Alat-alat yang Wajib ada Ketika Mati Lampu di Kantor

Alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor itu sangatlah banyak. Mati lampu memang menjadi kejadian yang tidak bisa diprediksi. Namun, bukan berarti tidak bisa diantisipasi. Penyebab pemadaman ini juga beragam dan lamanya pula tidak bisa diperkirakan. Karena itulah Anda perlu sebuah pemasok daya alternatif sebagai solusi.

Kondisi di mana listrik masih bergantung pada pasokan PLN memang sebaiknya dimaklumi. Selain pasokannya yang terbatas, kemungkinan sering terjadinya pemadaman bergilir juga harus menjadi kebiasaan. Selagi pasokan belum mencukupi maka mati lampu akan terus terjadi. Dan biasanya kondisi seperti ini datang diwaktu tidak tepat sehingga tanpa persiapan terlebih dahulu.

Genset atau generator set memang sudah tidak asing di telinga Anda. Bagaimana tidak, alat ini selalu hadir menjadi penolong saat kondisi darurat. Pemadaman dalam waktu lama dan sedang ada acara memang membutuhkan solusi segera. Dan genset menjadi sebuah solusi yang efektif untuk di saat sedang berada di dalam situasi tidak berjalan seperti yang diinginkan.

Genset ini sebenarnya merupakan salah satu alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor. Bahkan bisa menjadi alat satu-satunya yang efektif untuk kembali menghidupkan lampu padam. Khususnya di perkantoran bahkan generator set ini menjadi pemasok utama sumber energi sebagai antisipasi padamnya lampu ini.

Akibat yang Timbul Jika Mati Lampu di Kantor

Ada beberapa akibat buruk yang sangat dihindari oleh kantor saat mati lampu. Memang mati lampu memiliki pengaruh besar terhadap sistem operasional kantor. Apalagi jika berkaitan dengan produksi barang yang tentunya memiliki target dalam sehari. Sehingga aktivitas produksi tersebut harus berjalan maksimal tanpa hambatan.

Selain memastikan alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor Anda juga harus tahu akibat jika pemadaman terus-menerus. Selain mengganggu sistem operasional kantor layanan pada konsumen juga tidak maksimal. Padahal menjaga kepercayaan dari konsumen bukanlah hal mudah. Sehingga semua peralatan elektronik harus selalu nyala.

Rusaknya fasilitas elektronik kantor juga perlu diperhatikan sebagai akibat yang berpotensi menimbulkan kerugian besar pada kantor. Ini tentunya ketika pemadaman dalam waktu lama dan sering terjadi misal seminggu tiga kali. Ketika hal ini sering terjadi besar kemungkinan alat elektronik tersebut bisa rusak dan ini membuat Anda merugi besar.

Agar tidak timbul akibat buruk tersebut maka sebaiknya persiapkan segala kebutuhan terlebih dahulu. Tentunya dengan mempersiapkan alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor tidak terkecuali genset. Dan generator set ini harus ada dan menjadi utama sebagai solusi dari permasalahan tersebut.

Alat yang Wajib Tersedia Disaat Kantor Mati Lampu

Disaat kondisi darurat seperti mati lampu kantor wajib menyediakan beberapa alat sebagai penolong. Di antaranya adalah lampu darurat. Kondisi ruangan kantor yang tidak terlihat sangatlah berbahaya. Sehingga dengan adanya lampu darurat setidaknya mampu menjadi penerang disaat semua lampu padam. Dibandingkan lilin, lampu darurat jauh lebih aman dan nyaman.

Senter menjadi alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor selanjutnya. Sama halnya dengan lampu darurat, senter ini memiliki fungsi sebagai penerang. Disaat listrik padam mendadak tentu Anda ingin keluar ruangan dengan membawa barang berharga. Dengan adanya senter Anda bisa mencari barang sekaligus mencari jalan keluar yang aman.

Genset menjadi alat wajib bahkan utama ketika pemadaman lampu terjadi. Kondisi yang sulit diprediksi ini membuat keberadaan genset harus selalu siap sedia. Meski harganya relatif mahal namun, genset bisa menjadi solusi efektif dibandingkan alat lainnya. Dan kini hampir semua kantor memiliki alat ini sebagai bentuk antisipasi.

Bahkan ada kantor yang justru menjadikan genset sebagai pemasok utama listriknya. Selain aman, pemakaian genset juga bisa dikendalikan. Anda Alat yang wajib ada ketika mati lampu saat di kantor ini memberi banyak keuntungan termasuk menghemat dari segi pengeluaran. Selain itu, juga mudah dalam perawatan sehingga awet digunakan bertahun-tahun lamanya.

Memilih Genset Kantor yang Terbaik

Selain mempersiapkan alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor Anda juga perlu untuk memilih generator set terbaik sebagai alternatif. Memilihnya jangan sampai sembarangan melainkan harus memperhatikan beberapa hal. Di antaranya menyesuaikan dengan kebutuhan daya kantor. Sebisa mungkin belilah sesuai kebutuhan agar efektif.

Selain itu, pilih genset sesuai dengan budget yang dimiliki. Jika memang memiliki budget terbatas maka pilih yang sekiranya memerlukan bahan bakar harga murah. Selain murah juga mudah ditemui seperti solar dan bensin. Meski demikian, utamakan keselamatan dan kenyamanan saat penggunaan agar tidak menimbulkan kerugian besar.

Tips lainnya ada baiknya jika memilih generator set terbaik dan tentunya awet. Tingkat keawetan memang tergantung pada bagaimana menggunakan serta merawatnya. Namun, ketika Anda memilih yang paling bagus setidaknya memperbesar kemungkinan alat tersebut lebih awet dibandingkan harga murah kualitas kurang. Tidak hanya itu, jika memang kantor membutuhkan daya sedikit maka pilih genset tidak terlalu besar dengan harga terjangkau. Pada dasarnya persiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan ketika lampu mati. Termasuk alat yang wajib ada ketika mati lampu di kantor sehingga semua aman terkendali tanpa ketakutan timbul kerugian besar.

Cara Menggunakan Genset untuk Pemula

Jika Anda masih baru memiliki genset, maka cara menggunakan genset untuk pemula tentu sangat penting. Fungsi generator memang memberikan cadangan listrik ketika ada pemutusan aliran dari PLN. Cara kerjanya juga pada dasarnya cukup sederhana. Namun bagi yang masih belum tahu, mungkin akan sedikit kesulitan.

Pada dasarnya, cara kerja genset saat ini sudah lebih mudah dengan ketika awal kemunculannya. Dulu untuk menghidupkannya membutuhkan tenaga ekstra dengan menarik tuasnya. Namun saat ini, sudah ada tombol power untuk menghidupkannya. Anda cukup menekan tombol tersebut dari keadaan off ke on.

Untuk perawatan juga cukup mudah dan hanya perlu melakukan pengecekan secara berkala. Biasanya ada jadwal pengecekan baik harian, mingguan, hingga bulanan yang bisa Anda lakukan. Apalagi setiap membeli mesin genset, biasanya penjual juga memberikan beberapa informasi penting seperti cara menggunakannya.

Meskipun saat ini ada banyak sekali merek genset yang bisa dijumpai, namun umumnya memiliki mekanisme kerja sama. Perawatan dan pemakaiannya juga sama tanpa ada perbedaan yang berarti. Mungkin hanya genset untuk keperluan rumah dan industri pabrik saja yang memiliki mekanisme penggunaan berbeda.

Mengecek Oli dan Bahan bakar

Cara menggunakan genset untuk pemula yang pertama bisa dilakukan dengan melakukan pengecekan dua komponen tersebut. Umumnya saat ini banyak genset yang menggunakan bahan bakar dari bensin dan solar. Namun ada juga beberapa gensetyang menggunakan bahan bakar yang berasaldarigas. Semuanya tergantung dari tipe masing-masing generator listrik tersebut.

Sedangkan untuk oli, perlu pengecekan secara berkala supaya suplai oli tetap terjaga. Jangan sampai oli pada mesin habis tanpa diketahui. Memastikan ketersediaan oli pada mesin juga merupakan salah satu cara bagi pemula untuk lebih memahami generator ini. Terutama jika dilakukan secara rutin dan berkala.

Isi oli sesuai kapasitas yang sudah ditentukan dalam buku petunjuk. Jangan sampai mengisi oli melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. Hal tersebut akan membuat generator akan tersendat dan berfungsi kurang maksimal. Selain itu, pakai oli yang sudah direkomendasikan supaya cocok dengan mesin generator tersebut.

Memperhatikan Letak Generator dengan Cara yang Sederhana

Cara ini mungkin terdengar sangat sederhana, namun banyak orang melupakannya. Cara menggunakan genset untuk pemula adalah dengan memperhatikan peletakannya. Ketika generator tersebut menyala, pasti menimbulkan getaran tertentu. Jika Anda meletakan genset di tempat yang tidak seimbang, maka bisa saja generator tersebut terguling.

Selain itu, hal tersebut juga untuk menjaga oli serta bahan bakar supaya tidak tumpah. Ketika mesin terkena tumpahan bahan bakar maka akan sangat bahaya karena bisa menyebabkan kebakaran. Apalagi jika oli sampai tumpah dan membasahi komponen lain. Maka fungsi generator bisa menjadi terhambat.

Selain itu, meletakan di tempat tertutup bukan sebuah pilihan yang bijak. Jika genset Anda membutuhkan bahan bakar, biasanya akan menimbulkan asap pembakaran. Asap ini banyak mengandung zat berbahaya seperti karbon monoksida. Jika terhirup dalam waktu lama bisa menyebabkan penyakit parah, seperti penyakit paru-paru.

Cara menggunakan genset untuk pemula seperti ini perlu diperhatikan dengan baik. Apalagi rumah udara di dalam rumah akan tercemar ketika asap pembakaran menyebar. Kesehatan anak-anak menjadi terancam dan bisa saja menyebabkan penyakit serius. Karena itu penting untuk mengerti cara ini bagi seorang pemula.

Jangan Lupa untuk Pindahkan Ohm Saklar

Cara menggunakan genset untuk pemula selanjutnya adalah jangan lupa memindahkan ohm saklar. Biasanya ketika Anda memiliki sebuah genset di rumah, maka ada saklar khusus yang bisa dipakai. Ketika pada posisi genset tidak dipakai biasanya saklar akan mengarah kebawah, sedangkan ketika menyala mengarah keatas.

Fungsi dari saklar ini adalah untuk memutus aliran listrik dari salah satu aliran. Ketika tidak memakai genset tentu listrik di rumah menggunakan dari PLN sehingga aliran listrik masih normal. Namun ketika listrik padam, maka aliran dari PLN juga terputus. Karena itu menggunakan generator listrik cadangan.

Selain itu juga, ketika genset sudah menyala jangan lupa untuk memindahkan ohm saklar tersebut. Meskipun genset sudah menyala dan dengan kapasitas cadangan listrik besar, namun jika saklar tidak dipindahkan maka lampu akan tetap padam. Mungkin bagi orang pemula sering melupakan hal ini.

Padahal ini merupakan kunci supaya lampu rumah bisa menyala kembali. Jadi sebisa mungkin meletakan saklar ini dekat dengan generator supaya tidak lupa. Ketika baru menyalakan genset maka Anda bisa langsung memindahkan ohm saklar dari keadaan off menjadi on. Bagi seorang pemula, menggunakan genset memang tidak terlalu sulit. Hanya saja teradang lupa untuk melakukan hal-hal kecil seperti yang sudah disebutkan. Padahal hal kecil ini merupakan kunci dari cara menggunakan genset untuk pemula dengan baik dan benar.

Tipe Genset Terbaik untuk Industri Pabrik

Saat ini, ada banyak sekali tipe genset terbaik untuk industri pabrik yang bisa dipilih. Setiap produsen mesin selalu memberikan inovasi teknologi terbaru supaya memenuhi kebutuhan setiap orang. Apalagi kebutuhan akan benda ini cukup penting, terutama untuk menjaga listrik tetap tersedia saat lampu padam.

Fungsi genset memang memberikan listrik cadangan ketika dibutuhkan. Namun ada juga beberapa pabrik yang memilih untuk menjadikan generator ini sebagai penyedia listrik utama. Mungkin karena dianggap biaya produksinya lebih murah dan tidak membebani kas pabrik. Karena itu setiap industri akan mempertimbangkan setiap kebutuhan.

Sebagai contoh, biasanya kapasitas daya generator ini lebih besar dari kebutuhan aslinya. Hal tersebut bertujuan supaya pasokan listrik tetap terjaga ketika ada konsumsi listrik secara berlebihan. Apalagi setiap peralatan industri membutuhkan konsumsi daya cukup besar. Jadi wajar jika kebutuhan industri sangat besar untuk operasional saja.

Namun, bukan berarti Anda bisa dengan bebas memilih jenis gensetnya. Ada banyak sekali tipe mesin genset yang bisa dipakai. Namun yang sesuai dengan kebutuhan industri juga harus tetap diperhatikan. Apakah dengan adanya genset tersebut akan mengganggu operasional industri, atau justru membantu kebutuhan industri.

Tipe Mesin MAN yang Memiliki Banyak Kelebihan

Salah satu tipe genset terbaik untuk industri pabrik adalah mesin MAN. Generator ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan tipe genset lain. Ada banyak inovasi teknologi terbaru dari jenis genset satu ini. Tidak heran jika banyak pabrik memanfaatkan mesin MAN demi kepentingan industrinya.

Secara umum, komposisi mesin MAN bisa dipakai industri pengembangan, produksi secara massal, hingga distribusi dan layanan. Penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pabrik dengan melakukan beberapa hal. Terlebih lagi dengan adanya banyak variasi kapasitas daya yang diberikan mulai dari 12 kva hingga kapasitas 500 kva.

Karena alasan ini juga mesin MAN banyak dipakai oleh berbagai industri besar. Kemampuan menyediakan daya cukup besar bisa menunjang aktifitas pabrik. Menjadi salah satu tipe genset terbaik untuk industri pabrik untuk saat ini. Serta menjadi salah satu mesin dengan inovasi teknologi terbaik.

Selain itu, salah satu kelebihan utamanya adalah karena lebih hemat bahan bakar. Sejak awal, genset MAN dirancang sebagai energi alternatif sehingga tidak membebani konsumsi bahan bakar. Karena alasan ini juga kinerja mesin menjadi lebih lancar. Apalagi dengan rancangan pemakaian bahan bakar alternatif tersebut.

Tipe Genset Perkins yang Diproduksioleh 4 Negara

Genset perkins saat ini diproduksi oleh 4 negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, China dan India. Setiap negara memiliki jatah kapasitas produksi berbeda dengan negara lain. Misalnya, China hanya memproduksi perkins dengan kapasitas 20 kva hingga 200 kva untuk keperluan industri pabrik dan alat berat lain.

Sedangkan kapasitas 250 kva hingga 2000 kva biasanya diproduksi oleh India, Inggris, dan Amerika Serikat. Keberadaan genset perkins sudah banyak dikenal di Indonesia, terutama untuk suplai listrik bangunan besar. Bukan hanya untuk industri pabrik saja, namun juga industri hotel dan industri rumah sakit.

Namun, meskipun sudah banyak dipakai di Indonesia, Anda perlu mengenali generator perkins terlebih dahulu. Anda perlu mengetahui apa saja kelebihan generator ini supaya yakin untuk memakainya. Meskipun generator perkins menjadi salah satu tipe genset terbaik untuk industri pabrik, namun faktor efisiensi perlu diperhatikan.

Bagi Anda yang belum tahu, salah satu kelebihan generator perkins adalah daya tahan kuat. Jadi sangat cocok dipakai untuk cadangan pasokan listrik atau menjadi pemasok listrik utama. Bisa dipakai dalam waktu yang lama tanpa menimbulkan banyak masalah. Memilih genset yang sesuai untuk industri pabrik memang menjadisuatuhal yang dinilaimenjadihal yang sangat penting. Tujuannya adalah supaya operasional industri bisa tetap berjalan tanpa ada kendala. Aktifitas industri juga tidak perlu berhenti ketika lampu padam. Karena itu memilih tipe genset terbaik untuk industri pabrik sangat diperlukan.

Cara Mengirit Konsumsi Bahan Bakar Oleh Genset

Sebagai pengguna sudah seharusnya tahu bagaimana cara mengirit konsumsi bahan bakar oleh genset agar tidak boros. Kini banyak orang sadar bahwa keberadaan generator set begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi listrik kini begitu terbatas sehingga untuk keperluan bisnis misalnya pasokannya sangat kurang.

Generator set ini memang menjadi seperangkat alat yang mampu menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Tersedianya pasokan ini sebagai alternatif ketika listrik PLN terbatas. Biasanya alat ini sering ditemui pada perusahaan, acara besar, hingga industri skala kecil sampai besar yang membutuhkan listrik sebagai sumber energi utama.

Menggantungkan energi pada PLN khususnya bagi pelaku usaha memang tidak efektif. Hal ini karena sering kurang sehingga berujung pada pemadaman. Jika pemadaman ini sering terjadi maka akibatnya proses produksi menjadi terhambat. Walhasil konsumen pasti kecewa karena permintaannya tidak terpenuhi. Maka dari itu, peran genset disini begitu signifikan.

Hanya saja ketika menggunakan genset, Anda harus memperhatikan penggunaan bahan bakarnya. Alat ini terbagi menjadi beberapa jenis yang mana masing-masing memiliki bahan bakar berbeda-beda. Ketika terlalu banyak menggunakan bahan bakar maka pengeluaran semakin besar. Maka dibutuhkan cara mengirit konsumsi bahan bakar oleh genset untuk menekan banyaknya pengeluaran.

Jenis Generator Set Berdasarkan Bahan Bakarnya

Setidaknya ada empat jenis generator set berdasarkan pada bahan bakar yang digunakan. Di antaranya adalah genset diesel. Sesuai namanya, perangkat ini menggunakan minyak atau solar. Kelebihan yang dimilikinya adalah tidak terlalu membutuhkan perawatan serta mampu bertahan dalam waktu relatif lama. Sehingga awet meski bertahun-tahun.

Efektif, Berikut Cara Mengirit Bahan Bakar agar Tidak Boros

Cara mengirit konsumsi bahan bakar oleh genset ini bisa dilakukan dengan mengetahui pemakaian BBM. Ketika Anda tahu jumlah kapasitas genset berapa maka bisa dipastikan keperluan BBM bisa ditekan. Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan biaya. Pemborosan hanya akan membuat Anda mengeluarkan uang jumlah banyak sekedar untuk keperluan pasokan listrik.

Untuk mengetahui berapa pemakaian bahan bakar genset sangatlah mudah. Anda tinggal menerapkan rumus k x P x t. K merupakan ketetapan konsumsi solar per kilowatt yakni 0,21. Sedangkan P adalah daya genset serta t yaitu simbol waktu. Sekarang lihatkan pada genset yang Anda gunakan dan masukkan semua keterangan pada rumus.

Misalkan K genset Anda memiliki daya genset sebanyak 100 kVA. Maka bisa langsung dimasukkan 0,21 x 100x 1 jam = 21. Dari rumus tersebut diketahui bahwa genset Anda memiliki kapasitas genset sebanyak 21 liter yang bisa dihabiskan dalam waktu satu jam. Setelah tahu baru Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Jika memang Anda membutuhkan pasokan listrik sebanyak 2 jam maka tinggal mengalikan. Baru ketemu berapa jumlah bahan bakar yang digunakan. Dan apabila dirasa masih boros maka sebaiknya pilih genset daya rendah agar penggunaan BBM bisa sedikit ditekan. Sehingga Anda bisa tahu cara mengirit konsumsi bahan bakar oleh genset dengan mudah.

Isi Ulang dengan Benar agar Fungsi Genset Maksimal

Mengisi ulang dengan benar ternyata menjadi faktor untuk mengirit konsumsi BBM generator set. Ketika Anda tidak benar mengisinya maka bisa jadi banyak bahan bakar terbuang sia-sia. Belum lagi jika tidak benar hanya akan menghasilkan pasokan listrik dalam jumlah kecil. Ini hanya akan membuat Anda merugi besar.

Maka dari itu,cara mengirit konsumsi bahan bakar oleh genset efektif adalah dengan benar mengisi ulangnya. Setidaknya ada beberapa cara mengisi ulang di antaranya adalah dengan tidak diisi ketika BBM sudah habis. Ini penting karena bisa membuat perangkat mudah rusak. Belum lagi pasokan listrik sementara akan berhenti karena kehabisan BBM.

Selain itu jangan sampai mengisi ulang ketika genset dalam kondisi hidup. Karena akan menimbulkan bahaya besar. Pada intinya menghemat bahan bakar tidak hanya melihat kapasitasnya melainkan cara mengisi ulangnya juga. Dengan begitu, Anda bisa efektif menerapkan cara mengirit konsumsi bahan bakar oleh genset untuk hasilkan daya maksimal.

Tips Memilih Genset untuk Pabrik

Tips memilih genset untuk pabrik adalah satu hal penting yang harus dilakukan. Peran generator listrik sebagai penyedia listrik cadangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi tidak selamanya kebutuhan akan listrik PLN bisa dipenuhi secara terus menerus. Terkadang juga ada saatnya lampu padam.

Namun dengan hadirnya sebuah generator set tersebut, masalah seperti pemadaman listrik secara mendadak bisa segera diatasi. Memiliki sebuah rencana cadangan untuk produksi pabrik memang sangat perlu dilakukan. Apalagi jika tidak mau produksi dalam pabrik harus berhenti total karena tidak ada pasokan listrik.

Namun, bagaimana memilih generator yang sesuai untuk pabrik tersebut? Apakah ada penyesuaian dengan ukuran pabrik dan kebutuhannya? Jawabannya adalah ada. Ketika memilih sebuah generator, maka juga tidak boleh sembarangan memilihnya. Perlu ada beberapa langkah yang harus dilakukan demi mendapatkan genset yang cocok dengan pabrik.

Jika salah memilih, bisa saja genset tersebut pada akhirnya tidak berfungsi. Setidaknya tidak mampu memberikan listrik cadangan kepada seluruh aktifitas produksi pabrik. Mungkin hanya mampu untuk menyalakan beberapa lampu saja. Lalu bagaimana caranya agar bisa memilih genset yang sesuai dengan pabrik tersebut?

Sesuaikan dengan Suatu Kebutuhan Pabrik

Tips memilih genset untuk pabrik yang pertama adalah menyesuaikan dengan kebutuhan di seluruh tempat. Biasanya setiap peralatan produksi membutuhkan daya listrik cukup besar. Bukan hanya itu saja, tidak hanya satu atau dua peralatan saja yang perlu dilihat. Perhatikan semua alat yang membutuhkan listrik.

Ketika Anda sudah bisa menganalisa kebutuhan listrik untuk setiap peralatan, maka nanti bisa terlihat berapa kebutuhan total. Jangan sampai melakukan kesalahan penghitungan karena nanti akan berdampak pada kinerja genset. Jika kapasitas genset lebih rendah dari keseluruhan kebutuhan, maka hal tersebut juga tidak akan maksimal.

Ketika sudah diketahui berapa kebutuhan secara total, baru nanti Anda bisa menyiapkan tipe kapasitas genset yang akan dipakai. Misalnya jika kebutuhan listrik mencapai 1000 watt, maka pilih generator dengan kapasitas 10% lebih tinggi. Pilih generator yang mampu menyediakan kapasitas daya hingga 1100 watt.

Memberikan lebih pada kapasitas bertujuan untuk menjaga ketika ada kebutuhan mendadak. Apalagi jika antara kapasitas listrik cadangan dan kebutuhan listrik disamakan, bisa saja aliran tidak stabil. Ketika ada peralatan yang secara mendadak membutuhkan daya listrik lebih besar, maka peralatan lain akan berhenti.

Pertimbangkan Adanya Suatu Ketersediaan Sparepart

Tips memilih genset untuk pabrik selanjutnya adalah mempertimbangkan apakah sparepart bisa dicari dengan mudah atau tidak. Biasanya tidak semua jenis merek genset bisa dengan mudah dijumpai sparepartnya karena mahal. Apalagi untuk genset pabrik, biasanya membutuhkan generator dengan kapasitas cukup besar karena ukuranya juga besar.

Secara umum, biasanya generator yang dipakai untuk bangunan besar memiliki ukuran jauh lebih besar dari jenis generator biasa.

Mempertimbangkan ketersediaan suku cadang juga penting ketika ada perbaikan generator. Jangan sampai suku cadang hanya bisa didapatkan dari luar negeri. Selain karena datangnya lama, namun juga harganya cukup mahal. Pilih generator yang suku cadangnya mudah dicari, setidaknya di dalam negeri untuk memangkas biaya.

Ini juga merupakan tips memilih genset untuk pabrik supaya tidak ada beban biaya terlalu tinggi. Perawatan generator memang cukup mahal, apalagi ketika ada komponen yang harus diganti karena rusak. Belum lagi beban biaya lain yang harus dibayar seperti membayar mekanik mesin ketika melakukan perbaikan.

Tim Mekanik Handaldan Generator yang Baik

Memiliki generator yang baik jika tidak diimbangi dengan mekanik handal tentu akan sia-sia. Sebagus apapun generator ketika sudah memiliki usia lama pasti membutuhkan perbaikan. Biasanya perbaikan seperti ini harus dilakukan oleh mekanik yang sudah profesional. Setidaknya memahami bagian setiap fungsi komponen dari generator.

Misalnya, ketika ada kebocoran pada pipa maka mekanik bisa segera mengetahuinya hanya dari perbedaan suara dan getaran. Pengalaman lama telah membuatnya lebih paham bagaimana masalah pada genset. Selain itu, seorang mekanik handal juga mengerti bagaimana melakukan perawatan dengan baik.

Tidak semua orang mampu memahami fungsi komponen pada generator. Apalagi untuk generator pabrik yang memiliki ukuran lebih besar dengan berbagai jenis komponen. Memperkerjakan mekanik handal juga bertujuan menjaga setiap komponen supaya tetap berfungsi. Karena itu, tips memilih genset untuk pabrik juga harus dilengkapi dengan mekaniknya.

Demi menjaga supaya generator bisa berfungsi ketika dibutuhkan serta memiliki masa pakai lebih lama. Memiliki mekanik profesional juga bertujuan untuk menghemat biaya produksi. Ketika generator sering mengalami kerusakan, maka tentu saja biaya perbaikan menjadi lebih mahal. Inilah pentingnya memiliki mekanik profesional dan handal.

Dengan memiliki genset yang tepat, maka kebutuhan juga bisa disesuaikan. Memilih genset sesuai kebutuhan listrik pabrik, hingga memiliki tim mekanik handal adalah cara paling tepat. Dengan begitu tips memilih genset untuk pabrik bisa dilakukan dengan cukup mudah.

Perbedaan Antara KVA dan KW dalam Listrik dan Cara menentukan Genset

Banyak orang yang belum terlalu paham mengenai perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukan genset tepat. Kedua satuan tersebut pada dasarnya memang sering ditemui di pembahasan kelistrikan atau daya. Menghitung kapasitas daya pada genset juga tidak bisa lepas dari penggunaan istilah ini. Sehingga penting bagi Anda untuk memahaminya.

KVA atau Kilovolt ampere merupakan satuan daya semu. Sementara KW (Kilowatt) merupakan satuan daya nyata dan nilainya biasanya lebih rendah dari kVA. Baik KVA dan KW memang sama-sama digunakan di kelistrikan termasuk genset. Namun, kVA jauh lebih populer digunakan di seluruh dunia sebagai nilai utama ketika mereferensikan genset.

Sebelum tahu perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukan genset Anda harus tahu pengertian masing-masing. Di Indonesia, kVA sendiri merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur kapasitas generator set. Sementara KW lebih digunakan oleh pihak PLN untuk mengukur kapasitas listrik yang dibutuhkan. Dari sini sebenarnya sudah terlihat jelas salah satu perbedaannya.

Sebenarnya di antara keduanya memegang peran penting. Hanya saja masing-masing digunakan untuk keperluan berbeda meski sama dari segi kelistrikan. Ini hanyalah sebuah satuan sehingga Anda akan menggunakannya ketika ingin mengetahui kapasitas daya baik pada genset atau listrik PLN. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah keduanya adalah satuan daya.

Perbedaan Mencolok Antara KVA dan KW

Perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukan genset harus menjadi perhatian terlebih jika Anda berkecimpung di dunia kelistrikan. Kedua satuan ini adalah sebuah unit kekuatan atau daya nyata yang diaplikasikan pada peralatan listrik. Keduanya menjadi simbol untuk tahu berapa daya yang dihasilkan.

Selain dari segi pengertiannya, kedua satuan ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Di antaranya adalah dari segi nilai yang dihasilkan. Jika kVA adalah satuan semu maka nilainya berasal daya nyata ditambah power Re-aktif. Dan nilainya selalu lebih tinggi dari KW.

Perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukan genset selanjutnya adalah dari segi penggunaannya. KW di Indonesia sendiri merupakan satuan yang identik dengan listrik produksi PLN. Sementara di generator set yang notabene menjadi pemasok daya alternatif lebih menggunakan kVA sebagai satuan dayanya.

Hanya saja meski berbeda dari segi nilai dan penggunanya, keduanya memiliki fungsi sama sebagai satuan pengukur kapasitas daya. Cara mengidentifikasinya yang mudah adalah dengan membandingkan nilainya. Selain itu, melihat dari satuan yang tertulis maka dapat diketahui jelas simbol tersebut diperuntukkan untuk alat apa.

Cara Menghitung Kapasitas Daya KW Dan KVA

Sekedar tahu mengenai perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukan genset sebenarnya belum cukup karena menghitungnya juga penting. Menghitung kapasitas daya menggunakan kedua satuan ini mudah bahkan Anda yang pemula juga bisa melakukannya. Cara penghitungan ini penting juga untuk Anda yang ingin tahu berapa kapasitas daya genset.

Rumusyang sering dipakai adalah kW = kVA x power factor. Dimana power factor ini nilainya bervariasi, bergantung desain alat listrik yang digunakan.  Dengan mengetahuikva, maka kita akan mudah untuk mengetahui type mesin apa yang kita gunakan serta dapat melihat Specific Fuel Consumption (SFC) dari mesin tersebut.

Ini bermanfaat juga untuk mengetahui berapa banyak bahan bakar yang digunakan. Berjalan tidaknya genset dengan maksimal sangat tergantung pada seberapa banyak bahan bakarnya. Ketika Anda tidak tahu berapa kapasitasnya maka besar kemungkinan salah memperkirakan jumlah bahan bakarnya. Akibatnya bisa jadi meski memakai genset sering padam karena kehabisan BBM.

Selain untuk mengetahui berapa jumlah bahan bakar yang digunakan, dengan menghitung ini Anda juga bisa tahu ketika kapasitas sekian akan habis berapa jam BBM tersebut. Anda perlu memperkirakan agar penggunaan genset maksimal. 

Pentingnya Menentukan Genset Berdasarkan Kebutuhan Dan Satuan Daya

Dengan tahu perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukangensetsebenarnya juga penting sebelum membeli alat tersebut. Karena masing-masing rumah atau industri memiliki perbedaan dalam hal berapa jumlah daya yang dibutuhkan. Sehingga dengan perhitungan tersebut Anda bisa menentukan pilihan genset yang sesuai kebutuhan.

Selain mengacu pada seberapa besar kebutuhan, Anda juga bisa menentukan genset dengan melihat besaran satuan daya yakni KW dan kVA. Setiap peralatan elektronik memakan watt berbeda-beda. Dengan Anda menghitung jumlah keseluruhan dan membandingkannya dengan hitungan rumus sebelumnya maka bisa diketahui hasil akhirnya. Hasil yang menentukan pilihan genset tepat. Pada dasarnya baik KW, kVA serta ketentuan cara memilih genset memiliki hubungan erat. Ini diperlukan agar Anda tidak salah pilih. Sekalinya salah bisa jadi Anda harus mengeluarkan biaya banyak. Maka dari itu, penting untuk tahu apa perbedaan antara kVA, KW dalam listrik dan cara menentukangenset.

5 Langkah Memilih Genset Sesuai Kebutuhan

Ada beberapa langkah memilih genset sesuai kebutuhan yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Apalagi langkah-langkah ini tidak terlalu sulit untuk dipahami dan dipelajari. Setiap orang bisa memahaminya ketika mengerti dasar-dasar dari generator set tersebut. Sebuah alat yang sangat penting bagi banyak orang tentunya.

Genset atau generator set adalah sebuah mesin yang memiliki fungsi untuk memberikan listrik cadangan ketika lampu padam. Keberadaan benda satu ini cukup penting bagi banyak orang, termasuk pelaku industri dan pabrik besar. Ketika terjadi pemadaman listrik secara mendadak, maka menggunakan genset adalah pilihan tepat.

Karena kebutuhan yang semakin besar tersebut, maka banyak produsen berlomba-lomba memberikan generator berkualitas. Setiap produsen mesin menawarkan generator set dengan berbagai pilihan kapasitas dan harga yang terjangkau. Tidak heran memang jika sampai saat ini ada banyak sekali merek genset yang bisa ditemui dengan mudah.

Namun, karena ada banyak genset bisa ditemui dengan mudah maka Anda tidak bisa begitu saja memilihnya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memilih mana genset yang tepat untuk kepentingan rumah. Hal tersebut bertujuan untuk menyesuaikan kebutuhan dengan pemakaian supaya tidak menimbulkan kerugian.

Kenali Kapasitas Generator dengan Benar

Langkah memilih genset sesuai kebutuhan pertama adalah mengenali kapasitasnya. Saat ini ada banyak tipe genset dengan berbagai kapasitas, mulai dari 100 watt hingga 10.000 watt. Semua bisa dipilih sesuai dengan kapasitas daya listrik rumah. Jangan pernah memilih genset yang kapasitasnya lebih rendah dari listrik rumah.

Usahakan memilih mesin generator yang kapasitasnya lebih tinggi daripada listrik rumah. Hal tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak lain, seperti charger HP, charger laptop, dan sebagainya. Usahakan memilih kapasitas 10% lebih banyak daripada listrik rumah. Jadi ketika rumah memiliki kapasitas 100 watt, pilih generator 110 watt.

Sebelum memilih generator set, maka ketahui kebutuhan listrik rumah. Apa saja peralatan yang membutuhkan daya listrik ketika sedang ada pemadaman. Hitung berapa lampu di rumah dan jumlahkan sesuai kapasitasnya. Lakukan hal yang sama dengan peralatan lain seperti AC, kipas angin, TV, kulkas, dan sebagainya.

Bahan Bakar yang Mudah Dicari

Langkah memilih genset sesuai kebutuhan selanjutnya adalah kemudahan mencari bahan bakar. Bensin, solar, dan gas adalah beberapa bahan bakar yang sering dipakai untuk mesin tersebut. Karena itu, sebelum membelinya pastikan terlebih dahulu apa bahan bakarnya. Cari tahu apakah itu akan sulit ditemukan atau tidak.

Misalnya Anda memilih mesin dengan bahan bakar gas supaya lebih efisien. Maka perhatikan di sekitar rumah apakah ada penjual bahan bakar jalur gas untuk kebutuhan mesin ini. Jika tidak ada maka jangan memaksakan hal tersebut. Hal ini hanya akan menambah beban biaya yang Anda tanggung.

Karena itu, kenali terlebih dahulu apa bahan bakarnya sebelum membelinya.

Mesin yang Mudah untukDigunakan

Seperti diketahui sebelumnya bahwa sampai saat ini sudah ada banyak tipe-tipe mesin tersebut. Biasanya setiap produsen memiliki mekanisme unik masing-masing untuk menghidupkannya. Ada yang masih memakai tuas yang ditarik, namun ada banyak juga mesin dengan mekanisme tombol unntuk menghidupkannya.

Langkah memilih genset sesuai kebutuhan ini juga untuk memudahkan ketika merawatnya. Semakin mudah mekanisme penggunaan, maka semakin mudah perawatannya. Selain itu perangkat komponen juga mudah dicari di toko terdekat. Oleh sebab itu biasanya tipe-tipe seperti ini lebih mudah untuk di operasikan siapa saja.

Pilih Tipe Silent yang Tidak Mengganggu Aktivitas

Ada banyak tipe mesin genset, mulai dari tipe open hingga silent. Bedanya hanya pada getaran dan suara hasil pembakaran saja. Tipe silent atau soundproof pada umumnya memiliki suara dan getaran lebih lembut. Tidak menimbulkan suara berlebihan dan mengganggu aktivitas dalam rumah, terutama untuk anak-anak.

Langkah memilih genset sesuai kebutuhan ini juga perlu diperhatikan demi kenyamanan orang lain. Namun, untuk tipe soundproof seperti ini biasanya memiliki ukuran lebih besar dan harganya juga lebih mahal. Untuk itu Anda perlu memikirkan lebih baik lagi tentang tipe mesin ini.

Pilih Merek yang SudahBerkualitas

Ada banyak sekali merek mesin generator yang ada di Indonesia, seperti Perkins, Cummins, MWM, MAN, dan masih banyak lagi. Setiap merek memiliki kelebihan masing-masing sesuai kapasitas mesin tersebut. Misalnya jika ingin memiliki mesin dengan kapasitas besar, maka merek MAN dan Mitsubishi adalah pilihan paling tepat.

Jika Anda ingin memilih mesin dengan konsumsi bahan bakar rendah, maka merek MWM bisa menjadi alternatif. Beberapa tipe merek ini hanya membutuhkan 0,66 liter untuk penggunaan selama 1 jam serta bisa dihidupkan selama 6 jam tanpa henti. Karena kebutuhan mesin seperti sangat besar, maka Anda juga perlu memahami bagaimana cara memilihnya. Memahami lebih banyak tentang mesin ini akan membantu menyelesaikan masalah di rumah. Pahami terlebih dahulu langkah memilih genset sesuai kebutuhan sebelum membelinya.

Tips Cara Aman Menggunakan Genset

Sebagian orang sampai saat ini masih belum tahu bagaimana tips aman menggunakan genset. Terutama untuk model genset lama yang membutuhkan perlakuan khusus mulai dari perawatan hingga menghidupkannya. Namun bukan berarti akan selamanya Anda tidak bisa mengerti menggunakan mesin ini dengan baik dan benar.

Pada dasarnya, hadirnya generator listrik ini memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Pasokan listrik tidak akan selalu ada, terutama untuk beberapa daerah di desa yang jauh dari pusat kota. Karena itu, genset hadir dengan memberikan energi listrik cadangan dengan bahan bakar berupa bensin atau solar.

Bukan hanya untuk rumah, namun generator listrik ini juga diperlukan oleh UMKM hingga pabrik. Ketika sedang melakukan produksi, tentu pasokan listrik harus tetap terjaga. Ketika di tengah produksi listrik padam, maka aktifitas pabrik akan berhenti total. Namun begitu ada generator listrik, maka aktifitas bisa dilanjutkan.

Namun, untuk menggunakan generator listrik dengan aman maka perlu mengikuti beberapa langkah. Meskipun langkah-langkah ini cukup sederhana, namun berdampak besar bagi keselamatan banyak orang. Selain itu, bagaimana menggunakan genset dengan benar akan memberikan umur lebih lama. Dengan begitu bisa dipakai dalam waktu yang lebih lama.

Letakan di Ruang yang Terbuka

Tips aman menggunakan genset yang pertama adalah jangan pernah meletakan generator listrik ini di ruang tertutup. Sebisa mungkin letakan di ruang terbuka yang bebas dari anak kecil atau sejenisnya. Apalagi cobalah meletakan mesin ini di tempat yang jauh dari keberadaan air supaya lebih aman.

Karena generator listrik pada umumnya menggunakan bahan bakar bensin atau solar, maka akan menimbulkan asap. Hasil pembakaran akan menimbulkan gas karbon monoksida yang cukup beracun jika dihirup dalam jangka waktu lama. Terutama gas tersebut berada di ruang tertutup yang tidak ada sirkulasi udara sama sekali.

Selain itu, gas karbon monoksida bisa mencemari udara di sekitar ruangan jika tidak segera dibuang. Gas ini juga menimbulkan racun yang bisa membuat berbagai penyakit paru-paru. Tips aman menggunakan genset ini perlu diperhatikan karena itu ruang tertutup bukan tempat yang baik untuk meletakan mesin tersebut.

Selain itu, letakan juga di tempat yang datar supaya generator ini lebih seimbang ketika dipakai. Genset yang sudah menyala pasti menimbulkan getaran yang cukup membuatnya bergeser. Jika diletakan di tempat tidak rata, ada kemungkinan generator ini akan bergeser lebih jauh dan bahkan bisa berguling.

Jauhkan dari Setiap Komponen Air

Tips aman menggunakan genset selanjutnya adalah jauhkan setiap komponen dari air. Genset adalah mesin yang fungsinya memberikan listrik cadangan ketika lampu padam. Ketika ada komponen yang terkena air, bisa saja terjadi konsleting. Bukan hanya membuat generator tersebut rusak, namun juga lampu tetap akan padam.

Setidaknya jauhkan kabel penghubung antara saklar dengan mesin ini supaya lebih aman. Memang ada beberapa genset yang memiliki bentuk dan konstruksi tahan air, namun bukan berarti meletakan sembarangan. Akan jauh lebih aman ketika benda ini bisa terhindar dari keberadaan salah satu konduktor listrik tersebut.

Kejadian tidak terduga bisa terjadi kapan saja dan tidak ada siapapun yang tahu. Ketika usia generator sudah lama, tentu ada bagian komponen yang lebih rawan rusak. Misalnya kabel sudah mulai bertahun-tahun tidak diganti. Anda mungkin tidak tahu bahwa ada bagian kabel sudah mulai mengelupas.

Bahaya paling besar ketika terkena air adalah kerusakan pada mesin tersebut. Umumnya mesin genset memiliki harga cukup bervariasi tergantung merek dan kapasitas dayanya. Tentu Anda tidak mungkin menginginkan mesin tersebut rusak. Jadi memahami tips aman menggunakan genset adalah salah satu prioritas utama yang perlu diperhatikan.

Bahan Bakar dan Oli Cukup

Kebanyakan genset menggunakan bahan bakar dari solar untuk bisa dijalankan dengan baik. Karena itu, sebelum menggunakannya lebih baik dilakukan pengecekan apakah bahan bakar tersebut cukup atau tidak. Ketahui kapasitas penggunaan bahan bakar dari generator milik Anda.

Ketika bahan bakar habis, ini merupakan salah satu tips aman menggunakan genset. Isi secukupnya saja jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Biasakan melakukan pengecekan setiap beberapa jam untuk melihat apakah bahan bakarnya masih cukup atau tidak. Selain itu juga lakukan pengecekan pada oli mesin apakah masih cukup untuk beberapa jam kemudian atau tidak.

Biasanya jika oli pada mesin berkurang atau kelebihan akan menimbulkan gejala-gejala tertentu. Penggunaan oli secara berlebihan biasanya menyebabkan generator menjadi tersendat. Sedangkan ketika kekurangan oli maka mesin akan seperti tidak mau menyala. Hal ini bisa menjadi salah satu cara aman menggunakan genset, terutama untuk pemula.

Sebagai penyedia listrik cadangan, tentu saja generator listrik ini perlu diberikan perawatan khusus. Cara penggunaan juga perlu diperhatikan supaya usia genset bisa bertahan lebih lama. Terutama jika dipakai untuk kebutuhan produksi UMKM yang membutuhkan tips aman menggunakan genset demi menjaga pasokan listrik.

Tips Memilih Genset untuk Kantor

Aktivitas operasional yang begitu padat membuat Anda pemilik usaha wajib tahu tips memilih genset untuk kantor dengan kapasitas sesuai. Genset atau generator set ini merupakan seperangkat pembangkit yang bisa menghasilkan energi dalam jumlah besar. Bahkan bisa menggantikan peran listrik PLN yang notabene memiliki kapasitas terbatas.

Generator set ini memang sudah lama dikenal sebagai pemasok energi listrik efektif. Tidak hanya sebagai alternatif atau cadangan melainkan sumber utama. Tentu ini sangat berkaitan dengan kebutuhan masing-masing orang yang berbeda-beda. Namun, karena listrik konvensional terbatas maka banyak orang mulai beralih ke sumber energi ini.

Kebutuhan antara perkantoran, industri, hingga rumah tangga dalam hal energi sangatlah berbeda-beda. Tidak bisa disamakan karena memang peralatan elektronik yang digunakan jumlah dan dayanya berbeda. Sehingga generator set memiliki banyak sekali jenis berdasarkan kapasitas dan bahan bakar yang digunakan. Dan ini memudahkan Anda sebagai konsumen ketika memilih. Meski banyak sekali jenisnya namun, bukan berarti tips memilih genset untuk kantor diabaikan.

Memilihnya tidak boleh sembarangan karena jika salah akan berakibat kerugian besar. Mengingat harga seperangkat pembangkit ini cenderung mahal. Belum lagi perawatannya yang juga mesti diperhatikan agar awet hingga bertahun-tahun.

Menentukan Tujuan Memiliki Genset Perkantoran

Setidaknya ada beberapa tips memilih genset untuk kantor yang bisa Anda terapkan. Ini penting karena memilihnya juga tidak bisa sembarangan terlebih harganya yang mahal. Sehingga bayang-bayang kerugian besar juga mengintai seiring kecenderungan Anda memilih sembarangan. Dan menentukan tujuan memiliki merupakan langkah awal untuk aman ketika memilih.

Tujuan ini memang sering diabaikan oleh banyak orang termasuk pelaku bisnis karena menganggap semua generator set sama. Padahal nyatanya masing-masing memiliki kapasitas daya hingga penggunaan bahan bakar yang berbeda. Termasuk harga yang harus Anda bayar juga dipengaruhi oleh jenis generator set ini.

Jika Anda ingin memiliki generator set hanya sebagai antisipasi pemadaman litsrik maka sebaiknya pilih alat kapasitasnya tidak tinggi. Namun, berbeda cerita jika genset tersebut digunakan sebagai sumber utama. Maka sebaiknya pilih yang berkapasitas daya tinggi agar kebutuhan energi setiap harinya bisa terpasok dengan aman.

Setidaknya ada tiga kapasitas salah satunya adalah stanby power untuk cadangan saat mati lampu. Primary power adalah genset yang digunakan sebagai sumber utama sehingga semua pasokan full berasal dari perangkat ini. Sementara untuk kontinu power kapasitasnya bisa turun hingga 80% dari primernya. Sehingga standarnya bisa dikatakan di bawah primary power.

Tentukan Jumlah Peralatan Elektronik yang Digunakan

Tips memilih genset untuk kantor ternyata juga dipengaruhi oleh jumlah peralatan elektronik. Ketika peralatan elektronik yang digunakan banyak maka kebutuhan dayanya juga tinggi. Sehingga kapasitas daya generator set yang dibutuhkan lumayan besar. Keterkaitan ini penting untuk diperhatikan agar Anda tidak salah pilih.

Begitu juga sebaliknya, ketika peralatan elektronik yang digunakan sedikit maka kapasitas daya generator set juga sedikit. Sehingga Anda jauh lebih hemat dalam hal penggunaan pembangkit ini karena bahan bakar juga cenderung dibatasi. Ini berlaku jika penggunaan generator set hanya sebagai alternatif ketika listrik sedang padam.

Biasanya penggunaan alternatif ini berlaku untuk kebutuhan rumah tangga. Karena lagi-lagi kebutuhan rumah tangga tidak membutuhkan banyak daya sekedar untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Berbeda halnya dengan keperluan bisnis yang memang mengharuskan semua peralatan hidup setiap harinya untuk produksi. Ketika padam maka berpengaruh besar terhadap jumlah produksi.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk memperhatikan berapa jumlah peralatan elektronik yang berjalan. Terlebih bagi Anda pemilik perusahaan besar. Tips memilih genset yang digunakan untuk kantor ini terlebih menghitung peralatan sangat efektif untuk mengetahui seberapa besar daya yang dibutuhkan. Termasuk agar pengeluaran bisa ditekan agar tidak terlalu besar.

Masing-masing perkantoran pada dasarnya memiliki perbedaan terhadap jumlah kapasitas daya yang dibutuhkan. Maka dari itu, jenis genset yang digunakan juga tidak sama. Setidaknya ada beberapa merek genset cocok untuk kantor yang bisa Anda pilih. Meski demikian, tetap perhatikan tips memilih genset untuk kantor agar tidak salah pilih.

Cara Mengukur Tingkat Kebisingan Genset

Cara mengukur tingkat kebisingan genset bisa menjadi jawaban atas gangguan yang ditimbulkan selama ini. Bagaimana tidak, suara yang dihasilkan begitu menganggu dan tidak jarang sering menimbulkan beragam gangguan kesehatan. Sehingga batas kebisingan harus dipastikan aman dan dapat ditoleransi oleh pendengaran manusia.

Aspek kebisingan yang ditimbulkan genset memang harus cepat-cepat ditemukan solusi. Karena, jika kebisingan tersebut terus dibiarkan maka hal tersebut dapat mengganggu pada lingkungan yang ada di sekitar. Karena itu, perlu mencari mesin dengan batas pendengaran normal atau mesin yang dibekali dengan kanopi untuk meredamkan suara.

Sebelum memilih mesin, akan lebih baik jika Anda meminta keterangan dari vendor terlebih dahulu. Anda juga bisa melakukan percobaan sederhana terkait cara mengukur tingkat kebisingan genset, sehingga bisa menemukan mesin terbaik sesuai dengan kebutuhan namun tidak menimbulkan gangguan.

Macam Tipe Genset Beserta Ambang Bisingnya

Saat ini tersedia beragam tipe mesin bisa digunakan untuk keperluan pribadi atau komersial. Dari jenis tersebut setiap genset memiliki nilai ambang batasnya masing-masing. Contohnya tipe open type yang menimbulkan suara hingga intensitas 90 dB serta silent box dengan bata hanya di bawah 70 dB.

Jika Anda membutuhkan mesin dengan suara lebih aman, maka bisa mencari tipe silent dengan kanopi tambahan yang mampu menghasilkan intensitas menjadi 60 dB. Mengingat batas kebisingan yang masih dapat ditolerir manusia adalah 60 dB. Karena itu, pemilihan genset menjadi hal penting agar tidak menimbulkan polusi.

Cara Mengukur Tingkat Kebisingan Genset dengan Cara Manual

Tingkat kebisingan adalah ukuran tekanan suara yang dihasilkan dari sebuah aktivitas. Skalanya berada dalam satuan dB atau decibel. Satuan ini merupakan perbandingan logaritmis antara tingkat suara yang terdengar dengan tekanan suara sesuai ambang batas pendengaran manusia.

Cara mengukur tingkat kebisingan genset ini penting diketahui karena setiap benda menghasilkan intensitas suara berbeda. Sedangkan kebisingan disesuaikan dengan persepsi pendengaran manusia. Sehingga terkadang satu hal bising sebenarnya belum tentu bising di pendengaran manusia.

Oleh karena itu dibuat aturan penyesuaian menggunakan dB (decibel). Satuan ini hanya mengukur suara dengan tingkat intensitas suara yang berada pada ambang frekuensi pendengaran manusia. Jarak pengukuran yang digunakan biasanya sekitar 7 m atau jika tidak disebutkan maka berada pada jarak 1 m dari sumber suara.

cara mengukur tingkat kebisingan genset secara manual bisa dilakukan menggunakan rumus sebagai berikut:

Taraf intensitas dari sebuah sumber bunyi dirumuskan dengan:

TI = 10 log (I/Io)

di mana:

TI = Taraf Intensitas Bunyi (dB)

I = Intensitas Sumber Bunyi (W/m2)

Io = Intensitas Ambang Pendengaran (10-12)

Po= tingkat tekanan pada ambang suara manusia …(2X10-5 Pascal)

Cara Mengukur Tingkat Kebisingan Genset Menggunakan Alat

Cara pengukuran suara secara manual memang menyulitkan. Pasalnya, dibutuhkan informasi secara akurat terkait intensitas suara dan perhitungan secara teliti. Sehingga kini telah muncul alat digital yang bisa digunakan dalam pengukuran dengan alat berikut untuk pengukuran lebih mudah.

  • Menggunakan Sound Level Meter

Cara mengukur tingkat kebisingan genset dengan cara menggunakan sebuah alat yang bernama sound level meter. Alat ini sudah tersedia dalam jumlah dua versi yakni sebuah versi analog dan sebuah versi yang digital. Secara umum pengukuran dilakukan dengan meletakkan alat setinggi telinga saat pengukuran. Setelah itu, Anda tinggal arahkan mikrofon ke sumber suara dengan sudut 70 derajat.

Setelah dilakukan pengukuran, maka Anda bisa langsung membaca hasilnya. Jika versi analog maka Anda harus meraba disesuaikan dengan arah jarum pada alat. Namun, untuk versi digital Anda cukup membaca angka yang tersedia di layar saja. angka tersebut menunjukkan intensitas suara dari genset yang diukur.

  • Aplikasi Sound Meter

Cara mengukur kebisingan genset selanjutnya adalah menggunakan aplikasi sound meter. Aplikasi ini bisa digunakan bagi Anda pengguna android. Sehingga kini bisa mengukur sumber suara di mana saja dan kapan saja. Namun, aplikasi ini memiliki kelemahan, hasilnya tidak akurat karena dipengaruhi kualitas input gadget.

Penggunaan aplikasi android ini nilai maksimum ditentukan oleh masing-masing gadget. Sehingga terkadang ada beberapa suara yang tidak bisa diukur tingkat kebisingannya. Contoh untuk Samsung nilai maksimal 85 dB, sedangkan untuk Nexus 82 dB. Sehingga hasilnya tidak seakurat alat sound level meter.

Meskipun aplikasi android ini memiliki banyak kekurangan namun bisa menjadi solusi praktis atas kebutuhan masyarakat. Khususnya yang tidak memiliki alat pengukur resmi. Setidaknya, bisa dilakukan perkiraan terkait seberapa besar kebisingan yang dihasilkan. Jangan sampai di atas ambang pendengaran manusia.

Pengukuran tingkat kebisingan ini akan membantu Anda menemukan genset andalan yang tidak menimbulkan polusi bagi diri atau lingkungan. Terlebih untuk keperluan industri kebisingan sangat menentukan hasil produksi dan keselamatan karyawan. Sehingga untuk industri akan lebih baik memilih tipe silent. Pemilihan genset yang tepat sangat berpengaruh terhadap kelancaran penggunaannya. Selain tingkat kebisingan Anda juga harus memikirkan terkait supply daya beserta energi yang dihasilkan. Namun, harus tetap berpatokan pada cara mengukur tingkat kebisingan genset agar dapatkan genset yang tidak mengganggu kesehatan.