Generator AC dan DC, dari Aspek Kinerja dan Perbedaannya

Generator AC dan DC merupakan salah satu aspek penting yang setidaknya perlu untuk diperhatikan jika Anda tengah mempelajari generator atau hendak membeli dua jenis generator tersebut. Sebab kedua aspek tersebut memiliki sedikit perbedaan.

Sebelumnya masuk pada beberapa aspek tersebut maka pengguna harus paham terlebih dahulu apa itu generator. Secara umum Generator merupakan komponen pada kelistrikan dengan fungsi mengubah suatu energi bersifat mekanik untuk menghasilkan energi listrik.

Atau jika pengertian secara lebih sederhana dan lebih mudah adalah melalui adanya alat ini, maka setiap penggunanya bisa menikmati aliran listrik pada setiap ruangan dalam bangunan. Hal inilah yang juga menjadi alasan penggunaan dari generator AC dan DC. Generator ini biasa digunakan pada genset dari berbagai produsen, termasuk Genset Perkins.

Selanjutnya terkait mekanisme dan cara kerja dari generator ialah menggunakan jenis gaya elektromagnetik. Pada gaya ini apabila konduktor akan bergerak pada medan magnet tertentu, maka muncul aliran berupa listrik pada konduktor tersebut.

Untuk membahas lebih rinci terkait adanya generator AC dan DC maka penting juga dipahami secara detail aspek tersebut berdasarkan beberapa hal yang tersedia didalamnya. Berbicara mengenai kesamaan dan perbedaannya merupakan hal yang wajib dipahami.

Jika kedua aspek tersebut memiliki kesamaan dalam mengubah dan menghasilkan arus listrik, maka tentunya ada juga aspek terkait perubahan tersebut secara maksimal. Di bawah ini merupakan ulasan terkait beberapa aspek tersebut.

Perbedaan Pada Generator AC dan DC

Sebagai salah satu alat yang mampu menghasilkan listrik dan memberikan keseimbangan dalam pemakaiannya maka penting juga diketahui terkait perbedaan yang terletak didalamnya. Secara umum perbedaan dari dua generator ini terdapat pada aspek rotor serta statornya.

Jenis perbedaan generator AC dan DC pertama terdapat pada mekanisme roto dan stator. Penting diketahui terlebih dahulu bahwa Rotor merupakan komponen berputar pada generator, sementara stator merupakan suatu komponen diam pada putaran.

Untuk generator yang ada dalam mesin AC, medan magnet akan dihasilkan oleh rotor. Sementara fungsi stator yakni berperan untuk menghasilkan konduktor untuk mempersipkan penerimaan pergerakan oleh elektron.

Secara umum kesimpulannya adalah aspek generator pada AC fungsi medan magnet akan berputar di kumparan listrik. Meski umumnya medan magnet dihasilkan oleh permanent magnet, akan tetapi pada generator ini arus AC keluar sebab ada medan magnet di dalamnya.

Sementara itu, pada generator DC memiliki mekanisme yang secara umum memiliki kesamaan dengan generator AC. Kesamaan ini terjadi sebab stator di generator DC berfungsi sebagai suatu komponen diam sedangkan rotor merupakan komponen bergerak.

Intinya perbedaannya generator AC dan DC ada pada kinerja magnet. Jika magnet permanen berfungsi stator sedangkan kumparan listrik berfungsi untuk rotor. Sehingga generator ini bisa menghasilkan listrik pada DC, sebab kumparan akan berputar dalam suatu medan magnet.

Apakah Arus Generator AC Serta DC Bisa Berbalik?

Setelah mengetahui terkait adanya arus listrik yang tersedia melalui mekanisme arus AC dan DC maka hal penting selanjutnya yang penting untuk diperhatikan apakah arus dua generator tersebut bisa berubah. Berikut ini adalah sedikit jawabannya.

Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah bisa. Artinya dua generator ini bisa berbalik arah. Hal ini bisa dilihat dari mekanisme kerja pada pada mobil atau motor. Umumnya mobil menggunakan altenator untuk menghasilkan arus pada AC sehingga listrik tersedia.

Akan tetapi hal yang harus diketahui adanya bahwa aki dalam mobil dan motor hanya bisa support DC. Generator AC dan DC menggunakan dioda sebagai alat untuk mengubah arus AC menjadi DC begitu juga Sebaliknya, mengubah DC menjadi AC inverter adalah solusinya.

Anda tidak perlu khawatir karena PT Interjaya Surya Megah menyediakan mesin Genset terbaik yang telah terbukti kuat dan tahan lama dengan berbagai pilihan engine seperti Genset Perkins, Lombardini, MWN, dan MAN. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Tegangan Mesin Genset Rusak, Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Tegangan mesin genset rusak merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan secara maksimal. Sebab dengan adanya kerusakan tersebut maka secara menyeluruh fungsi pada layanan genset tersebut tidak akan berjalan dengan maksimal.

Genset adalah suatu perangkat keras yang terdiri dari beberapa aspek, mulai generator hingga penggerak dalam bentuk mesin diesel. Melalui penyatuan dari dua aspek tersebut maka akan menghasilkan kinerja berupa arus listrik secara berkualitas untuk memenuhi kebutuhan.

Generator memiliki fungsi untuk mengubah tenaga pada gerak yang mekanis sehingga mampu menghasilkan energi listrik. Mekanisme cara kerja ini secara tidak langsung mampu memberikan kualitas layanan yang maksimal khususnya pada kebutuhan listrik.

Melihat adanya fungsi genset yang berfungsi untuk memberkan tegangan berupa listrik untuk dialirkan pada suatu jaringan dengan kebutuhan instalansi listrik. Maka tentunya akan ada kemungkinan gangguan yang akan terjadi. Salah satunya adalah tegangan mesin genset rusak.

Sebagai dalih untuk memberikan kinerja lebih maksimal maka tentunya adanya gangguan ini akan sangat menghambat fungsi dari genset. Ketidak mampuan suatu mesin genset untuk memberikan tegangan merupakan hal yang lumrah terjadi dan sangat perlu untuk diantisipasi.

Melalui kasus seperti tegangan pada mesin genset rusak tersebut maka secara tidak langsung perlu ada beberapa cara khusus yang sebenarnya bisa dilakukan oleh semua pegguna. Hasilnya kualitas layanan mesin akan kembali berfungsi seperti sedia kala.

Jenis Masalah Pada Tegangan Mesin Genset Rusak

Masalah seperti mesin genset yang rusak sehingga tidak bisa memberikan arus serta tegangan umumnya berdasarkan beberapa aspek. Yang pertama terjadi karena mesin tersebut sendiri tengah mengalami kerusakan sehingga tidak bisa beroperasi dengan maksimal.

Kedua masalah yang seringkali terjadi pada saat tegangan mesin genset rusak adalah ketidakmampuan saklar utama pada genset tidak berjalan dengan maksimal. Saklar tersebut bisa disebabkan putus atau memang sedang tidak bekerja secara mempuni.

Aspek ketiga yang juga menjadi salah satu aspek mengapa tegangan listrik tidak bisa keluar dari mesin genset adalah kendala yang biasa dikenal dengan nama diode penyearah. Sehingga kualitas arus listrik terganggu dan kapasitas layanan mesin berupa tegangan tidak keluar.

Jenis masalah dalam tegangan pada mesin genset rusak adalah tidak berfungsinya AVR genset. Gangguan pada AVR ini juga diyakini sebagai salah satu penyebab utama mesin tersebut tidak bisa menghasilkan tegangan listrik.

Cara Mengatasi Tegangan Mesin Genset Rusak

Masalah di atas tentunya memiliki solusi yang perlu untuk diperhatikan oleh semua pengguna. Berikut ini adalah beberapa aspek cara tersebut.

  • Masalah Mesin Tidak Bejalan Normal

Jika masalah terjadi pada Tegangan Mesin genset Rusak di aspek mesin tidak bisa berjalan dengan normal. Maka Anda tinggal menghidupkan mesin dan memastikan putaran pada mesin tersebut telah mencapai kecepatan 1500 RPM.

Apabila putaran masih rendah, maka putaran mesin tersebut hendaknya dinaikkan hingga mancapai kecepatan normal.

  • Masalah Pada Dioda

Jika terjadi kerusakan pada aspek dioda maka cara memperbaikinya adalah dengan dengan memeriksa kondisi dan keadaan genset yang tidak beroperasi serta memastikan bahwa kabel-kabel aspek dioda telah terhubung secara sempurna.

  • Masalah pada AVR

Apabila Tegangan Mesin genset Rusak terjadi pada aspek AVR maka gantilah alat AVR tersebut dengan alat yang baru. Apabila masih belum bisa maka pastikan AVR telah direset ulang

  • Masalah Pada Saklar

Terkahir jika gangguan terjadi pada saklar, maka hendaknya pengguna mengganti saklar utama sehingga listrik yang dihasilkan oleh genset menjadi terhubung kembali. Pastikan juga kabel terhubung sesuai aturan awal.

Semua aspek terkait adanya masalah tegangan mesin genset rusak di atas harus segera diatasi agar tidak terjadi kerusakan lainnya.

Sebagai distributor Genset di Indonesia, PT Interjaya Surya Megah menyediakan Genset yang handal dan berkualitas menggunakan engine ternama seperti MWM, MAN, dan Lombardini, yang telah terbukti kuat dan tahan lama. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Gangguan Mesin Genset Penting Pengguna Ketahui Sejak Dini

Gangguan mesin genset merupakan aspek yang setidaknya perlu untuk diketahui oleh semua pengguna. Dengan mengetahui adanya kendala serta gangguan tersebut maka secara tidak langsung akan mempengaruhi kualitas layanan serta penggunaan genset itu sendiri.

Generator set atau yang biasa dikenal dengan istilah genset merupakan suatu alat yang pasti sudah tidak asing lagi sebab alat generator ini sangat banyak manfaat dan lumrah digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan setiap rumah dipastikan memiliki alat tersebut.

Umumnya penggunaan suatu alat yang sebagian besar asal dan sumber pada energinya harus berasal pada penggunaa listrik. Sehingga secara otomatis keberadaan genset dibutuhkan ketika ada kendala pada kelistrikan, seperti pemadaman atau juga gangguan lainnya.

Besarnya penggunaan alat ini juga tentunya harus sesuai dengan perawatan yang secara mumpuni harus diketahui oleh setiap penggunanya. Hal ini cukup beralasan sebab sebagai suatu alat kerja konstan tentunya akan ada gangguan mesin genset secara mendadak.

Jika terjadi gangguan tersebut maka secara tidak langsung perlu penanganan secara cepat sehingga fungsi dan kinerja dari genset tersebut bisa berjalan lebih maksimal. Dengan mengetahui adanya gangguan tersebut maka kualitas kinerja mesin juga akan lebih terawat.

Oleh sebab itulah terkait adanya gangguan pada mesin genset ini secara otomatis perlu dipahami secara detail oleh setiap pihak yang akan menggunakan alat tersebut. Berikut ini adalah beberapa gambaran utama terkait adanya gangguan dalam mesin genset.

Jenis Umum Gangguan Mesin Genset

Ada beberapa kemungkinan genset tersebut akan terjadi gangguan berdasakan beberapa kasus yang sering terjadi. Berikut ini adalah ulasan lengkap yang mungkin wajib dipertibangkan.

  1. Gangguan Pada Penggerak Awal

Jenis Gangguan Mesin Genset pertama adalah ketika ada daya balik cukup besar pada aspek stator, sehingga perlu adanya Reverse Power Relay yang memiliki fungsi sebagai alat untuk melakukan deteksi terkait arah aliran daya.

Alat ini umumnya digunakan untuk melakukan monitor pada daya pada generator saat sedang beroperasi. Sehingga alat ini akan memberikan daya untuk mencegah kondisi arah balik pada aliran daya tersebut.

  1. Gangguan Ketika Arus Lebih

Jenis Gangguan Mesin Genset kedua adalah ketika kelebihan pada beban mesin. Meski Generator sebenarnya sudah mempunyai kelengkapan alat untuk yang mampu bertahan dari adanya arus lebih, akan tetapi hal tersebut hanya bertahan sebentar.

Sehingga perlu ada pencegahan dini sehingga mampu terhindar dari gangguan Over Current Relay atau yang biasa dikenal dengan arus lebih yang berkepanjangan.

  1. Gangguan Ketika Hilang penguatan

Jenis ketiga dari adanya Gangguan Mesin Genset adalah hilangnya penguatan. Hal ini akan berpengaruh pada kinerja generator itu sendiri.

  1. Gangguan Jika Putaran Lebih

Umumnya gangguan ini akan terjadi jika terjadi penurunan beban secara mendadak dan tidak bisa diperkirakan keberadaannya.

  1. Gangguan Ketidak Seimbangan

Gangguan pada mesin genset yang terakhir adalah keberadaan ketidakseimbangan kinerja mesin akibat ada kebocoran yang tidak terduga dan terjadinya hubungan singkat yang juga mendadak.

Cara Mengatasi Gangguan Mesin Genset

Setelah mengetahui adanya gangguan tersebut maka secara tidak langsung pengguna juga harus tahu bagaimana cara mengatasi gangguan tersebut secara maksimal. Proses untuk mengetahui gangguan tersebut merupakan dalih pertama yang harus diketahui.

Cara untuk mengetasi jika terjadi gangguan pada mesin genset ini adalah memperbaharui kinerja mesin tersebut dan menggantinya dengan alat yang terbaru. Hal ini merupakan antisipasi awal gangguan mesin genset sehingga kualitas kinerja mesin genset tersebut akan lebih maksimal seperti sedia kala.

Membeli genset berkualitas dari PT Interjaya Surya Megah akan mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat diberikan dengan lebih baik dan cepat. Karena kami telah dipercaya untuk menjadi agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Mengenal Alat Governor Genset Secara Lebih Maksimal

Alat governor genset menjadi salah satu aspek penting yang ada dalam mesin, khususnya mesin yang memilki karakteristik pembakaran. Kualitas alat ini secara tidak langsung akan memberikan control sehingga mesin akan berjalan dengan baik dan tentunya maksimal.

Sebagai salah satu aspek utama dalam layanan mesin pembakaran, keberadaan governor semakin dibutuhkan oleh setiap penggunanya. Apalagi sistem pembakaran umumnya berada dalam layanan beberapa mesin penting, seperti genset untuk kebutuhan segala hal.

Seperti yang telah diketahui bahwa dalam genset ada banyak sekali fungsi yang akan didapatkan oleh setiap penggunanya. Mulai dari menjalankan listrik saat terjadi pemadaman, atau bahkan menjalankan mesin pemotong beberapa kebutuhan dapur.

Alat governor genset hingga saat ini kebutuhannya semakin di minati oleh beberapa pihak khususnya keluarga. Dengan adanya alat ini maka kemungkinan besar ada banyak kualitas layanan tentang kebutuhan keluarga semakin mudah untuk didapatkan.

Pentingnya keberadaan layanan alat ini semakin dibutuhkan oleh setiap pihak pengguna guna memberikan kemudahan yang cukup cepat. Akan tetapi belum banyak yang mengetahui mengenai fungsi alat ini pada mesin genset.

Sebab ada perbedaan yang cukup signifikan terkait penggunaan alat governor genset untuk kebutuhan Genset dibandingkan dengan beberapa alat dan mesin lainnya, seperti mesin pada motor atau juga mobil.

Sebagai suatu langkah untuk memahami alat ini maka berikut adalah beberapa penjelasan singkat terkait keberadaan governor pada mesin genset.

Cara Kerja Serta Jenis Alat Governor Genset

Berbicara mengenai cara kerja dari alat governor pada genset maka penting juga mengetahui aspek utamanya. Mesin genset pada saat berfungsi memang harus mempertahankan kecepatan putarannya secara konstan sehingga frekuensi listrik pada hasil generatornya akan stabil.

Kecepatan pada putaran mesin tersebut selanjutnya dikendalikan melalui mekanisme mengontrol besaran bahan bakar yang akan tersalurkan pada ruang bakar mesin. Apabila putaran mesin rendah, maka secara otomatis jumlah BBM harus ditambah.

Akan tetapi pada penggunaan mesin genset, fungsi tersebut tidak akan dilakukan oleh manusia. Oleh sebab itulah maka penggunaan alat governor genset memiliki fungsi penting untuk melakukan kontrol secara otomatis pada penyaluran BBM sesuai beban mesin tersebut.

Semua fungsi tersebut pada praktiknya akan dilakukan oleh beberapa jenis governor. Misalnya pada jenis Pneumatic, pada jenis ini pneumatic melakukan tekanan udara yang diatur dan menyesuaikan tekanan udara.

Untuk jenis selanjutnya mekanik, Jika pada sebelumnya putaran mesin terjadi karena tekanan udara, maka pada model ini terjadi karena ada gaya sentrifugal pada mesin. Begitu juga pada jenis elektronik yang kecepatannya melalui adanya sensor elektrik.

Fungsi Lain Alat Governor Genset

Untuk mengetahui terkait adanya fungsi dari alat governor pada genset berikut ini adalah beberapa aspek penting yang bisa didapatkan oleh pengguna. Pertama adalah memudahkan kinerja mesin untuk hidup pada saat start melalui penyuplaian dan penginjeksian bahan bakar besar.

Kedua, dengan adanya alat ini maka kemampuan mesin untuk mempertahankan kecepatan mesin secara stabil. Dengan adanya aturan untuk mempertahankan putaran tersebut maka kemungkinan besar kualitas mesin tidak akan terjadi overspeed.

Fungsi ketiga dari alat governor genset adalah dengan membatasi kecepatan pada putaran mesin ketika mesin pada kondisi idle. Idle ini merupakan salah satu kondisi pada saat mesin mengalami beban yang tidak terlalu berat atau pada saat mesin tidak sedang menerima beban.

Fungsi yang paling terkahir dari adanya alat ini adalah membatasi kecepatan mesin secara maksimum. Sehingga kinerja mesin akan bertahan dengan sempurna serta penggunaannya akan lebih maksimal untuk kebutuhan jangka panjang.

Semua aspek yang ada dalam layanan governor baik dari aspek cara kerja hingga fungsi. Yang bisa didapatkan merupakan salah satu hal yang penting untuk dipahami secara maksimal oleh setiap pengguna alat governor genset.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

Perhatikan Rangkaian AVR Genset Guna Menjaga Stabilitas Daya

Jika Anda menggunakan genset guna memenuhi kebutuhan pasokan listrik, mungkin akan dihadapkan dengan rangkaian AVR genset yang harus diketahui. Kebutuhan penggunaan genset memang terkadang diperlukan saat tidak ada aliran listrik PLN.

Tidak jarang juga berbagai orang menggunakan genset karena tidak adanya aliran listrik akibat pemadaman PLN, jangkauan tiang listrik jauh, maupun faktor lain. Pada saat terbiasa menggunakan genset pemahaman AVR diperlukan.

Sebelum sering menggunakan genset untuk memenuhi kebutuhan, sebaiknya dipahami terlebih dahulu apa itu AVR dan fungsinya. AVR itu sendiri merupakan singkatan dari Automatic Voltage Regulator.

Fungsi dari alat ini adalah menjaga keseimbangan stabilitas voltasi atau tegangan listrik. Karena pada saat listrik diproduksi oleh genset, terkadang memiliki tegangan yang naik turun dipengaruhi oleh performa mesin genset.

Selain dipengaruhi mesin genset yang kadang tidak lancar, adanya beban listrik yang harus disuplai pada berbagai peralatan yang tersambung terkadang juga mempengaruhi. Ada kemungkinan aliran menjadi kaget pada saat menyuplai.

Tegangan yang tidak stabil ini akan mempengaruhi awetnya perangkat listrik yang terhubung. Apalagi jika terulang terus – menerus. Maka, penggunaan AVR sangat diperlukan untuk menjaga hal itu.

Pembuatan Rangkaian AVR Genset Sesuai Kebutuhan

Setiap tegangan yang dibutuhkan memerlukan rangkaian yang berbeda. Contohnya pada perangkat komputer terhubung membutuhkan daya sebesar 220V. Namun, suplai dari genset kurang dari itu. Maka dimungkinkan overload.

Mengalami overload kurang tegangan dari suplai genset yang menyebabkan kekurangan tegangan dan berimbas pada regulator power supply mudah rusak. Tetapi kondisi semacam itu masih bisa diakali dengan penggunaan AVR.

Karena secara prinsip AVR genset ternyata memiliki fungsi yang mendukung keadaan tersebut. Dimana prinsip kerja dari AVR genset yakni memanajemen arus penguatan yang umum disebut sebagai excitacy di exciter.

Pada saat kondisi tegangan yang dikeluarkan dari genset berada pada tegangan di bawah nilai minimal. Maka, fungsi dari AVR genset bekerja untuk menaikkan tegangan besaran yang dikeluarkan sebagai output.

Tegangan kemudian secara otomatis dinaikkan sesuai kebutuhan daya pada perangkat yang tersambung. Bahkan kerennya juga bisa berlaku sebaliknya, jika tegangan yang dibutuhkan melebihi kebutuhan akan secara otomatis turun.

Inilah yang harus Anda pahami ketika menggunakan perangkat elektronik. Mungkin sering menjadi pertanyaan mengapa banyak peralatan yang sering sekali mudah rusak, terutama yang menerapkan teknologi digital.

IC yang menjadi bagian inti otak pada perangkat elektronik menjadi mudah rusak karena kaget suplai tegangan. Entah karena karena daya terlalu tinggi secara tiba – tiba maupun kehilangan daya secara mendadak.

Pahami Ciri Dari Kerusakan AVR Genset

AVR genset juga bisa mengalami kerusakan jika digunakan dalam jangka waktu lama. Rangkaian AVR genset bisa mengalami putus sekring atau fuse kemudian mempengaruhi output yang dikeluarkan dari genset tidak keluar.

Sehingga akan mempengaruhi suplai pada peralatan elektronik yang terhubung dari genset. Anda harus mengetahui jika ini terjadi karena akibat kelebihan beban yang berlebihan dari banyaknya beban daya yang terpasang.

Maka, meskipun menggunakan AVR genset setidaknya juga memprakirakan tegangan yang dikeluarkan genset dengan jumlah tegangan dibutuhkan yang terhubung. Karena AVR genset tidak bisa dipaksakan menyuplai daya tidak sesuai kapasitas.

Penyebab lain kerusakan juga bisa disebabkan konslet arus pendek pada perangkat elektronik yang tersambung ke aliran genset. Atau bisa juga karena komponen batu arang pada sudah mengalami aus.

Batu arang yang aus bisa menimbulkan putusnya tegangan listrik secara mendadak. Bahkan, beban yang tinggi juga memicu percikan api. Guna mengatasi kerusakan pada rangkaian AVR genset, diperlukan perawatan.

Perawatan pada AVR gensetmudah dilakukan hanya dengan mempersihkan kumparan trafo dengan kuas atau cutter. Pastikan pembersihkan dilakukan dengan mematikan daya terhubung dahulu.

Untuk memasang rangkaian AVR genset menggunakan 6 jalur kabel dengan serat halus lebar 2,5mm. Selain itu, jalur dinamo N, R, S, T dan kabel lain di exciter. Sesuaikan kabel terpasang pada tempatnya.

PT Interjaya Surya Megah telah dipercaya untuk menjadi agen tunggal Genset MWM di Indonesia dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy. Membeli genset berkualitas dari kami akan mendapatkan support langsung dari pabrik sehingga service dapat kami berikan dengan lebih baik dan cepat. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Hindari Penggunaan Genset Overheat, Amati Penyebabnya

Penggunaan genset overheat atau panas berlebih merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan. Overheat terjadi saat panas dari pembakaran tidak berhasil dibuang dengan baik, sehingga suhunya meningkat diatas kapasitas kerjanya.

Pembakaran yang dimaksud terjadi pada ruang bakar mesin. Pembakaran ini nantinya akan menghasilkan suatu energi yang bisa menggerakkan crankshaft dan piston. Genset mengalami panas saat digunakan merupakan hal wajar.

Namun, jika panasnya berlebih tentunya tidak baik karena bisa menyebabkan mesin penggeraknya macet bahkan rusak. Jangan sampai genset masih rusak saat listrik padam, apalagi situasinya Anda sangat membutuhkan karena ada hal penting yang harus dilakukan.

Untuk menanggulangi hal tersebut, beberapa produsen genset sudah melengkapi produknya dengan buku panduan, supaya pengguna dapat mencegah atau mengikuti langkah perbaikan sesuai prosedur pabrik. Hal ini juga diterapkan pada Genset Perkins, dan merek lainnya.

Hal-hal yang Menjadi Penyebab Penggunaan Genset Overheat

Kerusakan genset tentu bisa menghambat aktivitas apalagi saat sedang dibutuhkan. Hindari penggunaan yang menyebabkan overheat jika tidak ingin genset Anda mengalami kemacetan atau kerusakan. Ada hal-hal yang menjadi menyebab genset bisa mengalami overheat, meliputi:

  • Air Radiator Habis

Salah satu komponen radiator yang memiliki peranan penting adalah penunjuk level air. Level air pada radiator harus selalu dicermati. Isilah air bersih dengan segera ketika sudah terlihat memiliki level rendah.

Pengisian ini bukanlah tanpa tujuan. Suhu mesin bisa menjadi panas jika air tersebut habis. Jadi, lakukan pemeriksaan secara rutin agar terhindar dari penggunaan genset overheat.

  • Minyak Pelumas Habis

Memeriksa minyak pelumas secara rutin sangat penting dilakukan. Segera ganti jika sudah berkurang cukup banyak. Tujuan dari penggunaan minyak pelumas ini adalah untuk mengurangi dan mencegah terjadinya aus.

Aus bisa terjadi pada mesin karena adanya gesekan secara langsung dan terus-menerus antara permukaan logam satu dengan lainnya. Jadi, tidak hanya air radiator saja yang perlu dicek dan diisi secara rutin, minyak pelumas juga sangat penting.

  • Fan Belt atau Tali Kipas Putus

Penyebab penggunaan genset overheat berikutnya adalah fan belt atau tali kipas putus. Fan belt memiliki fungsi sebagai penghubung antara putaran mesin dengan kipas yang dimiliki radiator. Jika putus, maka perputaran kipas radiator menjadi berhenti.

Hal tersebut akan membuat panas dari radiator tidak keluar karena tidak ada angin yang bisa mengeluarkannya. Inilah yang membuat tali kipas perlu diperiksa sebelum Anda menyalakan genset.

  •  Tutup Radiator Rusak

Selain level air pada radiator, bagian tutupnya juga harus diperhatikan. Pastikan kondisinya masih baik karena tekanan udara di dalamnya bisa berkurang yang disebabkan oleh adanya udara bocor jika tutupnya mengalami masalah.

Tekanan udara sebanding dengan titik didihnya. Tekanan udara akan tinggi jika titik didihnya tinggi, begitu juga sebaliknya. Jika titik didih menurun maka proses penguapan akan semakin cepat dan membuat mesin tidak dapat didinginkan dengan baik.

Ketika tutup sudah terlihat berkarat atau tidak kencang, sebaiknya segera diganti dengan yang baru untuk mencegah terjadinya kerusakan. Jika tidak segera diganti akan menimbulkan pengeluaran biaya perbaikan yang lebih besar.

  • Radiator Tersumbat

Penyebab overheat terakhir adalah adanya sumbatan pada radiator. Akibatnya aliran air menjadi tidak lancar. Sumbatan ini biasanya berupa kerak yang akan menghalangi kontak air dengan permukaan kisi-kisi radiator.

Kontak secara langsung yang terhalangi tersebut akan membuat panas tidak terbuang dengan baik. Selain kerak, sumbatan juga bisa berupa kotoran. Jadi, memastikan radiator tidak tersumbat sangat penting untuk mencegah terjadinya overheat. Lakukan pengecekan secara rutin terhadap komponen-komponen penyebab genset overheat. Jika sudah terlanjur overheat, amati penyebabnya supaya bisa langsung mengatasinya. Jadi, hindari penggunaan genset overheat agar mesinnya tidak mengalami kerusakan.

Percayakan kebutuhan genset anda pada PT Interjaya Surya Megah. Menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset Perkins dan Genset Cummins, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dari kami. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Kenali Jenis Gangguan Listrik yang Membutuhkan Genset

Biasanya genset dibutuhkan ketika sedang mengalami berbagai jenis gangguan listrik. Aktivitas tentu saja akan terhambat jika gangguan arus listrik yang terjadi secara mendadak. Bahkan juga bisa menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik.

Kerusakan bisa terjadi ketika peralatan tersebut sering mengalami pemutusan arus secara mendadak. Hal inilah yang membuat genset sangat dibutuhkan. Fungsinya adalah untuk menyalakan energi listrik yang padam.

Jadi, meskipun terjadi gangguan arus, tidak lagi menjadi masalah besar. Aktivitas bisa tetap berjalan dengan lancar, tidak harus menunggu dari pusat atau PLN menyala. Tidak bisa dipastikan juga apakah perbaikan dari pusat cepat atau lama.

Jenis Gangguan Listrik yang Menyebabkan Genset Sangat Dibutuhkan

Listrik tiba-tiba padam bukanlah tanpa sebab. Genset menjadi solusi tepat saat hal ini terjadi. Jadi tidak heran jika tempat-tempat tertentu menyediakan genset. Ada berbagai jenis gangguan arus yang menjadi penyebab genset sangat dibutuhkan, antara lain:

  • Noise

Noise merupakan gangguan naik turunnya voltase atau tegangan listrik. Untuk jumlah naik turunnya tidak terlalu banyak. Namun, jika terlalu sering terjadi bisa menyebabkan perubahan voltase yang cukup signifikan.

Misalnya tegangan normalnya pada angka 220 Volt. Jika terjadi noise akan turun atau naik diangka 200 Volt hingga 240 Volt. Selisihnya dengan angka normal bisa dikatakan sedikit, namun memungkinkan juga lebih dari itu.

Hal ini bisa membuat kinerja dari beberapa perangkat elektronik terganggu, sehingga dibutuhkan stabilizer atau AVR. Komponen AVR ini ada pada genset. Fungsinya untuk membuat perangkat elektronik agar dapat tetap bekerja dengan stabil.

  • Black Out

Black out adalah jenis gangguan listrik berikutnya yang biasanya disebut dengan padam total. Hal ini tentu saja lebih menganggu jika dibandingan dengan noise. Sumber tenaga yang ada pada sistem menghilang, sehingga membuat listrik tidak menyala sama sekali.

Ada banyak penyebab mengapa black out dapat terjadi. Diantaranya seperti adanya masalah pada sistem pembangkit, gardu induk, terjadinya kegagalan pada sistem distribusi, bencana alam dan masih banyak lainnya.

Gangguan seperti ini tidak bisa dipastikan kapan selesainya. Anda bisa menggunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) untuk mengatasinya. UPS bisa menjadi listrik cadangan sementara sebelum memindahkan sumber tegangan ke genset.

  • Brown Out

Brown out terjadi ketika tegangan menurun secara drastis, bahkan presentasenya bisa mencapai 50%. Namun, akan secara cepat kembali ke normal. Akibatnya beberapa perangkat elektronik yang memerlukan daya besar bisa mati.

Jika dayanya kecil seperti lampu biasanya tetap menyala namun redup. Penyebab dari brown out yaitu bertambahnya beban pada aliran listrik. Biasanya karena digunakannya perangkat berdaya besar yang melebihi kapasitas seharusnya.

Jadi, gunakan peralatan elektronik secara bergantian saja jika memang memiliki daya besar. Supaya peralatan yang sedang Anda ingin gunakan bisa bekerja dengan maksimal tanpa hambatan. Selain itu, juga agar arus listrik yang mengalir stabil.

  • Surge and Spike

Surge and spike adalah jenis gangguan kebalikan dari brown out. Jadi, tegangan mengalami kenaikan hingga berkali lipat dari seharusnya, namun akan turun dengan cepat. Hal ini bisa terjadi saat beban listrik yang berat berhenti.

Contohnya adalah ketika listrik menyala setelah terjadi black out atau mematikan peralatan berdaya besar secara bersamaan. Pencegahan bisa dilakukan dengan cara menggunakan alat khusus yaitu AVR dan UPS.

Gangguan tersebut dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, tidak bisa diperkirakan waktunya. Hal inilah yang membuat banyak orang memilih untuk menyediakan genset. Tujuannya tidak lain agar berbagai jenis gangguan listrikbisa teratasi.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

Mengetahui Cara Mengganti Oli Genset dengan Tepat

Penting bagi Anda mengetahui bagaimana cara mengganti oli genset atau generator listrik. Pasalnya Anda harus melakukan pengantian secara berkala. Hal ini bertujuan menjaga kualitas genset itu sendiri.

Anda tidak perlu menganti oli atau cairan pelumas mesin generator listrik setiap hari. Anda dapat menyesuaikannya dengan skala pemakaian genset dan kapasitas dari mesin itu sendiri. Idealnya cairan pelumas generator listrik diganti setelah penggunaan genset selama 20-500 jam. Hal ini juga berlaku bagi semua genset dari produsen manapun, termasuk Genset Perkins.

Pentingnya Mengganti Oli Genset Secara Teratur

Selain dapat menjaga kualitas mesin genset, pergantian cairan pelumas secara teratur dapat memperpanjang umur generator listrik dengan cara menjaga mesin tidak cepat aus karena gesekan dan getaran keras pada genset tipe open atau silent.

Cairan pelumas juga membantu proses pembakaran secara sempurna sehingga lebih hemat bahan bakar. Komponen antar mesin genset juga tidak mudah berkarat dan tidak cepat panas sehingga mesin menjadi lebih awet.

Itulah sisi positif penggantian oli mesin genset secara teratur. Selain manfaat menganti cairan generator secara teratur, hal penting lain yang harus Anda ketahui adalah bagaimana cara mengganti oli gensetsesuai prosedur keamanan.

Terlihat sepele, namun pengantian pelumas mesin generator listrik yang tidak sesuai prosedur dapat membahayakan diri Anda dan orang-orang disekitar. Generator bisa meledak dan menimbulkan kebakaran hebat. Untuk menghindari hal itu terjadi, berikut langkah-langkah menganti pelumas generator listrik sesuai prosedur keamanan.

Cara Mengganti Oli Genset dengan Benar

Bagi yang yang sudah waktunya menganti pelumas generator. Berikut merupakan prosedur keamanan yang harus diperhatikan ketika mengganti pelumas generator listrik.

  • Pastikan mesin genset dalam keadaan mati

Memastikan generator dalam keadaan mati ketika hendak melakukan penggantian pelumas merupakan hal Utama yang harus diingat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran.

Pilihlah juga waktu yang tepat seperti ketika mesin masih dalam keadaan dingin. Keadaan mesin yang masih dingin bisa memudahkan Anda untuk menyentuh bagian mesin tanpa takut terkena panas.

  • Pastikan jauh dari benda korosif

Benda korosif merupakan benda yang dapat merusak benda lain melalui reaksi kimia. Selain berbahaya bagi kulit manusia, benda korosif dapat merusak mesin generator.

Membuat kualitas generator menurun hingga membuat mesin lebih cepat berkarat. Alih-alih menjaga kualitas mesin genset dengan mengganti cairan pelumas secara teratur justru mendapat hasil yang mengecewakan karena pelumas terkontaminasi zat korosif.

Itulah mengapa mesin harus dijauhkan dari benda-benda korosif seperti asam dan basa ketika hendak mengganti oli. Pastikan juga area di sekitar mesin steril ketika Anda melakukan pergantian oli.

  • Pastikan memakai satu jenis oli

Cara mengganti oli gensetselanjutnya adalah pastikan hanya memakai satu jenis pelumas. Maksudnya adalah gunakan pelumas dengan merek dan tipe yang sama setiap Anda menggantinya.

Tujuannya adalah menjaga kualitas mesin itu sendiri. Itulah mengapa Anda harus memperhatikan kualitas cairan pelumas yang Anda pilih pertama kali. Pilihlah pelumas yang memang direkomendasikan oleh perusahaan genset.

Jangan pernah sekali-kali mencoba mengoplos berbagai merek oli karena akan menurunkan kualitas oli itu sendiri. Penurunan kualitas oli juga akan mempengaruhi kualitas generator yang Anda miliki.

  • Pastikan Anda memiliki perlengkapan penganti oli yang memadahi

Tips selanjutnya yaitu pastikan Anda memiliki perlengkapan untuk mengganti pelumas yang memadahi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda dalam proses pengantian pelumas.

Adapun beberapa perlengkapan yang harus persiapkan ketika hendak melakukan penggantian cairan pelumas yaitu wadah untuk menampung oli bekas. Corong atau filter untuk mengisi oli ke genset supaya tidak mudah tumpah. Kunci atau alat pembuka genset, dan koran untuk alas sehingga lantai tidak kotor akibat oli yang menetes diluar wadah. Setelah memiliki seluruh alat ini, kini Anda siap mempraktekkan cara mengganti oli genset.

Percayakan kebutuhan genset anda pada PT Interjaya Surya Megah. Menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset Perkins dan Genset Cummins, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dari kami. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.

Membedakan Genset Silent dan Open yang Harus Diketahui

Ada dua jenis mesin yang saat ini cukup banyak digunakan, yaitu genset silent dan open. Tentu keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Sementara penggunaannya bergantung pada kebutuhan Anda pastinya. 

Memilih antara genset mode silent atau open bisa dipertimbangkan dari spesifikasinya. Jika Anda sudah mengenal dengan baik maka akan lebih mudah dalam menentukan pilihan. Anda bisa menentukannya juga dari berbagai sisi agar tidak sampai salah mengambil keputusan. 

Memahami Perbedaan pada Tipe Genset

Sebenarnya perbedaan mendasar antara genset silent dan open ada pada tingkat kebisingan suaranya. Pada tipe open memang suara yang dihasilkan cukup bising sehingga harus diberikan ruangan khusus agar kebisingannya tidak mengganggu orang lain.

Sementara genset silent memang sudah menggunakan teknologi khusus agar suaranya kedap. Sehingga tidak akan mengganggu lingkungan sekitar. Meskipun begitu penempatannya juga tetap harus diperhatikan agar tidak sampai terkena sinar matahari ataupun air hujan secara langsung. 

Menentukan Pilihan Genset Silent dan Open

Untuk memudahkan dalam menentukan pilihan maka Anda perlu mengetahui berbagai perbedaan antara genset silent dan open secara menyeluruh. Sehingga nantinya Anda bisa mengetahui mana pilihan terbaik untuk digunakan bergantung kondisi sekitar. 

Perbedaan yang diketahui tentunya harus menyeluruh agar mengenal keduanya secara tepat. Berikut perbedaan yang penting bagi Anda ketahui antara menggunakan genset tipe open maupun silent sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan nantinya.

1. Pertimbangan harga

Jika berbicara tentang harga memang untuk mesin open akan membutuhkan budget lebih terjangkau, dibandingkan tipe silent. Tentu saja hal ini berkaitan dengan adanya teknologi khusus untuk meredam suara pada genset silent sehingga relatif lebih mahal harga yang dipatok.

Jadi memang Anda tinggal menyesuaikan dengan budget serta kebutuhan penempatannya. Kalau ingin menggunakannya untuk kebutuhan pribadi maka akan lebih baik memilih tipe silent agar tidak mengganggu lingkungan sekitar dengan suara bisingnya. Canopy khusus sudah terpasang secara langsung pada mesinnya.

2. Lokasi penempatan genset

Genset open atau terbuka memang seharusnya diletakkan di ruangan khusus. Bagi Anda yang memang sudah memiliki power house sendiri maka genset ini adalah pilihan tepat digunakan. Apalagi jika memang ada lahan lebih yang terpisah dari lingkungan sekitar tentu lebih aman.

Sementara untuk genset silent memang diproduksi sudah lengkap dengan canopynya sendiri. Sehingga bisa diletakkan di luar ruangan atau dapat dikatakan lebih fleksibel penempatannya. Jadi untuk penggunaan mobile juga lebih menguntungkan untuk dipilih tentunya.

3. Penggunaan genset secara umum

Kebanyakan untuk genset open lebih banyak digunakan untuk industri besar. Sehingga memang ditempatkan di lokasi yang jauh dari lingkungan sekitar atau bisa dikatakan lokasi khusus. Tentunya dengan penggunaan kapasitas sesuai industri tersebut.

Untuk jenis silent lebih fleksibel bisa digunakan untuk kebutuhan rumahan atau gedung yang tidak terlalu besar. Tentu saja lebih nyaman digunakan karena suaranya sudah dikedapkan sehingga tidak akan mengganggu kondisi sekitarnya. 

4. Kelebihan yang bisa dimanfaatkan

Mengenai kelebihan tentu keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Pada mesin bertipe open keunggulannya adalah lebih mudah untuk dilakukan perawatan sampai ke bagian dalamnya. Sehingga maintenance yang dilakukan akan lebih optimal nantinya.

Sedangkan untuk tipe silent tentu saja keunggulan yang dimiliki adalah suaranya lebih tenang. Oleh karena itu, Anda bisa lebih tenang untuk menggunakannya di mana saja karena aman tidak akan sampai mengganggu orang lain di daerah sekitar. 

Setelah mengetahui berbagai perbedaan tersebut maka pastinya Anda bisa mengetahui mana paling tepat untuk digunakan. Tentunya disesuaikan dengan kondisi masing-masing agar fungsinya juga lebih optimal, meskipun secara performa genset silent dan open sama saja.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

Rutin Ganti Oli Genset Maintenance yang Sangat Penting

Dalam penggunaan berbagai jenis mesin tentu saja dibutuhkan maintenance, termasuk ganti oli genset. Tentunya akan ada masalah dalam penggunaannya jika Anda tidak melakukan perawatannya dengan sebaik mungkin. Apalagi jika pelumasnya sampai kehabisan saat dipakai.

Namun pastinya ada prosedur khusus yang harus diperhatikan agar tidak sampai terjadi kesalahan. Tujuannya sudah pasti adalah untuk memastikan kinerja dari mesin tersebut tetap optimal saat digunakan nantinya dan meminimalisasi masalah yang mungkin terjadi.

Alasan Ganti Oli Genset Harus Dilakukan

Pelumas merupakan bagian yang penting dalam sebuah mesin untuk membuat performanya tetap optimal. Komponen ini akan menjadi pelumas bagi seluruh bagian genset sehingga kinerjanya bisa tetap berjalan dengan baik meskipun sudah cukup lama digunakan.

Berbagai bagian lainnya pada genset akan terjaga dengan baik, tidak mudah lepas atau baukan aus. Sehingga saat diaplikasikan tenaga yang dihasilkan juga akan jauh lebih stabil. Hal ini pastinya menguntungkan untuk Anda dalam jangka panjang. 

Mesin genset yang tentunya memiliki getaran saat posisi menyala bisa diminimalisasi jika pelumasnya ini sudah rutin diganti. Jadi memang proses ganti oli genset ini harus dilakukan secara rutin dan cara yang tepat demi menjaga kelangsungan penggunaan mesin ini. 

Agar tidak sampai terlupa maka Anda bisa mencatat kapan tanggal penggantian dilakukan. Kemudian bisa diganti lagi setelah 20 sampai 500 jam penggunaan genset. Hal ini bergantung pada tingkap pemakaiannya masing-masing, termasuk kapasitas listriknya juga. 

Persiapan Sebelum Ganti Oli

Sebelum melakukan proses penggantian pelumas pada mesin maka pastikan mesinnya dalam keadaan mati sepenuhnya. Sebaiknya juga dibersihkan terlebih dahulu agar tidak ada kotoran yang korosif termasuk karat karena nantinya akan mengontaminasi oli anda. 

Persiapkan wadah untuk oli bekas, corong, saringan atau filter, dan sesuatu yang dapat digunakan untuk membersihkan. Tentu saja tidak lupa juga mempersiapkan berbagai jenis kunci yang dibutuhkan untuk membuka bagian pelumasnya. 

Setelah semua persiapan selesai dilakukan maka Anda bisa mulai ganti oli genset. Tentu saja harus berhati-hati agar tidak sampai melakukan kesalahan yang merugikan. Dengan persiapan yang tepat maka Anda juga bisa menggantinya secara lebih cepat. 

Cara Ganti Oli Genset dengan Benar

Langkah penggantian pelumas pada mesin ini memang harus diperhatikan sebaik mungkin agar semuanya berjalan dengan baik. Menggunakan cara yang tepat maka akan membantu Anda memaksimalkan fungsinya kembali saat digunakan nantinya, apalagi dalam jangka waktu lama. 

Berikut langkah mengganti pelumas mesin daya yang harus dilakukan secara benar dan tepat. 

  1. Buka bagian seal pelumasnya kemudian cek seberapa dalam oli harus dimasukkan atau ditambah. Anda bisa menggunakan corong dengan filter untuk meminimalisasi oli yang tumpah ke bawah. 
  2. Buka seal bagian bawahnya dan pelumas bekas akan mengalir melalui saluran tersebut. Anda bisa memberikan wadah khusus untuk oli bekas tersebut sehingga akan lebih mudah untuk membuangnya nanti.
  3. Diamkan selama 3 sampai 5 menit untuk memastikan sudah tidak ada oli bekas yang masih berada di dalam genset. 
  4. Tutup kembali mur di bagian bawah dan pastikan sudah rapat sempurna, baru bisa memasukkan pelumas baru melalui seal bagian atas.
  5. Anda harus benar-benar memastikan oli yang dimasukkan sesuai kapasitas bagian tersebut. Jangan sampai terlalu penuh karena tentunya akan mengganggu kinerja mesin genset nantinya. 

Memang terkesan mudah dilakukan, tetapi Anda perlu memperhatikan setiap langkah dilakukan dengan baik. Terutama ketika merapatkan kembali penutup pelumasnya dan seberapa banyak oli harus diganti. 

Jadi jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang nantinya justru bisa mengganggu jalannya mesin daya saat diaplikasikan. Dengan melakukan ganti oli genset secara teratur maka semua komponennya akan terjaga optimal kualitasnya. 

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal Genset MWM dan distributor Genset MAN Germany dan Genset Lombardini Italy, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dan jangan ragu untuk menghubungi kami.