberapa parts yang harus Anda perhatikan dengan baik.

Diantara parts tersebut adalah melakukan pengecekan terhadap cairan pendingin atau coolant. Pastikan level coolant yang ada pada mesin sudah sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pihak produsen generator itu sendiri.

Umumnya pengisian cairan coolant ini dilakukan terus menerus agar level cairan tetap berada di 3/4 dari tutup seal yang ada. Jangan sampai kurang karena hal ini bisa membuat mesin cepat panas tidak memberikan performa yang maksimal.

4. Pemeriksaan Bahan Bakar

Jenis pemeriksaan generator diesel lainnya adalah bahan bakar. Semua orang teknik pasti tahu kalau kualitas penggunaan bahan bakar ini akan terus menurun jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. 

Karena itulah proses pemeriksaan bahan bakar ini menjadi salah satu poin paling penting. Dalam hal ini Anda wajib melakukan pemanasan mesin secara rutin. 

Tujuannya agar bahan bakar yang ada di dalam mesin terbakar sampai sempurna dan tidak terkonversi menjadi residu. Ketika bahan bakar tidak habis dan mengendap di mesin atau saluran bahan bakar lainnya, akan terjadi kerusakan yang sulit diprediksi.

5. Perawatan Baterai Starting

Jenis pemeriksaan generator diesel lainnya adalah pada sisi baterai starting. Seringkali generator diesel ini mengalami gagal standby akibat dari lemahnya baterai. Diperlukan beberapa langkah khusus agar baterai tetap stabil.

Diantara langkah-langkah tersebut adalah melakukan pembersihan baterai, perawatan, pengecekan berat jenis baterai secara berkala, hingga ,melakukan pengecekan tingkat elektronik dari baterai tersebut.

6. Pemanasan Generator

Tidak kalah penting, hal lain yang harus Anda pertimbangkan sejak awal adalah melakukan pemanasan generator. Pemanasan ini harus dilakukan secara rutin dan berkala. Tujuannya agar semua part pada generator diesel yang Anda miliki terlumasi dengan baik.Selain itu tindakan perawatan satu ini juga memungkinkan Anda untuk mencegah terjadinya oksidasi dengan kontak listrik. Pastikan untuk melakukan semua jenis pemeriksaan generator diesel yang sudah kami jelaskan di atas agar tetap bisa digunakan jangka panjang.

Percayakan kebutuhan genset anda pada PT Interjaya Surya Megah. Menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset Perkins dan Genset Cummins, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dari kami. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Apa itu Genset dan Kegunaan Genset?

Setiap orang pasti ingin mengenal lebih dalam mengenai apa itu genset untuk kebutuhan industri dan kantor mereka. Secara sederhananya, genset merupakan alat yang berisikan komponen. Seperti mesin hingga aki untuk mengkonversikan bensin/Diesel – Solar menjadi tenaga listrik melalui proses perubahan kimia. Lalu kegunaan genset sendiri adalah untuk memberikan suplai listrik cadangan ketika listrik PLN tidak ada. 

Selain cadangan listrik, genset juga dapat digunakan untuk support tambahan ketika listrik PLN sudah sampai batas penggunaan yang seharusnya dengan kabel terpisah dalam sebuah industri.

Genset itu sangat penting karena dapat digunakan untuk berbagai macam hal. Dalam berbisnis, Anda pasti tidak ingin sumber daya listriknya mati karena dapat mengakibatkan produktivitasnya berkurang. 

Oleh karena itu, genset sangat dibutuhkan untuk membantu menyuplai cadangan listrik Anda. Tanpa adanya genset, produktivitas menjadi berkurang atau bisa saja sampai terhenti karena sumber daya listrik yang tidak ada. 

Pengusaha saat ini wajib menggunakan genset apalagi jika pengerjaan produknya sudah sampai ke tahap produksi massal dan dalam target pemasaran luas. Selain itu Anda juga perlu mengetahui apa itu genset dan segala fungsinya agar dapat memaksimalkan penggunaannya. 

Untuk meningkatkan produktivitas bisnis rumahan hingga besar, penggunaan genset memang sangat disarankan. Karena dampaknya positif dan tidak membebani untuk kedepannya.

Kegunaan Genset dalam Bisnis Mikro Hingga Makro

Setiap bisnis usaha pasti memiliki batasannya masing-masing dalam hal konsumsi daya listrik. Apalagi jika bisnis tersebut membutuhkan banyak alat elektronik di dalam produktivitasnya. Selain itu, cadangan listrik juga harus ada agar produktivitasnya tidak terhambat.

Berikut ini ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan saat menggunakan genset baik itu untuk bisnis mikro hingga makro. Bahkan Anda juga dapat paham lebih baik mengenai fungsi dan manfaatnya jika dilihat dari kegunaannya di beberapa sektor.

  1. Penggunaan Genset Usaha Mikro

Penggunaan genset untuk usaha mikro sendiri bisa dibagi dua yaitu untuk digunakan sebagai daya cadangan atau daya alternatif. Daya cadangan bisa dicontohkan sebagai listrik yang mati dan perlu daya cadangan untuk menggantikannya. 

Agar tidak menghentikan produktivitas. Lalu untuk daya alternatif, bisa dicontohkan sebagai sumber daya tambahan untuk membantu dan meningkatkan tingkat produktivitas. 

Biasanya usaha rumahan menggunakan cara ini untuk dapat menambah sumber daya listriknya selain dari listrik PLN. Anda juga dapat memaksimalkan penggunaan genset dengan menggunakannya di saat jam kerja. 

Bahkan Anda juga bisa menggunakan genset di saat sedang mengejar target pemasaran. Selain sebagai daya alternatif genset juga sangat berguna untuk daya cadangan ketika listrik padam.

Usaha dengan basis alat elektronik sangat membutuhkan genset supaya tidak terjadi penghentian produksi. Contohnya seperti bisnis percetakan atau fotokopi yang membutuhkan listrik cadangan. 

Setiap pemilik bisnis ini perlu mengetahui apa itu genset agar memaksimalkan produktivitasnya. Biasanya genset dengan daya 50 Va hingga 300 Va sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan bisnis mikro. 

Genset juga dibagi menjadi dua yaitu untuk tipe terbuka dan tertutup. Tipe terbuka dinilai lebih berisik karena mesinnya tidak dihalangi oleh pelapis peredam suara. Sedangkan untuk tipe tertutup, tidak akan memberikan kebisingan. 

Karena mesinnya ditutupi oleh bahan karet atau styrofoam agar suaranya teredam. Anda bisa memaksimalkan kegunaan genset jika mengetahui tipe mana yang diperlukan untuk kebutuhan usaha dan bisnis.

  1. Penggunaan Genset Usaha Makro

Usaha makro biasanya identik dengan profit besar, karyawan banyak dan produktivitas tinggi. Dari segi fungsinya, genset lebih sering digunakan sebagai daya cadangan. 

Tidak seperti usaha mikro, genset tidak mungkin digunakan sebagai daya alternatif karena terdapat arus listrik yang sama. Penggunaan genset usaha makro lebih diarahkan untuk tidak memberhentikan produktivitas para karyawan. 

Karena jika produktivitasnya terhenti, pengusaha akan mengalami kerugian besar. Hal ini disebabkan terhambatnya kinerja pekerja akibat waktu yang terpotong.

Untuk daya gensetnya, usaha makro lebih direkomendasikan menggunakan tenaga di atas 300 Va karena kebutuhan listrik yang besar. Genset bisa di kisaran 1000 Va atau lebih karena memang daya listrik suatu usaha makro tidak bisa dianggap kecil.

Apalagi jika ingin menjangkau semua sektor yang ada di dalam bangunan perusahaan. Daya besar mungkin bisa memenuhi kebutuhan Anda tersebut. Untuk penggunaan jangka panjang, tim teknisi khusus sangat diperlukan agar dapat mengawasi dan merawat performa genset.

Jika genset mengalami kerusakan, maka kerugian usaha bisa menjadi masalah tersendiri. Untuk jenis gensetnya, diesel tipe tertutup lebih disarankan karena memang cocok saat digunakan pada usaha makro. Usahakan cari merek genset yang berkualitas.

Selain itu, pastikan juga suku cadangnya lengkap di daerah tempat usaha Anda berada. Hal ini diperlukan agar bisa memaksimalkan perawatan genset untuk kedepannya. Beberapa informasi di atas merupakan penjelasan singkat mengenai genset untuk usaha.

Anda perlu mempelajari fungsi utama genset untuk memajukan dan meningkatkan produktivitas usaha Anda tersebut. Dengan mengetahui apa itu genset dan kegunaan genset, Anda sudah mengetahui tipe mana yang harus digunakan untuk usaha Anda nantinya.

PT Interjaya Surya Megah merupakan agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy yang telah terpercaya. Kami menyediakan genset berkualitas yang mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Segera hubungi kami untuk melakukan konsultasi mengenai kebutuhan genset Anda.

Mengenal Apa itu Panel ATS Genset Secara Lebih Dalam

Bagi Anda yang masih bingung mengenai apa itu panel ATS?, sebenarnya jawabannya sederhana yaitu alat untuk memindahkan arus listrik. Secara garis besar, panel ATS digunakan untuk mengalihkan arus dari PLN ke Genset. 

Supaya listrik tidak padam saat PLN mengalami pemadaman. ATS juga memiliki kepanjangan Automatic Transfer Switch yang diartikan sebagai pengalih arus secara otomatis. Biasanya alat ini digunakan di gedung besar, rumah sakit, universitas, kantor hingga kawasan industri. 

Penggunaan alat lebih difungsikan untuk mengalihkan arus supaya tidak terjadi pemadaman. Baik itu dari PLN ke Genset, semuanya bisa diatur dalam panel ATS. Hanya saja, daya listrik harus bisa dialirkan dalam komponen ATS. 

Karena jika kedua sumber daya tidak terdeteksi, maka listrik akan mati dan tidak bisa digunakan. Cara menyelesaikan masalahnya adalah pada sambungan kabelnya. Biasanya orang awam tidak mengetahui apa itu panel ATS. 

Sehingga teknisi ahli perlu disiagakan jika sambungan mengalami kendala. Jangan sampai pada kawasan industri, listrik padam akibat panel ATS tidak berfungsi dan tim teknisi tidak tersedia di tempat tersebut.

Maka kerugian yang dihasilkan akan besar akibat matinya daya listrik dan memberhentikan kegiatan produksi. Oleh karena itu, panel ATS perlu memiliki teknisi ahli yang disiagakan agar kendala seperti ini tidak terjadi. Dalam industri daya listrik sangat dibutuhkan dan tidak boleh adanya pemadaman.

Apa itu Panel ATS dan Komponennya

Panel ATS digunakan untuk mengalihkan arus listrik secara cepat supaya tidak terjadi pemadaman di saat sedang jam kerja. Arus dari PLN akan dipindahkan ke Genset dengan menghubungkan kedua arus dalam satu wadah. Berikut ini beberapa komponen penting yang ada di dalam panel ATS.

  1. Panel Indikator

Dalam setiap panel ATS pasti memiliki indikator di bagian komponennya. Fungsinya adalah untuk melihat seberapa besar kekuatan arus listrik dari PLN dan tempat kerja. 

Jika arus lemah atau kuat, ATS dapat memberhentikan arus listrik secara otomatis dan mengalihkannya ke genset. Selain itu indikator juga sangat dibutuhkan untuk melihat apakah sambungan arus listrik dari PLN atau genset sudah terhubung di dalamnya. 

Jika indikator tidak bergerak, maka sambungan kabel keduanya mengalami kendala dan harus segera diperbaiki secara langsung. Dalam memahami apa itu panel ATS, Anda perlu mengetahui indikatornya terlebih dahulu. 

Karena semua data informasi mengenai arus listrik bisa terpantau dari panel indikator baik itu besarnya tegangan, listrik yang aktif, hingga keadaan dari panel ATS itu sendiri.

  1. Kunci Switch

Fungsi dari tombol ini adalah untuk mengalihkan kinerja panel ATS. Anda bisa menjadikan alat ini bersifat otomatis atau manual. Jika dalam posisi otomatis, maka panel ATS akan mengalihkan arus secara langsung tanpa adanya bantuan dari pihak teknisi.

Baik itu saat mengaktifkan genset, memutuskan arus listrik hingga menstabilkan tegangan listrik. Sebaliknya jika posisi dalam keadaan manual, semua tahap pengalihan arus akan ditangani oleh teknisi atau manual. Tahap pengaktifan genset juga dilakukan secara manual.

  1. Komponen Dalam ATS

Sebagai inti dari panel ATS, komponen dalam perlu dirawat dengan sangat rutin. Komponen dalam bisa meliputi kabel atau alat untuk memutuskan arus listrik dari satu arah. 

Selain itu ada juga alat atau untuk mengukur jarak waktu pengaktifan Genset ketika listrik padam. Untuk dapat memahami apa itu panel ATS, Anda tidak perlu mempelajari semua komponen yang ada. 

Cukup ketahui komponen penting yang bisa dipahami dan dikuasai sendiri. Contohnya seperti pengaman jalur genset, pengaman jalur kabel power dan juga kabel output serta input.

  1. Baterai Cadangan

Fungsi dari komponen ini adalah sebagai daya cadangan baterai genset. Sebagai contoh jika genset Anda tidak aktif dalam waktu lama, nanti baterai akan terisi dengan sendirinya dari panel ATS. Alat ini diperlukan untuk selalu menyiagakan genset di setiap keadaan. 

Jika genset dalam keadaan mati atau baterai akinya habis, maka hal ini juga yang menyebabkan arus listrik menjadi padam. Perusahaan bisa menerima kerugian besar akibat mesin genset yang tidak mau menyala saat arus cadangan sedang dibutuhkan.

  1. Tombol Darurat

Setiap panel ATS pasti memiliki tombol darurat atau emergency di bagian depannya. Fungsi dari tombol ini adalah untuk mematikan seluruh komponen ATS jika terjadi kendala di dalamnya. 

Jadi tidak perlu membuka panel dan mematikan pengaman, cukup tekan tombol ini dan semua arus mati. Anda perlu mengetahui dasar keamanan panel ATS dengan memperhatikan panduan yang ada. 

Namun jika hal itu dirasa sulit, percayakan saja keamanannya ke teknisi berpengalaman. Tentu saja hal ini diperlukan untuk mengawasi panel ATS supaya tetap dalam kondisi baik. Karena jika kondisinya tidak bagus, listrik akan padam dan Anda bisa menerima kerugian. Setiap komponen panel ATS memiliki fungsi dan perannya sendiri-sendiri. Dengan memahami apa itu panel ATS, Anda sudah mengerti informasi yang diperlukan untuk menggunakan panel ATS.

PT Interjaya Surya Megah telah dipercaya untuk menjadi agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy. Membeli genset berkualitas dari kami akan mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Beberapa Merek Mesin Genset Terbaik untuk Kebutuhan Industri

Dalam industri, listrik merupakan sebuah kebutuhan pokok yang harus ada di setiap saat apalagi jika memiliki cadangan listrik dari merek mesin genset terbaik. Pasti kebutuhan listrik akan terus ada dan tidak takut dengan pemadaman listrik. 

Karena sudah tersedia genset sebagai tenaga cadangannya. Saat ini sudah banyak merek-merek genset yang tersebar di seluruh Indonesia dengan karakteristiknya masing-masing baik itu dari segi kualitas hingga kemampuannya. 

Sebagai seorang pengusaha, Anda perlu memikirkan genset yang diperlukan sebagai pemasok cadangan listrik ketika sedang padam. Jika usaha sudah mencapai tahap produksi massal. 

Genset sangat diperlukan agar tidak terjadi masalah listrik padam dan menyebabkan usaha menjadi rugi besar. Oleh karena itu, Anda sangat memerlukan genset yang berkualitas dengan melihat tenaga dan kemampuannya saat digunakan.

Untuk dapat mengetahui genset yang berkualitas Anda juga perlu mencari data dari para teknisi agar dapat memilih merek mesin genset terbaik. Selain dari para teknisi, juga dapat membantu Anda untuk membandingkan merek genset yang berkualitas.

Banyaknya merek-merek saat ini bisa dijadikan acuan untuk pilihan khususnya kawasan industri yang sudah pasti memerlukan genset. Karena kawasan industri dinilai sebagai tempat yang memerlukan arus listrik dalam jumlah besar karena kebutuhan daya di setiap sektornya..

Merek Mesin Genset Terbaik dan Berkualitas

Memilih mesin genset bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Anda bisa memilih genset dari merek-merek ternama seperti Perkins, Lombardini, MWN, dan MAN. Beberapa merek genset ini sudah dijamin berkualitas dan berikut ini penjelasan singkatnya.

  1. Genset Perkins

Sebagai merek mesin genset asal Inggris, Perkins dinilai sudah diketahui oleh banyak teknisi. Dari segi kemampuan genset ini mampu bertahan lama dan memiliki ketahanan hingga 1 hari aktif saat listrik padam. 

Sehingga sudah dipastikan dari segi ketahanannya dalam menghasilkan listrik. Selain itu, Perkins juga diyakini sebagai merek mesin genset terbaik karena sangat irit bahan bakar. 

Mesin genset ini memiliki kekuatan yang kuat dan tahan lama. Mesin diesel Perkins sudah diakui banyak teknisi di seluruh dunia dalam hal mengalirkan arus daya listrik yang besar. 

Untuk persebarannya sendiri, Perkins sudah bisa ditemukan di berbagai tempat di Indonesia. Jadi dalam hal suku cadang, Perkins sudah tersedia jika Anda membutuhkan suatu perawatan. Genset ini biasanya digunakan untuk Kantor, Supermarket, Industri dan Tempat Wisata.

  1. Genset Lombardini

Selain Perkins, merek Lombardini juga diakui oleh banyak teknisi dari segi kemampuannya. Mesin diesel yang digunakan memiliki komponen berkualitas. 

Karena telah dilengkapi silinder tunggal dan beberapa penyempurnaan lainnya seperti sistem pendingin udara. Dengan komponennya tersebut genset ini berkemampuan stabil dalam menghantarkan arus listrik di beberapa tempat. 

Jadi untuk kebutuhan industri, Lombardini dinilai unggul dalam segi kualitas mesin dan kemampuannya. Kestabilan energi merupakan karakteristik dari mesin genset ini.

Dalam hal kebutuhan industri, genset ini sangat cocok digunakan dalam keadaan darurat. Terlebih lagi, panel genset ini juga dilengkapi dengan parameter circuit breaker hingga alternator sehingga Anda bisa memantau kestabilan energi listrik ketika sedang aktif digunakan.

  1. Genset MWM (Motoren Werke Manheim)

Merek mesin genset terbaik yang ketiga adalah MWM dengan karakteristiknya di ketahanan. Dari segi komponennya mesin ini memiliki penempatan silinder khusus untuk mengurangi penggunaan bahan bakar. 

Sehingga ketahanannya tidak bisa diragukan lagi untuk kebutuhan industri. Merek mesin genset ini berasal dari Jerman, sehingga daya tahannya sudah tidak bisa diragukan lagi. 

Varian mesin ini banyak, mulai dari 30 KVA hingga yang berkapasitas 200 KVA. Anda bisa beli merek genset ini di mana saja karena sudah tersebar di Indonesia.

Dengan adanya banyak varian, genset ini bisa digunakan untuk segala kebutuhan. Namun dari segi kualitasnya, mesin ini sangat cocok digunakan di kawasan Industri, Rumah Sakit, gedung-gedung besar hingga rumah sakit yang membutuhkan pasokan listrik awet.

  1. Genset MAN

Lalu untuk merek mesin genset terbaik yang terakhir adalah MAN. Sama halnya MWN, genset ini juga keluaran Jerman dengan kualitas mesin yang sudah diakui oleh teknisi dari seluruh dunia. 

Dari segi daya tahan dan kualitasnya, genset ini tidak jauh berbeda dengan MWN. Namun untuk variannya, genset ini berkapasitas lebih besar dan kuat. Mulai dari 300 KVA hingga 1000 KVA. 

MAN memiliki banyak varian yang digunakan untuk kebutuhan besar. Tidak heran jika banyak teknisi mengakuinya dan bisa jadi pilihan untuk Anda jika membutuhkan kapasitas besar.

Dengan kekuatannya yang besar tersebut, Universitas, Rumah Sakit hingga kawasan Industri jadi bisa memiliki cadangan energi yang cukup untuk mengisi setiap sektor. 

Apalagi jika mesin genset mampu bertahan lama akibat pengiritan penggunaan bahan bakar. Beberapa mesin genset di atas mungkin bisa menjadi pilihan untuk kebutuhan industri Anda. Namun kembali lagi, tetap perhatikan suku cadangnya supaya perawatan bisa terus dilakukan. Jadikan merek mesin genset terbaik di atas sebagai perbandingan khusus karena kualitasnya sudah terjamin untuk kebutuhan industri.

Anda tidak perlu khawatir karena PT Interjaya Surya Megah menyediakan mesin Genset terbaik yang telah terbukti kuat dan tahan lama dengan berbagai pilihan engine seperti Genset Perkins, Lombardini, MWN, dan MAN. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Apa yang Anda Ketahui Tentang Generator RV di Diesel?

Merencanakan bepergian jarak jauh, pastinya tidak boleh melewatkan untuk membawa generator RV selama perjalanan. Kebutuhan seperti listrik, mengaliri air hangat, dan berbagai kebutuhan elektronik bisa dipenuhi dengan adanya genset portabel ini. 

Salah satu hal yang membuat sebuah liburan atau perjalanan terasa mahal adalah karena biaya kebutuhan non transportasinya yang cukup besar. Misalkan kebutuhan untuk memesan tempat tinggal sementara, membeli makan, dan kebutuhan lainnya. 

Apabila semua kebutuhan tersebut bisa didapatkan, tentunya biaya perjalanan akan bisa sangat murah. Biaya perjalanannya bisa disimpan untuk membeli berbagai kebutuhan akomodasi selama perjalanan, sehingga perjalanannya bisa menjadi lebih seru. 

Generator RV untuk Menemani Perjalanan

RV atau singkatan dari recreational vehicle adalah sebuah kendaraan yang dilengkapi berbagai peralatan untuk menunjang kebutuhan pengendaranya selama bepergian. Terdapat beberapa peralatan elektronik, seperti shower, kompor, AC, dan lainnya. 

Berbagai peralatan tersebut tentunya tidak dapat menyala dengan sendirinya. Mereka memerlukan sumber tenaga listrik agar bisa berfungsi. Tentunya sangat tidak memungkinkan apabila memasang instalasi listrik pada sebuah mobil. 

Tetapi permasalahan tersebut bisa dipecahkan karena saat ini ada banyak sekali generator set portable. Mulai dari yang memang sudah built in dengan kendaraannya atau yang harus menyediakan sendiri generator setnya secara mandiri. 

Bergantung pada kebutuhan dayanya atau lamanya rencana bepergian, besarnya generator RV juga harus diperhatikan. Apabila terlalu kecil, sangat dikhawatirkan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan daya listriknya, seperti menyalakan AC atau TV. 

Apabila terlalu besar juga akan membebani kendaraannya, selain karena berat juga karena memakan ruang lebih banyak. Kedua hal tersebut harus dipertimbangkan secara matang, sehingga seluruh rencana bepergiannya bisa terealisasi dengan baik. 

RV sendiri mungkin belum begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia, karena ketika bepergian masyarakat masih cenderung menggunakan kendaraan umum. Namun hal ini sudah sangat umum ditemui di luar negeri. 

Namun melihat perkembangan serta ketertarikan masyarakat terhadap traveling di Indonesia juga lumayan tinggi, tidak ada salahnya mempersiapkan sejak dini. Merancang rencana liburan sambil memilih generatornya adalah salah satu persiapan penting. 

Bahan Bakar Generator RV dan Keunggulan – Kelemahannya

Mungkin sudah banyak yang mengetahui bahwa genset biasanya dioperasikan menggunakan diesel. Namun belum banyak diketahui bahwa bahan bakarnya bisa beragam, bisa menggunakan bensin (gasoline) dan propane. 

  1. Bahan Bakar Gasoline

Genset dengan gasoline sebagai bahan bakarnya sudah tidak asing lagi, mengingat sudah banyak yang menggunakannya. Keunggulan dari penggunaan gasoline adalah harganya relatif murah dibandingkan diesel maupun propane. Juga lebih mudah didapatkan. 

Kelemahannya adalah gas emisi yang dikeluarkannya, bahan bakar fosil satu ini cenderung menghasilkan karbon lebih banyak. Selain itu gasoline juga mudah terbakar, overheating atau adanya percikan sedikit bisa memicu terjadinya ledakan. 

  1. Bahan Bakar Diesel

Apabila memerlukan daya cukup besar, pemilihan bahan bakarnya juga harus diperhatikan. Berdasarkan pengujian, menunjukkan bahwa diesel memberikan output tenaga paling besar. Sehingga bisa menyalakan berbagai perangkat bersamaan. 

Namun kelemahannya adalah kenyamanan penggunanya, terkadang diesel memberikan efek bau yang kurang sedap. Selain itu generatornya cenderung sedikit lebih berisik, sehingga terkadang mengganggu waktu santai pengendaranya. 

  1. Bahan Bakar Propane

Dibandingkan kedua jenis lainnya, propane dikenal lebih ramah lingkungan. Hal ini ditunjukkan dengan emisi karbon yang lebih sedikit dibandingkan gasoline atau diesel. Selain itu juga terkenal karena daya tahannya, sehingga cocok untuk jangka panjang. 

Namun kelemahannya adalah sulitnya mencari propane untuk mengisinya kembali apabila genset RV sudah mulai menipis. Dan mengenai power outputnya, tidak sebesar gasoline atau diesel, diketahui propane menghasilkan 10% lebih rendah powernya. 

Pertimbangan Apabila Ingin Memiliki Generator RV

Persiapan adalah langkah keberhasilan, begitu juga dengan rencana liburan atau bepergiannya. Merencanakan secara matang dengan memilih generator yang tepat juga harus menjadi perhatian. Apabila tertarik menggunakan RV, beginilah tips untuk memilihnya. 

  1. Menentukan Jenis Bahan Bakarnya

Bahan bakar menjadi pertimbangan pertama dalam memilih sebuah generator. Apabila memerlukan daya tinggi, sebaiknya menggunakan diesel, namun untuk pertimbangan kemudahan mencarinya bisa menggunakan gasoline. 

Pertimbangkan juga kekurangannya, seperti emisi karbon yang dihasilkan atau berbagai hal yang berpengaruh pada kenyamanan selama bepergian. Jangan sampai memilih yang tidak sesuai, karena perjalanan akan terasa sangat tidak nyaman.

  1. Memilih Ukuran Generatornya

Generator portabel kini hadir dengan berbagai jenis ukuran, biasanya tidak mesti linier semakin besar generatornya, semakin besar dayanya. Karenanya amati terlebih dahulu spesifikasinya lalu hitung dengan kebutuhan Anda. 

Ukuran tersebut nantinya juga berpengaruh pada besarnya alokasi ruang penyimpanannya. Tentunya tidak ingin generatornya memakan ruang cukup besar, sehingga pengendara merasa sempit atau kurang leluasa bergerak. 

  1. Pertimbangkan Tingkat Kebisingannya

Generator mengubah energi mekanik menjadi energi listrik, tentunya ada komponen yang bergerak. Pergerakan tersebut terkadang menimbulkan tingkat kebisingan berbeda, tergantung pada manufakturnya. Listrik memang sudah menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan manusia, tidak terlepas ketika sedang bepergian. Menggunakan RV menjadi salah satu alternatif karena mampu memangkas biaya perjalanan. Karenanya harus mempersiapkannya dengan generator RV yang sesuai.

Sebagai distributor Genset di Indonesia, PT Interjaya Surya Megah menyediakan Genset yang handal dan berkualitas menggunakan engine ternama seperti MWM, MAN, dan Lombardini, yang telah terbukti kuat dan tahan lama. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Apa Efek Jika Menempatkan Kurang Beban Pada Generator?

Generator set (lebih sering disebut genset) berguna sebagai sumber listrik darurat, namun harus diperhatikan jangan sampai kelebihan atau kurang beban pada generator setnya. Hal ini mampu menimbulkan beberapa efek serius pada gensetnya. 

Sebenarnya genset tidaklah bisa memproduksi listrik sendiri, dirinya bisa menjadi sumber listrik darurat karena mampu mengubah energi mekanik (gerak) menjadi energi listrik. Pergerakannya dibantu oleh beberapa mesin, seperti mesin penggerak diesel. 

Pergerakannya sendiri juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari bahan bakar hingga komponen pembakarannya. Untuk bisa menghasilkan output maksimal, perlu memastikan kinerjanya stabil serta mempertahankan suhunya. Tidak terlalu dingin atau panas. 

Mengenal Beban pada Generator Beserta Jenis – Jenisnya

Genset pada dasarnya akan disalurkan untuk mengalirkan arus pada berbagai jenis perlengkapan elektronik, seperti penerangan, alat – alat medis, dan berbagai alat lainnya. Komponen alat tersebut nantinya akan menggunakan daya listriknya untuk bekerja. 

Komponen – komponen yang memanfaatkan daya listriknya generator disebut sebagai sebuah beban (load). Generator sendiri sudah didesain sedemikian rupa, sehingga mampu menampung beban maksimal dan beban minimal dengan besaran tertentu. 

Biasanya tertera pada mesinnya, buku manual, atau berdasarkan informasi dari manufakturnya. Menjaga genset bekerja sesuai beban ideal akan membuat gensetnya bisa lebih awet serta tahan lama. Begitu pula sebaliknya, bisa menyebabkan kerusakan padanya. 

Bebannya sendiri ada tiga jenis, pertama adalah beban resistif. Biasanya disebabkan oleh sebuah perlengkapan elektronik yang murni hambatan. Cirinya adalah mengonsumsi listriknya serta menghalangi jalannya elektron, efeknya biasanya muncul energi panas. 

Jenis kedua adalah induktif, biasanya muncul karena adanya sebuah lilitan untuk menghasilkan medan magnet. Contohnya motor listrik, trafo, induktor, dan berbagai perlengkapan lainnya. Efek dari bebannya ini adalah adanya lagging pada gelombang tegangan. 

Jenis ketiga adalah kapasitif, prinsipnya sedikit berbalikan dengan induktif, yaitu gelombang arusnya mendahului tegangannya atau sering disebut dengan leading. Beberapa jenis perangkat elektronik yang mengkonsumsinya adalah kondensator. 

Memahami karakteristik beban serta besarannya mencegah terjadinya kurang beban pada generator. Operator harus mempertimbangkan dan menghitung secara matang, sehingga mampu memenuhi persyaratan beban minimum bagi gensetnya. 

Beberapa Efek Kurang Beban Pada Generator

Sudah banyak yang mengerti apabila generator diberikan beban berlebihan akan berbahaya. Namun mengurangi beban juga bisa membahayakan. Idealnya beban minimumnya adalah 30% dari kapasitasnya, namun pengoperasian ideal ada di rentang 60 – 75%. 

  1. Tekanan Silinder Menurun

Salah satu efek ketika memberikan beban di bawah batas minimum terlalu sering bisa berefek pada tekanan silindernya. Untuk melakukan pembakaran bahan bakar, silinder haruslah memiliki tekanan yang cukup. 

Apabila dioperasikan pada low load, tekanan silindernya juga akan berkurang. Efeknya adalah pembakaran tidak sempurna dan efisiensi mesinnya akan menurun. Dalam jangka panjang bisa mengakibatkan permasalahan siklik. 

  1. Rendahnya Temperatur Mesin

Efek memberikan kurang beban pada generator lainnya adalah mengurangi temperatur mesin. Temperatur rendah kurang efektif untuk mendukung pembakaran, biasanya menyebabkan sebagian kecil bahan bakarnya tidak terbakar sempurna. 

Tandanya adalah muncul asap – asap pada bagian mesinnya. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu agak lama, menimbulkan emisi yang berlebihan. Ditambah lagi emisinya mengandung banyak hidrokarbon yang cukup berbahaya bagi mesin. 

  1. Glazing

Adanya gas yang terbuang/lolos karena adanya low load akan mengakibatkannya berinteraksi dengan oli di sekitar piston ring. Reaksi tersebut akan membentuk sebuah lapisan yang menimbulkan mesin mudah aus. 

  1. Performa Oli Yang Buruk

Mengingat kondisi kebocoran gas panas hasil pembakaran mampu berinteraksi dengan oli, menyebabkan konsumsinya juga meningkat. Kurangnya rapatnya piston ring juga membuat bahan bakar tidak terbakar bersatu dengan oli. Menjadi asam yang cenderung destruktif. 

  1. Menghasilkan Polusi

Asap – asap putih hasil dari pembakaran kurang sempurna juga menimbulkan polusi tersendiri. Selain asap, juga terdapat kebocoran oli dan berbagai polusi lainnya. 

Tips Mencegah dan Mengatasi Kurang Beban Pada Generator

Memang menjalankan genset pada low lead secara terukur memang tidak memberikan efek signifikan terhadap mesinnya. Namun terkadang sulit untuk mengukurnya, karenanya harus siap dengan berbagai langkah untuk mengatasi dampak negatifnya. 

Langkah paling sederhana adalah memastikan pengoperasiannya sesuai dengan kapasitas bebannya. Gunakanlah petunjuk pada buku manualnya atau bertanya pada manufakturnya. Dengan mengikuti petunjuk, generatornya bisa beroperasi maksimal. 

Cara menangani apabila masih belum yakin mampu memastikan bebannya selalu optimal adalah melakukan maintenance rutin. Maintenance juga bisa mendeteksi berbagai kerusakan atau kondisi mesin yang kurang optimal efek dari pemberian beban rendah. 

Lakukan juga pengetesan secara berkala, tiap beberapa bulan sekali atau sesuai jadwalnya. Pengujian ini bisa memeriksa berbagai kondisi, mulai dari kinerja mesinnya, potensi beban maksimal, serta beban ideal untuk menghasilkan output paling optimal. 

Apabila menemukan bagian mesin yang sudah tidak optimal lagi, segeralah menggantinya. Hal ini untuk mencegah berdampak pada kinerja serta mempengaruhi komponen lainnya. Dengan melakukan rangkaian ini, dampaknya bisa diminimalisir. Genset sudah menjadi bagian penting bagi individu maupun perusahaan sebagai sumber energi darurat. Namun usahakan agar tidak kelebihan atau kurang beban pada generator setnya, karena memberikan efek negatif dalam jangka panjang.

Anda tidak perlu khawatir karena PT Interjaya Surya Megah menyediakan Genset yang telah terbukti kuat dan tahan lama dengan berbagai pilihan engine. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Bagaimana Menguji Bagian Generator Diesel yang Mirip Poros?

Masyarakat Indonesia tentunya tidak asing dengan generator diesel, tetapi tidak banyak yang tahu tentang cara menguji bagian generator diesel. Padahal kegiatan tersebut sangat penting dilakukan, terlebih untuk memastikan bahwa generatornya berfungsi maksimal. 

Generator sendiri merupakan sebuah peralatan yang memanfaatkan energi kinetik untuk menghasilkan energi listrik. Biasanya digerakkan oleh mesin diesel untuk berbagai kepentingan. Contohnya pada peralatan berat atau sumber cadangan listrik darurat. 

Sektor seperti penerbangan, kesehatan (rumah sakit), kantor pemerintahan, biasanya menggunakan generator. Sehingga ketika terjadi pemadaman mendadak, perlengkapan vitalnya tetap bisa bekerja. Contohnya bandara masih bisa mengawal navigasi pesawat. 

Cara Menguji Bagian Generator Diesel Sebelum Digunakan

Generator atau genset baik itu baru saja di manufaktur atau sudah cukup lama disimpan, sebelum digunakan harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Tujuannya memastikan mesinnya mampu bekerja optimal dan tidak bermasalah ketika sedang dioperasikan. 

  1. Memeriksa dan Memastikan Kapasitas Komponen dalam Keadaan Baik

Beberapa bagian yang harus diperiksa adalah tangki bahan bakar, volume oli, serta air radiatornya. Pastikan keseluruhannya berada dalam kondisi penuh atau sesuai dengan standar kapasitas gensetnya. Biasanya tertera pada buku petunjuknya. 

Apabila terdapat komponen yang kurang, segera tambahkan terlebih dahulu. Setelah itu cobalah menjalankan gensetnya. Minimal sampai suhu operasi normalnya dapat dicapai, selain itu kondisinya juga harus stasioner. 

  1. Menguji dan Memastikan Kondisi Mesin

Langkah berikutnya adalah menguji kondisi mesinnya, caranya adalah dengan menyalakan mesin lalu melakukan pengamatan. Biasanya cukup menggunakan pendengaran untuk mengidentifikasi apakah ada kendala dalam mesinnya. 

Biasanya cukup mudah untuk mendeteksi apabila ada suara – suara mengganjal. Suara tersebut menunjukkan adanya komponen yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Catatlah lalu segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

  1. Menguji Penambahan Beban

Langkah menguji bagian generator diesel berikutnya adalah mencoba menambah beban dayanya secara bertahap. Untuk mempermudah penggunaannya, Anda bisa memasang MCB terlebih dahulu agar pembagian bebannya lebih mudah. Ketika menaikkan bebannya pastikan mencapai kondisi stabil dulu. 

  1. Memeriksa Output Genset

Pengujian berikutnya adalah pemeriksaan mengenai output gensetnya. Caranya adalah dengan memasangkan amperemeter dan voltmeter. Catatlah setiap hasil output yang tertera amperemeter dan voltmeter, pastikan sesuai dengan buku manualnya. 

  1. Menguji Kondisi Beban Stabil

Uji terakhir adalah memastikan kondisi beban gensetnya berada pada posisi stabil dalam jangka waktu tertentu. Amati segala perubahan serta kondisinya, apabila ada yang tidak normal, segera matikanlah gensetnya sesuai prosedur. 

Beberapa Permasalahan Pada Bagian Generator Diesel dan Cara Mengatasinya

Setelah menguji bagian generator diesel secara prosedural, sangat minim muncul kendala ketika digunakan. Namun meskipun jarang terjadi, masih ada saja beberapa kendala – kendala yang dihadapi. 

  1. Genset Tiba – Tiba Mati

Kendala ini biasanya terjadi karena adanya campuran air pada bahan bakarnya atau adanya penyumbatan pada ventilasi. Untuk mengatasinya, bisa membuang air serta membersihkan ventilasinya. Biasanya disebabkan oleh ventilasi penyimpanan kurang baik. 

  1. Genset Tidak Mau di Starter

Ada dua penyebab permasalahan ini, pertama karena akinya sudah mulai melemah atau kedua adalah kerusakan pada bagian motor starternya. Cobalah mengisi akinya atau mengganti motornya, biasanya sudah teratasi. 

  1. Kondisi Daya Mesin Perlahan Menghilang

Keausan pada plunger pompa cenderung menyebabkan melemahnya daya mesin. Penanganannya cukup sederhana, yaitu menggantinya dengan yang baru. Atau bisa juga memeriksa bagian nozzlenya. Apabila terlalu kotor, ada baiknya untuk segera menggantinya. 

  1. Arus Berlebihan

Generatornya sendiri sebenarnya sudah dibekali perlengkapan pengatur arus, sehingga meminimalisir adanya arus berlebihan. Namun apabila masih sering ditemui, cobalah memasang perlengkapan keamanan tambahan. 

  1. Bebannya Tidak Seimbang

Penggunaan genset secara berlebihan atau tidak sesuai dengan porsinya akan menyebabkan terjadinya kebocoran. Apabila terjadi hal demikian, segeralah mematikannya serta memperbaiki kondisinya. Hal ini juga untuk mencegah kerusakan lebih jauh. 

Interval Memeriksa dan Menguji Bagian Generator Diesel 

Meskipun harus melakukan uji agar memastikan mesinnya dalam kondisi prima, namun ternyata intervalnya juga harus diperhatikan. Pemeriksaan terlalu sering akan menyebabkan membengkaknya biaya operasional. 

Namun apabila pemeriksaannya dilakukan terlalu lama, terkadang mesin menjadi over kapasitas sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan. Terkadang malah terlalu terlambat, sehingga terdapat komponen lainnya yang ikut terdampak. 

Untuk pemeriksaannya sendiri bergantung pada jenis komponennya, ada yang memang harus disetel setiap beberapa jam tertentu. Ada juga yang bisa menunggu waktu agak lama, baru setelah itu mulai dilakukan pemeriksaan ulang serta mengidentifikasi apakah ada masalah. 

Pemeriksaan serta penyetelan seperti pompa lubrikasi, minimal harus diperiksa serta disetel ulang setiap 6 jam sekali. Tujuannya adalah untuk memastikan mesinnya terlumasi serta mencegah terjadinya pengendapan dari olinya. 

Komponen lainnya biasanya memerlukan waktu penggunaan ideal 250 jam atau rutin sekitar 4 sampai dengan 6 bulan. Atau ketika sudah menemukan beberapa tanda – tanda adanya problem, bisa langsung melakukan pemeriksaan dan pengujian ulang. Listrik sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari – hari. Genset bisa menjadi salah satu solusi sebagai sumber cadangan listrik darurat. Karenanya perlu memeriksa dan menguji bagian generator diesel secara rutin agar fungsinya tetap optimal.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk kebutuhan Genset Anda, silahkan hubungi kami. PT Interjaya Surya Megah menyediakan Genset yang handal dan berkualitas menggunakan engine ternama seperti MWM, MAN, dan Lombardini, yang telah terbukti kuat dan tahan lama.