7 Hal yang Membuat Genset Sering Mati

Apa yang membuat genset sering mati membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa Anda sendiri atau jasa service. Faktor yang mempengaruhi cukup banyak dan rumit. Karena, setiap komponen harus diperiksa satu persatu. Kemudian, lakukan penelitian mengapa bisa terjadi demikian. Sehingga, butuh waktu panjang.

Prinsip dasarnya hampir sama seperti mendeteksi penyakit pada manusia. Kami ambil contoh penyakit jantung. Ada penyebab yang hampir mirip dengan beberapa penyakit lainnya. Begitu pula dengan generator mati. Bisa juga karena pengaruh bahan bakar. Sementara, faktor BBM sendiri juga bisa menjadi penyebab turunnya tegangan.

Genset mati memang sangat merugikan terutama bagi pengusaha industri. Kerugiannya, bisa berkali lipat, karena tidak bisa produksi secara maksimal dan harus mengeluarkan biaya service.  Sebelum memanggil jasa service, lihatlah dahulu baterai atau aki yang jadi komponen penting untuk menghidupkan generator.

Bisa saja tekor karena air elektrolit belum sesuai dengan batas level yang disarankan. Pada mesin yang menggunakan busi. Mesin tidak bisa dihidupkan berakibat kinerja busi sendiri kurang optimal. Sehingga, pada prosesnya tidak terjadi pembakaran di ruang bakar. Kompresi bahan bakar pun juga kurang sempurna.

Genset Tidak Bisa Digunakan Lagi

Apa yang membuat genset sering mati harus dilihat dari beberapa kasus terlebih dulu. Sebagai contoh, saat dihidupkan generator berjalan normal seperti biasanya. Tetapi, beberapa menit kemudian, mati sendiri dan tidak bisa dihidupkan kembali. Hal ini disebut dengan istilah macet mesin.

Mesin Kepanasan

Kondisi ini terjadi akibat mesin kepanasan. Faktor pemicunya karena terjadi pembakaran di ruang bakar serta gesekan material yang menyebabkan kondisi mesin panas. Hal ini dipengaruhi pula oleh sistem pendingin dan pelumasan yang tidak bisa bekerja secara optimal. Sehingga, suhu ruangan dalam mesin sangat panas.

Tidak ada salahnya, sebelum Anda menghidupkan mesin periksa dahulu bagian sistem pendingin. Apakah terjadi kerusakan, kebocoran, retak bagaimana selang koneksinya, tingkat air, adakah endapan kotoran atau debu. Lakukan secara rutin, agar tidak terjadi kendala terutama soal kebersihannya, kotoran yang menempel merupakan faktor utama kerusakan.

Daya Ledakan Tidak Cukup Kuat

Apa yang membuat genset sering mati bisa dipengaruhi oleh daya ledakan tidak cukup kuat. Faktor pemicunya adalah penggunaan daya berlebihan. Sehingga, untuk memulai proses awal dibutuhkan pemicu lebih besar. Hal inilah yang menyebabkan genset tidak bisa hidup pengaruhnya ke komponen lainnya.

Genset Masuk Angin

Aneh memang dengan sebutan genset masuk angin, tetapi hal itu memang nyata terjadi. Kejadian tersebut dipengaruhi oleh saluran injeksi bahan bakar terisi oleh udara. Sehingga, tekanan bahan bakar berkurang, mengakibatkan tidak bisa mengalir ke ruang bahan bakar dengan baik.

Perawatan Tidak Maksimal

Hal ini bisa terjadi karena perawatan Anda kurang maksimal. Tidak adanya pemeriksaan rutin tangki. Mengakibatkan terlambatnya pasokan BBM sehingga, sudah habis terlebih dahulu baru diisi.  Bisa juga karena beberapa komponen seperti filter, selang, dan injector mengalami kebocoran. Bisa juga terjadi kelonggaran sehingga, mempengaruhi kinerja mesin.

Pemeriksaan yang Menyeluruh

Ini sebenarnya bisa dihindari setidaknya, lakukan pemeriksaan 2 hari sekali secara menyeluruh. Baik dari selangnya, injector, filter. Dan semua komponen yang berhubungan dengan bahan bajar. Cek kabel sambungan, kemungkinan ada kelonggaran.

Perawatan yang Kurang Optimal

Bersihkan endapan kotoran baik dari tangki maupun semua komponennya. Pastikan pula kabel dalam keadaan optimal. Lebih baik ganti bila ada yang sobek atau kualitasnya kurang bagus. Satu kabel saja dalam keadaan tidak bagus, pengaruhnya bisa ke beberapa kerusakan. Terutama mesin.

Genset mati memang berawal dari ketidaktahuan Anda mengenai generator ini sendiri. Oleh karena itu, saran dari kami sebelum membeli tidak ada salahnya untuk mencari informasi lebih jauh mengenai generator. Apa saja kelebihan dan kekurangan, bagaimana teknik perawatannya.

Bagaimana pemilihan bahan bakar, berapa hari sekali Anda harus membongkar semua komponen untuk dibersihkan. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan setiap hari, cara membersihkan, dan mengatasi masalah kecil tanpa harus memanggil jasa service. Hal ini sangat penting agar genset tahan lama dan awet.

Lupa Untuk Sering Memanaskan

Jika memang tidak digunakan, jangan lupa untuk dipanasi. Hal ini akan memicu air aki terisi oleh alternatornya. Saat generator tidak digunakan pelumas yang melumasi mesin dengan gaya gravitasi akan kembali ke tangki oli. Sehingga, banyak komponen tidak terlindungi secara sempurna.

Tetapi, perlu dipahami proses memanasi jangan terlalu lama. Cukup 5 menit saja, paling lama 10 menit. Karena, pengaruhnya pada kerusakan lainnya. Pengetahuan tentang generator memang penting, terutama bagi Anda yang sedang menjalankan usaha. Dengan begitu apa yang membuat genset mati bisa diatasi dengan baik.

5 Hal Sepele yang Bisa Merusak Genset Anda

Sebelum membahas mengenai beberapa hal sepele yang menyebabkan komponen genset yang sering rusak, ada beberapa hal sepele yang ternyata juga bisa membuat genset Anda cepat rusak. Genset sendiri adalah rangkaian mesin yang berfungsi untuk menghasilkan daya listrik dan biasanya mesin genset sering digunakan sebagai pemasok listrik saat terjadi pemadaman.

Bahkan ada beberapa perusahaan besar yang sengaja membeli genset untuk mengurangi beban biaya listrik karena pemakaian genset dirasa lebih hemat. Cara kerja genset sebenarnya dengan mengubah energi mekanik yang berasal dari external menjadi energi listrik, bukan menciptakan energi listrik tapi memaksakan kan pergerakan muatan listrik.

Arus listrik yang dipasok oleh generator bisa disebut sebagai aliran muatan listrik dengan generator yang bekerja menggunakan proses induksi elektromagnetik. Genset memiliki beberapa komponen seperti mesin atau engine, alternator, tangki bahan bakar, valve, AVR, sistem pendingin, sistem pelumas, baterai dan lain-lain.

Memang ada beberapa komponen genset yang sering rusak, biasanya hal tersebut diakibatkan oleh beberapa hal yang sangat sepele. Meskipun Anda sudah sering menggunakan genset tapi tidak ada salahnya jika Anda berhati-hati saat mengoperasikannya. Ketahui hal-hal sepele yang membuat genset Anda cepat rusak berikut ini!

  1. Genset Jarang Dipanaskan

Penyebab sepele pertama adalah genset yang Anda miliki sebagai sumber energi alternatif, jarang sekali dipanaskan. Ada harus membuat genset melalui proses pemanasan Karena sangat penting untuk menjaga kualitas aki. Yang mana Anda harus menjaga agar aki selalu dialiri alternator.

Jadi sebaiknya jangan malas melakukan pemanasan pada genset Anda. Setidaknya lakukan proses pemanasan genset minimal seminggu sekali agar genset yang Anda miliki awet. Dan juga meminimalisir adanya komponen genset yang sering rusak dan tetap bisa Anda pakai sebagaimana mestinya.

  • Kondisi Aki Lemah

Alasan sepele lainnya adalah aki yang melemah di mana membuat genset sulit dinyalakan. Padahal proses genset sendiri pada putaran pertama dipicu oleh tenaga aki sehingga aki sangat penting untuk mengoperasikan genset. sama seperti aki pada kendaraan bermotor yang wajib diperiksa dan diganti secara teratur.

  • Penggunaan Genset Secara Berlebihan

Jika Anda merasa membutuhkan genset untuk saat-saat darurat, mungkin hal tersebut bisa membuat genset Anda lebih awet. Tapi bagaimana jika Anda menggunakan genset untuk menghemat daya? seperti yang sudah dibahas di atas biasanya perusahaan besar menghemat listrik dengan menggunakan genset.

Andapun tidak boleh meremehkan waktu yang tepat saat menggunakan genset sehingga sebaiknya Anda mencari tahu mengenai waktu operasional genset yang akan Anda beli. usahakan Anda tidak menggunakan genset melebihi batas waktu yang ditentukan karena memang mempercepat kerusakan komponen-komponen genset di dalamnya.

  • Menggunakan Genset Saat Bahan Bakar Habis

Hindari pula menggunakan bahan bakar yang habis total untuk meminimalisir komponen genset yang sering rusak. Bahan bakar yang habis namun Anda tetap menyalakan genset tersebut maka komponen pada genset akan cepat aus. Jadi sebaiknya segera hentikan pemakaian genset.

Saat bahan bakar habis maka sebaiknya hentikan genset dan langsung isi bahan bakar dengan jumlah yang dibutuhkan atau secukupnya. Jangan biarkan genset menyala saat bahan bakar habis karena bisa berakibat fatal. Jadi lakukan pengecekan bahan bakar saat genset digunakan.

  • Komponen Pembakaran yang Tersumbat

Biasanya ada pula masalah genset yang tiba-tiba mati, Hal tersebut diakibatkan oleh lubang ventilasi bahan bakar atau katup pompa mengisi bahan bakar yang tersumbat. Jadi jangan lupa melakukan pengecekan pada bagian lubang ventilasi bahan bakar tersebut dan bersihkan bagian-bagian genset yang tersumbat.

Anda juga tidak boleh menempatkan genset sembarangan, Pilihlah tempat yang teduh dan kering karena sinar matahari dan air hujan bisa memperbesar resiko kerusakan. Tidak hanya mudah berkarat tapi komponen-komponen dalam genset juga lebih cepat rapuh dan kehilangan fungsinya.

Hal-hal sepele diatas seharusnya tidak menjadi penyebab genset Anda mudah rusak apalagi jika masih bisa dihindari. Sebaiknya Anda lebih cermat saat menggunakan genset, karena genset adalah salah satu sumber listrik alternatif yang penting. Anda bisa memilih genset yang disesuaikan dengan daya listrik yang Anda butuhkan.

Pengoperasian genset pun sebenarnya mudah atau tidak membutuhkan waktu lama, tak heran jika selalu dijadikan opsi di saat darurat. Memang jika tidak dijaga dengan baik memang Ada beberapa komponen genset yang sering rusak, namun tentu saja bisa diminimalisir dengan penggunaan yang tepat.

Jika anda membutuhkan bantuan mengenai kebutuhan genset, silahkan hubungi kami.

Cara Instalasi Genset untuk Gudang atau Pabrik

Untuk Anda yang berkecimpung dalam dunia industri, cara instalasi genset untuk gudang atau pabrik tentunya merupakan hal yang wajib Anda pahami. Karena genset ini sendiri memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga produksi tetap berlangsung dan menghindari kerugian.

Bayangkan saja kalau tidak ada genset sebagai energi cadangan, sudah tentu proses produksi tidak akan berjalan lancar. Bahkan harus berhenti total pada saat terjadi pemadaman listrik sepihak dari PLN. Tak heran kalau saat ini hampir seluruh pelaku industri melakukan pemasangan genset di gudang atau pabrik mereka.

Perlu dipahami, cara melakukan instalasi genset di gudang atau pabrik ini sebenarnya sama saja dengan instalasi pada rumahan biasa. Namun biasanya ada perbedaan dari segi penempatan terminal di dalamnya. Jadi bukan hal yang tidak mungkin kalau instalasinya akan sedikit lebih rumit.

Namun pada kesempatan kali ini kami akan memberikan cara instalasi genset untuk gudang atau pabrik sesederhana mungkin agar Anda bisa memahaminya dengan mudah. Langsung saja, ini dia langkah-langkahnya.

1. Pilih Lokasi Penempatan Genset

Saat hendak melakukan instalasi genset di pabrik atau gudang, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih penempatan genset itu sendiri. Dalam hal ini kami sangat merekomendasikan untuk menempatkan genset di luar ruangan atau gedung pabrik. Sebaiknya tempatkan genset beberapa puluh meter dari gedung pabrik atau gudang Anda.

Selain bisa menjaga ruangan pabrik tetap lega, Anda juga bisa terhindar dari resiko tak terduga yang mungkin saja muncul apabila genset mengalami trouble. Kalau hendak disimpan di luar ruangan, ada baiknya kalau Anda membangun gedung baru sederhana. Tujuannya agar genset tidak terkena panas dan hujan. Ini bisa mempercepat kerusakannya.

2. Pahami Jaringan Kelistrikan Pada Gudang/Pabrik Itu Sendiri

Setelah Anda menempatkan genset di luar ruangan, cara instalasi genset untuk gudang atau pabrik selanjutnya Anda bisa mulai menyusuri sistem kelistrikan dari gedung pabrik atau gudang tersebut. Lakukan secara detail, jangan melakukannya sendiri. Mengingat ukuran gudang pabrik biasanya luas, Anda mungkin butuh tim untuk melakukan pengecekan.

Kalau Anda melakukannya sendiri, ini akan memakan waktu lama. Hal ini bertujuan untuk memahami seberapa besar kebutuhan listrik dari gudang itu sendiri. Dengan memahami jaringan dan kebutuhan listrik di gudang tersebut, Anda bisa mempertimbangkan opsi terbaik untuk penggunaan genset yang sudah disiapkan.

3. Buat Gambaran Jaringan Listrik Cadangan

Setelah Anda memahami bagaimana sistem kelistrikan dari pabrik atau gudang tersebut, cara instalasi genset untuk gudang atau pabrik selanjutnya adalah membuat gambaran jaringan listrik via genset yang hendak diterapkan. Caranya tidak sulit. Sederhananya Anda hanya perlu memindahkan sumber daya dari listrik PLN ke Genset secara otomatis jika sedang mati.

Sebaliknya kalau listrik sudah menyala, maka sistem akan secara otomatis memindahkan listrik dari genset kembali ke PLN. Mudah bukan? Sudah pasti dibutuhkan tim yang berpengalaman dalam membuat dan melakukan instalasi jaringan seperti ini. Namun yang paling utama, buatlah gambar rangkaian yang akurat.

Sudah tentu ada beberapa perangkat tambahan yang akan Anda butuhkan dalam hal ini. Contohnya adalah seperti sikring otomatis, boz sikring, relay dan switch serta berbagai perangkat penting lainnya. Pastikan untuk mempersiapkannya sejak awal.

4. Lakukan Instalasi Dengan Benar

Cara instalasi genset untuk gudang atau pabrik selanjutnya adalah fase pemasangan atau instalasi. Lakukan hal ini sesuai dengan gambaran yang sudah Anda buat sebelumnya. Kalau Anda membuat gambar dengan teliti, biasanya proses instalasi bisa berlangsung dengan cepat.

Namun hal ini tidak akan terjadi apabila terjadi kesalahan dalam proses penggambaran. Karenanya Anda harus melakukan ini bersama tim yang benar-benar ahli. Kerjasama yang baik akan bisa menghasilkan kinerja yang baik pula. Tentunya setiap orang memiliki keahlian pada bidangnya masing-masing.

Jangan lupa juga untuk melakukan pengujian secara berkala untuk mengetes kualitas instalasi yang sudah Anda buat. Terjadi kesalahan kecil mungkin tidak akan membuat listrik mati seketika, tapi hal ini bisa menjadi resiko kedepannya.

Dengan memahami langkah-langkah tersebut di atas, kami menjamin kalau instalasi jaringan bisa dilakukan dengan cepat dan benar. Namun jangan lupa juga untuk melakukan cara instalasi genset untuk gudang atau pabrik di atas secara sistematis agar terhindar dari resiko kerusakan atau hal merugikan lainnya.

Jika anda membutuhkan bantuan mengenai kebutuhan genset, silahkan hubungi kami.

Cara Instalasi Genset untuk Rumah untuk Pemula

Genset adalah alternatif terbaik untuk kebutuhan listrik rumah Anda selain PLN. Cara instalasi genset untuk rumah ini sendiri tidaklah sulit. Yang penting Anda memahami caranya dengan baik karena logikanya Anda hanya perlu memindahkan sumber daya listrik dari meteran ke genset.

Tak bisa disangkal, memasang genset pada instalasi listrik rumahan ini harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati. Soalnya ada resiko besar yang mungkin mengintai jika Anda melakukan kesalahan dalam instalasinya. Sudah tentu Anda harus memahami rangkaian listrik dengan baik untuk menghindari hal ini.

Namun Anda tak perlu khawatir karena pada kesempatan kali ini kami akan membahas cara instalasi genset untuk rumah Anda. Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang akan kami paparkan di bawah ini secara sistematis sebelum melakukan prosedur pemasangannya.

1. Siapkan Perangkat dan Peralatan yang Diperlukan

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat hendak memasang genset di rumah adalah menyiapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan. Dengan melakukan persiapan sejak awal, Anda bisa melakukan instalasi dengan mudah dan well prepared. Ini akan menghindarkan Anda dari berbagai kendala.

Adapun alat-alat atau perangkat yang harus Anda siapkan adalah :

  1. Terminal kabel
  2. Relay Omron
  3. Kabel NGA
  4. Socket Relay
  5. Boz sikring
  6. Sikring otomatis
  7. Papan kayu secukupnya (untuk alas)
  8. Peralatan elektrikal seperti tang, obeng, testpen, dll.

Setelah perangkat tersebut siap, Anda bisa maju ke tahap selanjutnya.

2. Berikan Kode Khusus Pada Setiap Terminal

Cara instalasi genset untuk rumah selanjutnya adalah dengan memberikan kode khusus atau nama pada setiap terminal yang Anda temui. Gunakan saja nama-nama yang mudah Anda ingat, hal ini akan mempermudah Anda dalam proses instalasi.

Memberikan kode unik pada masing-masing terminal akan membuat Anda jauh lebih mudah dalam melakukan sistem jaringan kabel. Jadi secara tidak langsung, hal ini akan menghindarkan Anda dari kesalahan instalasi pada saat pemasangan genset ini dilakukan.

Perlu dipahami, Anda akan membutuhkan dua buah relay dalam kondisi ini. Relay kedua yang Anda gunakan ini akan berfungsi untuk memutus arus listrik yang datang dari aki pada saat genset kembali menyala. Pada sisi lain Relay kedua atau R2 ini akan membantu kinerja switch S1 atau Relay 1 menjadi lebih maksimal.

3. Pastikan Rangkaian Terpasang Dengan Benar

Cara instalasi genset untuk rumah selanjutnya adalah memastikan kalau instalasi yang Anda buat terpasang dengan benar. Kalau Anda melakukan kesalahan sudah pasti listriknya tidak akan menyala. Wajib dipahami, relay omron yang kita siapkan sebelumnya memiliki fungsi untuk memindahkan sumber daya listrik dari meteran PLN ke genset saat listrik mati.

Namun relay ini juga secara otomatis akan memindahkan daya dari genset ke meteran PLN saat listrik kembali menyala. Jadi Anda tidak perlu khawatir lupa mematikan genset saat listrik kembali menyala karena genset itu sendiri akan mati secara otomatis saat Anda tidak menggunakannya.

Dalam melakukan rangkaian otomatis, Anda membutuhkan beberapa perangkat seperti misalnya boz sikring, sikring otomatis, papan kayu, dan terminal kabel seperti yang sudah kita siapkan pada poin nomor satu. Tempatkan seluruh perangkat dengan akurat sesuai fungsinya masing-masing.

Logikanya, arus positif dan negatif dari meteran harus Anda sambungkan dengan relay, kemudian menuju ke sikring otomatis dan terakhir menuju ke genset. Untuk kabel arde Anda bisa membiarkannya. Kemudian kabel dari genset Anda arahkan pada kabel rumah yang menuju langsung ke berbagai terminal perangkat dan perabotan.

4. Pikirkan Untuk Menggunakan Jasa Ahli

Untuk Anda yang masih ragu karena kurang memahami elektrikal, sangat direkomendasikan untuk menggunakan jasa ahli instalasi saja. Ini adalah cara instalasi genset untuk rumah terbaik yang bisa Anda pilih. Tujuannya tentu saja untuk menghindari berbagai resiko yang mungkin muncul.

Soalnya kalau Anda melakukan kesalahan dalam instalasinya, hal ini bisa membuat aliran listrik di rumah Anda menjadi korslet. Terlalu sering mengalami hal ini bisa membuat berbagai perabotan elektrik Anda menjadi rusak.

Selain beberapa langkah di atas, pastikan juga untuk memperhatikan aspek keamanan. Simpan genset di luar rumah, bila perlu agak beri jarak. Hal ini bisa menghindarkan Anda dari berbagai resiko bahaya yang mungkin mengintai. Pastikan untuk melakukan cara instalasi genset untuk rumah ini dengan baik agar hasilnya efektif dan efisien.

Jika anda membutuhkan bantuan mengenai kebutuhan genset, silahkan hubungi kami.

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memasang Genset untuk Rumah

Saat ini ada banyak sekali orang yang memasang genset untuk rumah. Bukan tanpa alasan, saat ini listrik memang sudah menjadi kebutuhan utama orang-orang. Terlebih kalau mereka memiliki usaha mandiri di rumah. Keberadaan listrik tentunya menjadi semakin vital.

Pemadaman listrik sementara oleh PLN bisa menjadi kendala besar bagi Anda yang merintis usaha seperti ini. Tak hanya itu saja, bagaimanapun juga listrik memegang peranan yang sangat penting di dalam kehidupan manusia saat ini. Tak heran kalau kemudian orang-orang rela melakukan apa saja demi listriknya agar menyala kembali.

Salah satunya tentu saja dengan melakukan pemasangan genset di rumahnya seperti ini. Bagi Anda yang memiliki rencana yang sama, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu saat hendak memasang genset di rumah. Apa saja hal tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

  1. Pahami Dulu Kebutuhan Listrik di Rumah Anda

    Hal pertama yang harus Anda perhatikan saat hendak memasang genset untuk rumah adalah memahami kebutuhan listrik di rumah Anda sendiri. Seperti kita ketahui, masing-masing generator memiliki kapasitas daya listriknya masing-masing. Ada yang kecil, ada juga yang besar.

    Hal ini harus Anda perhatikan sejak awal. Kalau Anda melakukan kesalahan dalam memilih daya genset, tentu saja ini akan menyebabkan kerusakan pada jaringan listrik di rumah Anda. Biasanya akan terjadi korsleting pada saat hal ini terjadi.

    Karenanya jauh lebih baik bagi Anda untuk membuat list dari masing-masing daya barang yang Anda miliki di rumah. Hal ini akan membantu Anda untuk terhindar dari kesalahan dalam membeli genset. Jangan sampai Anda menyepelekannya.
  2. Pilih Genset Yang Tepat Untuk Kebutuhan Anda

    Hal lain yang tidak kalah penting untuk Anda perhatikan saat hendak memasang genset untuk rumah adalah pemilihan genset itu sendiri. Pastikan untuk memilih genset yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan asal dalam memilihnya.

    Seperti kita ketahui, dalam memilih genset ini ada banyak sekali aspek yang harus diperhatikan dari mulai mereknya, daya yang ada pada genset tersebut, serta hal-hal lain yang tidak kalah penting. Salah dalam menganalisa hal ini bisa memberikan kerugian yang besar bagi Anda. Karena harga genset sendiri tidaklah murah.

    Kalau Anda tidak paham dalam hal ini, Anda bisa meminta bantuan dari mereka yang lebih ahli untuk memilihnya. Anda bisa meminta bantuan rekan, saudara, atau bahkan profesional di bidang tersebut. Tak apa lelah di awal asalkan Anda mendapatkan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.
  3. Pahami Cara Penggunaan dan Perawatannya

    Selain kedua poin di atas, ada hal lain yang wajib untuk Anda perhatikan saat hendak memasang genset untuk rumah. Hal tersebut adalah bagaimana cara untuk menggunakan dan merawat dari genset itu sendiri.

    Perlu dipahami, genset ini adalah generator listrik arus searah, namun dayanya sangatlah tinggi. Jadi Anda harus berhati-hati saat menggunakannya. Penggunaan genset yang salah bisa berbahaya terhadap diri Anda sendiri dan orang-orang di sekitar rumah. Pastikan untuk memahami ini dengan baik.

    Dengan memahami cara penggunaannya, pasti Anda bisa mengoperasikan genset dengan baik dan sesuai aturan yang sudah ditentukan. Hal ini akan menghindarkan Anda dari bahaya sekaligus menjaga genset dari kerusakan. Jangan lupa, pahami juga bagaimana cara perawatan genset yang baik agar barangnya tetap awet.
  4. Lakukan Perbandingan Harga, Pilih Toko Terbaik

    Poin terakhir yang wajib Anda perhatikan saat hendak memasang genset untuk rumah adalah perbandingan harga. Jarang sekali orang yang mengetahui pasaran harga sebuah genset. Kecuali kalau orang tersebut memang sering berkecimpung di dalamnya.

    Sangat direkomendasikan bagi Anda untuk melakukan perbandingan harga saat hendak membeli genset seperti ini. Tujuannya adalah supaya Anda mendapatkan produk terbaik dengan harga terbaik pula. Jangan tergesa gesa dalam melakukan pembelian. Lakukan perbandingan dari beberapa toko sekaligus.

Untuk mempermudah, pastikan untuk memilih toko yang sudah terpercaya. Anda bisa bertanya kepada mereka yang sudah ahli dalam hal ini. Soalnya dengan memilih toko terpercaya seperti ini Anda akan terhindar dari penjualan barang rekondisi atau rusak. Pastikan untuk melakukannya saat Anda hendak memasang genset untuk rumah.

Kami sebagai distributor genset di berbagai lokasi di seluruh Indonesia sudah dikenal dan dipercaya dalam memberikan solusi genset untuk kebutuhan rumah:

Mengenal Komponen Genset dan Fungsi-Fungsinya

Memahami komponen dari genset dan fungsinya secara detail sangatlah penting. Terlebih kalau Anda berencana untuk melakukan pembelian produk satu ini. Seperti kita ketahui, saat ini genset menjadi salah satu kebutuhan yang cukup penting. Terlebih di dunia industri.

Namun tak hanya di dunia industri saja, saat ini ada banyak juga orang yang menggunakan genset untuk kepentingan rumahan. Bukan tanpa alasan, saat ini ada banyak juga orang yang menjalankan bisnis rumahan. Tentunya keberadaan listrik menjadi salah satu sarana wajib yang harus selalu tersedia.

Untuk itu, sangat penting bagi Anda memahami apa saja komponen utama dari genset ini beserta fungsinya masing-masing. Hal ini akan memberikan Anda banyak kemudahan saat Anda harus menggunakannya nanti. Terlebih kalau ada masalah teknis yang harus Anda hadapi.

Dengan memahami komponen dari genset dan fungsinya ini, diharapkan Anda bisa menggunakan genset dengan baik dan benar, serta bisa melakukan tindakan yang tepat saat Anda harus melakukan trobleshoot kedepannya. Langsung saja, ini dia penjelasannya.

  • Mesin / Engine

Komponen pertama yang ada pada genset dan menjadi yang paling penting adalah mesin. Komponen satu ini merupakan sumber dari energi mekanis yang dimiliki oleh genset. Tentu saja untuk menghidupkan energi kinetik dari mesin ini dibutuhkan bahan bakar seperti gas ataupun bensin.

Mesin berperan sebagai generator energi. Biasanya bensin digunakan untuk mesin yang memiliki kapasitas kecil saja. Sedangkan untuk kapasitas yang lebih besar, biasanya bahan baku yang digunakan adalah solar atau gas. Sudah tentu ada beberapa perbedaan tekhnik yang mendasari hal ini.

  • Alternator

Dari mesin sebagai generator, kemudian kita akan tertuju pada alternator. Kalau Anda mempelajari komponen dari genset dan fungsinya, memahami alternator ini sangatlah penting. Alternator merupakan komponen yang mengkonversi energi yang dihasilkan oleh mesin menjadi energi listrik.

Biasanya alternator ini memiliki sejenis rotor yang seringkali disebut dengan nama amature. Komponen ini juga tida kalah penting karena bekerja langsung pada generator. Dengan keberadaan komponen satu ini, medan magnet pada genset jadi bergerak dan menghasilkan energi listrik di dalamnya.

  • Tangki Bahan

Tidak kalah penting, komponen selanjutnya yang ada pada genset adalah tangki bahan. Tangki bahan ini sudah tentu memiliki fungsi sebagai penampung bahan bakar. Namun ternyata fungsinya tidak hanya itu saja. Ada fungsi lain yang justru lebih penting dari sekedar tempat penampungan bahan bakar.

Fungsi tersebut adalah durasi yang dihasilkan oleh mesin untuk tetap menghasilkan energi listrik. Sudah tentu semakin besar kapasitas penampungan yang ada pada mesin, akan semakin lama pula jam kerja dari mesin genset yang Anda miliki. Namun kalau Anda sudah membeli genset dengan tangki yang minim, Anda bisa juga membeli tangki eksternal sebagai solusi.

  • Voltage regulator

Pembahasan komponen dari genset dan fungsinya ini tidak hanya berhenti pada tangki saja. Namun juga terhadap voltage regulator. Pada genset yang Anda beli, komponen satu ini memiliki fungsi untuk mengatur besaran tegangan yang dihasilkan oleh generator itu sendiri.

Pengatur tegangan ini memiliki peranan yang sangat penting karena keberadaannya membuat tegangan listrik yang dihasilkan jadi jauh lebih stabil. Belum lagi keberadaan komponen satu ini membuat barang penerima energi listrik menjadi lebih awet dan tidak mudah mengalami kerusakan dari sisi elektrikal.

  • Exhaust Cooling

Secara menyeluruh, komponen dari genset dan fungsinya ini saling berkesinambungan dan mendukung satu sama lain. Contohnya ada pada exhaust cooling. Komponen satu ini memungkinkan genset untuk bisa meminimalisir panas yang muncul saat menyala dan menghasilkan listrik.

Kalau misalkan exhaust cooling ini tidak ada, bukan hal yang tidak mungkin kalau genset Anda akan meledak. Soalnya komponen yang ada pada genset tidak mampu untuk menahan panas yang muncul akibat reaksi elektrikal. Karenanya sangat wajib untuk Anda memantau semua komponen agar performa genset tetap bagus.

Saat Anda hendak membeli genset, pemahaman mengenai komponen-komponen di atas sangatlah penting. Namun tentu saja pembahasan di atas bukan pembahasan secara detail keseluruhan. Namun bisa dibilang 5 komponen di atas adalah komponen utama dari genset itu sendiri. Penting bagi Anda untuk memahami komponen dari genset dan fungsinya ini agar bisa menggunakannya dengan baik.

Konsultasikan kebutuhan genset anda bersama kami. Kami mempunyai beberapa lokasi cabang kami:

Cara Menentukan Kapasitas Genset Untuk Kantor

Cara menentukan kapasitas genset untuk kantor harus dipahami dengan baik. Pasalnya, kapasitas genset untuk gedung perkantoran dan untuk rumah sangat berbeda. Jika Anda merupakan seorang entrepreneur yang sedang membutuhkan genset untuk bisnis, jangan pernah takut untuk belajar menentukan kapasitas yang tepat.

Pemilihan kapasitas yang tepat merupakan langkah yang sangat krusial. Akan menimbulkan sebuah kerugian yang besar jika Anda tidak bisa menentukan langkah ini dengan baik. Tentukan terlebih dahulu tujuan Anda menggunakan genset tersebut. Pastikan genset tersebut akan digunakan untuk listrik utama atau hanya sebagai sumber ketika mati listrik saja.

Cara Menentukan Kapasitas Genset Untuk Kantor dengan Mudah

Sebenarnya, tidak sulit untuk menentukan kapasitas genset baik untuk rumah, kantor, maupun untuk tempat bisnis Anda. Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

  1. Ketahui tujuan Anda

    Langkah pertama, Anda harus mengetahui tujuan Anda dalam menggunakan genset tersebut. Ini merupakan hal yang sangat penting. Apakah genset tersebut akan digunakan setiap hari? Apakah genset tersebut akan digunakan sebagai cadangan saat mati listrik?

    Semua hal ini harus dijawab dengan baik sebelum melakukan cara menentukan kapasitas genset untuk kantor. Secara umum, genset memiliki 3 kapasitas yang bisa dipilih. Ketiganya yaitu kapasitas standar, primer prower, dan terakhir adalah continuous power.

    Jika Anda akan menggunakan genset untuk standby ketika mati listrik, Anda bisa memilih genset berdasarkan kapasitas powernya. Untuk pemakaian berkelanjutan bisa dilakukan dengan memilih kapasitas 75 hingga 80 persen kapasitas prime.
  2. Tentukan fasilitas yang akan discover oleh genset tersebut

    Setelah menentukan tujuan, Anda bisa melakukan list mengenai fasilitas apa saja yang ada di dalam kantor untuk di cover oleh genset tersebut. Ini juga menjadi sebuah hal yang amat riskan. Catatlah fasilitas yang akan discover mulai dari lift, lampu, pompa air, kulkas, dan lain-lain.

    Apakah fasilitas yang akan discover oleh genset tersebut cukup banyak? Atau hanya beberapa alat elektronik saja yang nantinya akan discover oleh genset tersebut? Hal ini perlu diketahui dalam cara menentukan kapasitas genset untuk kantor dan bisnis Anda.
  3. Apakah Anda menggunakan peralatan electro motor?

    Tips satu ini memang hanya diperuntukkan bagi Anda yang memiliki kantor dengan menggunakan peralatan electro motor atau dynamo. Pasalnya, jenis peralatan ini membutuhkan hitungan cukup berbeda. Dynamo akan membutuhkan daya listrik cukup besar pada saat pertama kali.

    Jika suatu kantor memang menggunakan peralatan dynamo, maka genset yang dibutuhkan biasanya adalah dengan kapasitas 3-4 kali dari rated power electro motor yang digunakan.

Pentingnya Melakukan Cara Menentukan Kapasitas Genset untuk Kantor

Setiap orang yang memiliki bisnis pasti tidak ingin rugi. Jika Anda memiliki gedung perkantoran untuk melakukan bisnis, maka pertimbangkanlah untuk memilih genset yang baik. Mengapa hal ini sangat penting untuk dilakukan?

  1. Lebih hemat

    Menentukan terlebih dahulu kapasitas genset sesuai kebutuhan sebelum melakukan pembelian merupakan cara yang cukup pintar. Tanpa melakukan hal ini, Anda akan merasa rugi.

    Misalnya saja, jika Anda kebetulan hanya membutuhkan sedikit daya namun membeli genset dengan kapasitas terlalu besar. Ini akan membuat pengeluaran yang dilakukan untuk membeli genset berkapasitas besar tersebut menjadi sia-sia.
  2. Tidak dua kali membeli

    Keuntungan berikutnya ketika Anda membeli genset sesuai kebutuhan, ini akan membuat Anda tidak membeli genset berulang-ulang. Contohnya, jika Anda kebetulan membutuhkan daya yang besar.

    Namun, genset yang Anda beli ternyata tidak memenuhi kebutuhan tersebut. Jika hal ini terjadi, maka Anda bisa membeli genset lagi.
  3. Genset menjadi lebih awet

    Jika Anda mempertimbangkan pembelian genset sesuai kapasitas, ini akan membuat genset di kantor menjadi lebih awet. Pasalnya, genset ini akan bekerja sesuai dengan kapasitasnya.

    Jika kapasitasnya kecil dan bebannya besar, ini akan membuat genset menjadi cepat rusak. Begitu pula sebaliknya. Dengan pembelian genset berkapasitas tepat, maka genset akan menjadi lebih awet.

Jadi, pastikan Anda memilih genset yang tepat ketika akan membelinya. Jangan lupa, belilah genset dengan merk yang baik. Jangan membeli yang asal murah saja. Pastikan kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan. Jadi, genset tersebut akan berguna dengan baik. Lakukan cara menentukan kapasitas genset untuk kantor di atas sebelum membelinya.

Jika anda kebingungan dalam menentukan kapasitas genset untuk kantor anda? Kami menjual bermacam jenis genset kantor. Hubungi kami lebih lanjut di: +6231 9985 0000+6221 2900 6565+6281 280000195 untuk mengenal lebih lagi.

5 Faktor Memilih Genset Untuk Rumah Agar Awet

Faktor dalam memilih genset untuk rumah harus diperhatikan dengan sebaik mungkin. Jadi, genset tersebut bisa digunakan dengan lebih nyaman dan awet. Sebisa mungkin, Anda harus memilih genset dengan kualitas yang bagus. Genset sendiri memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan modern seperti sekarang.

Jika Anda hanya mengandalkan daya listrik dari PLN, maka bisa saja terjadi pemadaman selama beberapa saat. Menggunakan genset bisa menjadi solusi yang paling tepat untuk membuat listrik di dalam rumah selalu tersedia apapun kondisinya. Jadi, membeli genset merupakan langkah tepat yang bisa Anda lakukan.

5 Faktor Dalam  Memilih Genset Untuk Rumah

Apakah Anda sedang berencana untuk membeli genset? Genset menjadi sebuah mesin penting untuk dimiliki setiap keluarga. Hal ini bisa menyuplai listrik ketika listrik dari PLN kebetulan padam. Lalu, apa saja tips untuk membeli genset untuk kebutuhan rumah?

  1. Berapa kebutuhan listrik di rumah Anda?

    Dengan menjawab pertanyaan tersebut, Anda bisa memilih genset dengan baik. Kebutuhan listrik di rumah perlu dipahami. Hal ini mengingat kapasitas generator yang dibutuhkan oleh masing-masing rumah tentu berbeda. Jika tidak diperhatikan, bisa saja terjadi korsleting listrik.

    Buatlah list daya tentang alat-alat elektronik yang ada di rumah Anda. Contohnya saja televise, lampu, pompa air, kulkas, AC, dan lain-lain. Setelah di list, Anda bisa menentukan jenis genset yang bisa digunakan.
  2. Mengetahui jenis genset yang akan dibutuhkan

    Jika Anda sedang mencari faktor dalam memilih genset untuk rumah, maka pahami jenis genset apa yang dibutuhkan. Genset hampir sama dengan produk elektronik lainnya. Jenis dan macamnya sangat beragam. Anda bisa mengenalinya satu per satu. Ada dua tipe genset yang biasanya digunakan dalam rumah tangga.

    Pertama, genset yang dipasang secara permanen. Kedua, genset yang bisa digunakan secara portable. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda-beda. Anda bisa menentukan berdasarkan kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya.
  3. Kenali merk yang bagus

    Sama halnya dengan membeli peralatan elektronik lainnya, Anda harus memastikan memilih merk yang bagus. Memilih merk yang bagus merupakan salah satu hal yang mutlak. Pastikan pula, Anda memilih merk sesuai dengan budget. Jangan memaksakan diri. Carilah referensi dari internet untuk  melakukan perbandingan.

    Disclaimer: Kami sebagai distributor genset INTERGEN, menjual genset merek Intergen dengan mesin berkualitas tinggi seperti MWM, MAN, Perkins, dan lain-lainya. Merek-merek ini sudah terbukti kualitasnya.
  4. Sesuaikan kapasitas daya genset sesuai dengan kapasitas listrik di rumah

    Hal ini tentu bisa dilakukan setelah Anda menjalankan tips nomor 1. Kapasitas genset yang biasanya dijual di pasaran adalah 500 watt, 1000 watt, hingga 1200 watt.

Jika faktor dalam memilih genset untuk rumah di atas sudah Anda lakukan dengan baik, maka Anda bisa mendapatkan genset sesuai dengan keinginan. Lalu, apa saja yang perlu dilakukan untuk merawat genset?

Cara Merawat Genset Dengan Baik dan Benar

Agar genset di rumah Anda bisa bertahan lama, maka rawatlah dengan baik dan benar. Dengan melakukan perawatan secara berkala, maka genset akan menjadi lebih awet. Selain itu, merawat genset juga akan menghindarkan terjadinya bahaya yang tidak diinginkan. Bagaimanapun juga, benda ini merupakan benda elektronik yang rawan bahaya.

Lakukan langkah-langkah berikut dalam merawat genset Anda di rumah.

  1. Lakukan pengecekan umum

    Pengecekan umum meliputi aktivitas-aktivitas yang umum dilakukan pada perawatan barang elektronik. Hal ini mulai dari membersihkan komponen bagian luar yang terkena korosi, mengeringkan bagian genset yang terkena air, maupun memeriksa tutup tangki bahan bakar.

    Jadi, bukan hanya teliti dalam menentukan faktor dalam memilih genset untuk rumah saja. Namun, pengecekan umum ini sangat penting dilakukan. Hal ini bisa dilakukan oleh pemilik genset atau pun meminta bantuan orang lain yang lebih kompeten.
  2. Pengecekan serta perbaikan standar

    Ketika melakukan pengecekan dan kebetulan Anda menemukan masalah, maka Anda bisa melakukan perbaikan standar. Meskipun tidak mati listrik, namun genset perlu dinyalakan dalam waktu 3 hingga 6 bulan sekali. Jika sama sekali tidak digunakan, ini akan membuat mesin genset menjadi rusak.
  3. Perbaikan system kerja genset

    Inilah tahap yang cukup sulit di mana para pemilik genset biasanya membutuhkan bantuan dari para ahli. Jika terjadi kerusakan pada komponen yang Anda tidak paham, biarkan ahli yang menyelesaikannya. Jangan diperbaiki sendiri karena bisa saja komponen akan menjadi lebih rusak. Parahnya, genset bisa saja meledak.

Jadi, lakukan hal-hal di atas untuk membuat genset di rumah Anda menjadi lebih awet. Periksalah secara berkala meskipun genset tersebut tidak akan digunakan. Lakukan tips dan pertimbangkan faktor dalam memilih genset untuk rumah di atas untuk mendapatkan genset yang benar-benar berkualitas.

Cara Kerja Genset yang Perlu Diketahui

Mengetahui  cara kerja genset bisa menjadi sebuah pengetahuan yang baru untuk Anda. Bagi Anda yang masih awam dengan mesin ini, kini berusahalah untuk mempelajarinya. Siapa tahu suatu saat nanti Anda akan berhubungan dengan mesin ini. Jadi, Anda merasa lebih siap dan tidak merasa takut untuk menggunakan dan mengoperasikannya.

Genset sendiri merupakan sebuah mesin yang berguna untuk memasok daya listrik. Mesin ini digunakan untuk menyuplai listrik ketika listrik dari PLN sedang mati. Pengoperasian genset harus dilakukan dengan sebaik mungkin. Dengan demikian, genset bisa beroperasi dengan baik serta bisa digunakan dengan lebih awet.

Simak Cara Kerja Genset Berikut Ini

Mekanisme kerja genset sebenarnya tidak terlalu ribet. Namun, banyak orang yang masih belum tahu bagaimana cara mesin ini bekerja untuk bisa menghasilkan energi listrik. Genset merupakan kependekan dari Generator Set. Hasil suplai listrik yang dihasilkan bisa membuat pasokan jaringan listrik PLN yang sedang mati.

Penting sekali untuk Anda ketahui bahwa cara kerja genset atau prinsip kerjanya. Secara umum, genset ini akan mulai bekerja ketika listrik padam. Berikut urutan cara kerjanya. Ada dua jenis genset yaitu genset yang bisa bekerja secara otomatis dan manual. Berikut masing-masing cara kerjanya.

  1. Genset Otomatis

Genset otomatis merupakan jenis genset yang bisa menyala secara otomatis. Ini bisa juga disebut dengan genset ATS. Cara kerjanya bisa di setting otomatis menggunakan timer. Ketika listrik mati  dan hidupnya genset untuk menyuplai listrik bisa diatur dengan mudah.

Ketika listrik dari PLN nantinya menyala kembali, genset otomatis ini akan mengalihkan supply dari genset ke listrik dari PLN. Dengan demikian, genset pun akan mati kembali. Ini bisa terjadi secara otomatis bahkan dalam waktu 5 detik saja. Itulah mengapa jenis genset ini lebih banyak digunakan. Cara kerja genset ini mudah dan tidak merepotkan.

  • Genset manual

Tidak seperti genset otomatis, genset manual akan beroperasi ketika listrik dari PLN mati dalam waktu 20 detik. Selama waktu 20 detik tersebut, genset akan ditopang dengan yang namanya AVR atau Automatic Voltage Regulator. Komponen ini terdapat pada bagian MT atau Mutual Reactor.

Sebenarnya, komponen ini sendiri merupakan jenis trafo CT atau Current Transformer. Komponen ini bisa menghasilkan arus listrik besaran arus beban. Genset ini juga dilengkapi dengan system governor yang bisa menjaga kestabilan RPM. Kemudian, akan menghasilkan putaran stabil ketika ada maupun tidak ada beban.

Baik genset manual ataupun otomatis, keduanya memiliki cara kerja yang sama-sama unik. Cara kerja genset di atas sangat penting untuk dipelajari jika sewaktu-waktu Anda berkecimpung dan berhubungan dengan mesin ini.

Generator Bisa Menghasilkan Listrik dengan Prinsip GGL

Generator merupakan sebuah alat yang memanfaatkan sumber tenaga gerak. Ini mengubah tenaga gerak menjadi tenaga listrik menggunakan induksi magnetic. Ada beberapa bagian yang terdapat pada generator seperti :

  1. Main Field Stator

Merupakan gulungan utama pada stator

  • Main Field Rotor

Sama dengan gulungan utama pada rotor

  • Exciter field stator

Merupakan gulungan pembangkit stator

  • Exciter field rotor

Merupakan gulungan pembangkit rotor

  • Rotating Rectifier

Merupakan diode penyearah, dan

  • AVR atau Automatic Voltage Regulator

Semua bagian tersebut terdapat dalam generator untuk membuatnya bisa bekerja dengan lebih optimal.

Genset sendiri sebenarnya bekerja dengan menggunakan cara GGL atau Gaya Gerak Listrik Induksi. Ini merupakan salah satu bagian penting dalam pembangkit listrik pada sebuah generator. GGL akan mendapatkan energy primer dengan sedemikian rupa. Nantinya, GGL Induksi pun terbentuk.

Ada 3 prinsip utama dalam cara kerja generator ini.

  1. Adanya fluks magnet

Fluks magnet ini dihasilkan dari kutub-kutub magnet

  • Kawat penghantar listrik

Kawat penghantar listrik ini menjadi tempat terbentuknya gaya gerak listrik

  • Gerakan

Adanya gerakan yang terjadi antara penghantar dan fluks magnet

Cukup mudah dipelajari bukan? Untuk lebih mudahnya, Anda bisa melakukan praktik secara langsung. Jika memang masih pemula, mintalah pendampingan dari orang yang lebih berpengalaman. Dengan begitu, Anda akan lebih optimal dalam mempelajarinya. Cara kerja genset di atas bisa menjadi referensi penting bagi Anda yang baru memiliki genset.

Kami sebagai distributor genset bisa bantu menjelaskan anda mengenai cara kerja genset dengan lebih jelas. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan kami di: +6231 9985 0000+6221 2900 6565+6281 280000195.

11 Tips Menghidupkan / Mematikan Genset dengan Baik dan Benar

Apakah Anda sedang mencari tahu cara menghidupkan genset? Genset termasuk salah satu jenis mesin yang paling sering digunakan oleh banyak orang. Mesin ini digunakan untuk menjadi sumber energy pengganti listrik ketika listrik yang berasal dari PLN sedang mengalami pemadaman.

Ada beberapa standar yang harus dilakukan ketika Anda akan menghidupkan maupun mematikan genset. Jika hal ini tidak dilakukan dengan baik, bisa saja mesin genset Anda akan menjadi cepat rusak. Sebelum menyalakan genset, perhatikan terlebih dahulu prosedur di bawah ini.

Cara Menghidupkan Genset yang Baik dan Benar

Menghidupkan dan mematikan genset harus dilakukan dengan prosedur yang benar. Alat ini memang cukup mudah untuk dioperasikan. Jika prosedur mengoperasikan tidak diperhatikan dengan baik, maka genset bisa jadi akan gagal jalan. Akibatnya, mesin ini tidak bisa menyuplai tenaga listrik yang dibutuhkan.

Sebenarnya, tidak ada cara khusus untuk menggunakan sebuah genset. Namun jika dalam keadaan tertentu di mana Anda harus menggunakan sebuah genset, maka Anda perlu untuk mempelajarinya. Apalagi jika Anda masih pemula, bisa panik jika disuruh untuk mengoperasikan genset.  

Berikut beberapa cara menghidupkan genset untuk Anda pelajari dengan baik.

  • Periksa bahan bakar

Ini merupakan sesuatu yang penting untuk dilakukan. Pastikan bahan bakar kran pada posisi on.

  • Periksa air radiator

Jangan lupa, Anda juga harus memeriksa air radiator pada bagian genset tersebut. Jika air radiator sudah berada di bawah takaran, maka Anda harus melakukan penambahan.

  • Periksa ACCU

Memeriksa bagian ACCU juga menjadi sebuah hal yang penting untuk dilakukan. Tambahkan air ACCU jika berkurang.

  • Memeriksa bagian oli mesin

Bagian oli mesin juga harus diperhatikan dengan baik. Jika sudah berada di bawah takaran, Anda bisa segera menambahkannya.

  • Pasanglah kabel dengan benar

Untuk bisa menghidupkan genset, Anda harus memasangkan kabel dengan benar. Kabel warna merah adalah untuk kutub positif. Sedangkan kabel berwarna hitam adalah kabel negative. Setelah itu, Anda bisa menaikkan semua MCB dengan benar.

  • Nyalakan mesin

Langkah dan cara menghidupkan genset selanjutnya adalah menyalakan mesin. Mesin genset harus dipanaskan terlebih dahulu. Melakukan pemanasan bisa dilakukan dalam waktu 5 hingga 10 menit.

  • Periksalah semua indicator

Jika semua langkah-langkah di atas sudah Anda lakukan, kini Anda Bisa memeriksa indicator kembali. Pastikan indicator mulai dari oli hingga baterai telah berfungsi dengan baik. Dengan demikian, genset pun bisa dijalankan dengan lebih optimal.

Memperhatikan cara untuk menghidupkan genset tidak boleh diabaikan. Jika Anda tidak memperhatikan prosedurnya, bukan hanya tenaga listrik dari genset yang tidak bisa didapatkan. Namun, genset milik Anda pun akan menjadi cepat rusak.

Tips Mematikan Genset

Jika Anda sudah memahami bagaimana cara menghidupkan genset, pahami pula bagaimana cara mematikan gensetnya. Prosedur untuk mematikan genset perlu dilakukan dengan baik agar kualitas genset bisa tetap terjaga dengan baik. Berikut beberapa langkah penting yang harus diperhatikan dalam mematikan genset.

  • Turunkan breaker

Langkah pertama yang harus diperhatikan dalam mematikan genset adalah menurunkan bagian breaker. Setelah breaker turun, Anda bisa mengosongkan beban terlebih dahulu.

  • Tunggu 5 menit

Sebelum mematikan mesin, Anda harus menunggu dalam waktu kurang lebih 5 menit agar mesin menjadi dingin. Jangan langsung mematikan karena ini akan membuat genset menjadi cepat rusak.

  • Kontrol kembali semua breaker

Pastikan kembali semua breaker telah turun. Jangan lengah akan hal ini. Jika breaker sudah turun, ini akan membuat mesin menjadi cepat dingin. Dengan demikian, genset akan menjadi terjaga dengan baik kualitasnya serta tidak mudah aus.

  • Simpan kembali genset di tempat yang tepat

Jangan lupa, simpan kembali genset di tempat yang tepat. Jadi, genset akan tetap aman dari jangkauan anak-anak.

Memperhatikan cara untuk menghidupkan maupun mematikan genset harus dilakukan tidak peduli apapun merk dari genset yang Anda beli. Jangan sampai genset Anda yang baru berusia beberapa bulan menjadi rusak karena penggunaannya yang teledor. Pastikan Anda telah mengetahui langkah-langkah di atas dengan baik. Perhatikanlah beberapa hal untuk menghidupkan maupun mematikan genset dengan sebaik-baiknya. Pastikan semua cara menghidupkan genset dan mematikan genset di atas sudah dilakukan dengan baik agar Anda semua bisa berjalan dengan lebih lancar.

Sebagai distributor genset Intergen dengan mesin berkualitas tinggi, kami menjual berbagai genset untuk segala kebutuhan anda. Simak katalog genset kami.