Apa Itu Rating Genset? Kenali Jenis dan Perbedaannya

PERHATIAN: Info tips dan keterangan mengenai genset ini diberikan hanya sebagai bantuan. Pemasangan dan pembenaran genset memerlukan tenaga ahli genset untuk mengerjakannya. Melakukan ini di luar pengawasan tenaga ahli bisa berbahaya. Kami tidak bertanggungjawab atas kerugian yang terjadi di luar jasa kami. Hubungi kami sebagai distributor genset untuk kebutuhan genset anda atau untuk mengetahui harga genset kami.
Voza Office Tower

Rating genset adalah klasifikasi kemampuan genset menghasilkan daya berdasarkan fungsi, pola beban, dan kondisi operasinya. Rating yang umum dijumpai adalah standby untuk sumber listrik cadangan, prime untuk sumber listrik utama dengan beban yang dapat berubah, dan continuous untuk operasi berkelanjutan dengan beban relatif konstan. Angka kVA pada setiap rating tidak dapat dianggap memiliki kemampuan operasi yang sama karena penggunaannya berbeda.

Dalam satu spesifikasi genset, Anda dapat menemukan lebih dari satu angka kapasitas. Misalnya, satu unit mencantumkan kapasitas standby dan prime yang berbeda. Perbedaan tersebut bukan berarti kapasitas genset berubah, tetapi menunjukkan kemampuan daya yang berlaku untuk pola penggunaan yang berbeda.

Karena itu, jenis rating perlu dibaca bersama angka kVA atau kW ketika membandingkan genset. Dengan memahami keduanya, Anda dapat membandingkan spesifikasi berdasarkan fungsi penggunaan yang setara.

Apa Itu Rating Genset?

Rating genset menunjukkan kemampuan daya sebuah generator set dalam kondisi penggunaan tertentu. Jadi, rating bukan sekadar ukuran genset atau satuan daya, melainkan bagian dari spesifikasi yang menjelaskan bagaimana kapasitas tersebut dapat digunakan.

ISO 8528-1:2018, yang masih berstatus berlaku setelah dikonfirmasi kembali pada 2023, mengatur klasifikasi aplikasi, rating, dan performa generating set. Standar tersebut menjelaskan bahwa generating set dapat digunakan untuk aplikasi continuous, peak-load, dan standby. Klasifikasi ini memberikan dasar untuk memahami kemampuan genset berdasarkan kondisi penggunaannya.

Artinya, angka kapasitas perlu selalu dibaca bersama jenis ratingnya. Satu genset bahkan dapat memiliki angka berbeda untuk prime dan standby. 

Apartemen The 100 2

Tiga Jenis Rating Genset yang Umum Digunakan

Standby, prime, dan continuous memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaan utamanya terletak pada peran genset, karakter beban, dan pola penggunaannya.

1. Standby Rating

Standby rating digunakan ketika genset berfungsi sebagai sumber listrik cadangan saat sumber utama mengalami gangguan. Pengoperasiannya berkaitan dengan kondisi ketika pasokan listrik normal tidak tersedia dan harus mengikuti batas yang tercantum dalam spesifikasi unit. Jenis ini dapat ditemukan pada gedung, rumah sakit, pusat perbelanjaan, kantor, atau pabrik.

Karena batas penggunaan dapat ditentukan berdasarkan standar sekaligus spesifikasi produk, jangan menganggap semua genset standby mempunyai ketentuan jam operasi dan pembebanan yang identik.

2. Prime Rating

Prime rating digunakan ketika genset menjadi sumber listrik utama dengan beban yang dapat berubah selama pengoperasian. Jenis rating ini relevan ketika sumber listrik komersial tidak tersedia atau tidak digunakan sebagai sumber utama. Durasi operasi, profil beban, dan kemampuan overload tetap perlu mengikuti datasheet unit. 

3. Continuous Rating

Continuous rating digunakan untuk memasok daya secara berkelanjutan pada beban yang relatif konstan sesuai ketentuan produk. Karakter ini membedakannya dari prime yang digunakan pada aplikasi dengan beban lebih bervariasi.

Continuous dapat digunakan pada fasilitas yang menjadikan genset sebagai sumber daya tetap dengan kebutuhan listrik yang relatif stabil. Namun, kemampuan operasi aktual tetap harus diperiksa pada data teknis genset yang digunakan.

Perbandingan Standby, Prime, dan Continuous Rating

Perbandingan berikut dapat membantu melihat perbedaan fungsi ketiga rating tanpa menggunakan angka jam operasi atau persentase beban sebagai ketentuan universal.

Jenis RatingPeran GensetSifat PenggunaanPola BebanContoh AplikasiPeriksa pada Datasheet
StandbySumber cadanganDigunakan saat sumber utama tergangguDapat berubah mengikuti kebutuhan daruratGedung, kantor, rumah sakit, pabrikBatas operasi, pembebanan, dan ketentuan overload
PrimeSumber listrik utamaDigunakan untuk kebutuhan operasionalBeban dapat berubahProyek, tambang, lokasi terpencilProfil beban, durasi, dan ketentuan overload
ContinuousSumber listrik tetapOperasi berkelanjutan sesuai rating produkRelatif konstanFasilitas dengan kebutuhan daya stabilBeban yang diizinkan dan kondisi operasi

Perbedaan tersebut menunjukkan mengapa kapasitas prime dan standby genset tidak sebaiknya dibandingkan secara langsung. Kategori rating harus disamakan terlebih dahulu sebelum angka dayanya dibandingkan.

Cara Membaca Rating pada Spesifikasi Genset

Cara membaca rating genset dimulai dengan mencari label seperti Standby Power, Prime Power, atau Continuous Power, kemudian membaca kapasitas dan parameter yang tercantum pada baris rating yang sama.

Periksa setidaknya informasi berikut:

  • Jenis rating untuk mengetahui kondisi penggunaan kapasitas tersebut.
  • Kapasitas kVA untuk melihat besarnya daya semu.
  • Kapasitas kW untuk melihat daya aktif yang dicantumkan.
  • Tegangan yang digunakan pada spesifikasi.
  • Frekuensi, misalnya 50 Hz atau 60 Hz.
  • Power factor yang digunakan dalam penentuan kapasitas.
  • Standar rating yang menjadi acuan produsen.
  • Catatan operasional mengenai pembebanan, durasi, atau batas penggunaan.

Kesalahan yang Sering Terjadi saat Membaca Rating Genset

Kesalahan membaca rating dapat membuat dua genset terlihat setara padahal spesifikasinya berlaku untuk kondisi operasi yang berbeda. Beberapa kesalahan yang perlu dihindari adalah:

  • Menganggap angka terbesar sebagai kapasitas operasi normal: Angka tersebut bisa saja merupakan standby rating.
  • Membandingkan standby dengan prime: Gunakan kategori rating yang sama ketika membandingkan dua produk.
  • Menganggap semua produsen memiliki batas penggunaan identik: Periksa kembali datasheet masing-masing unit.
  • Mengabaikan catatan operasional: Angka daya perlu dibaca bersama batas dan kondisi penggunaannya.
  • Menyamakan rating dengan kVA atau kW: Rating menjelaskan kondisi penggunaan, sedangkan kVA dan kW merupakan besaran daya.
  • Menggunakan angka dari artikel umum sebagai standar semua genset: Ketentuan produk tetap harus mengacu pada data resmi produsennya.
Teknisi genset Interjaya

Gunakan Rating yang Sama saat Membandingkan Genset

Bandingkan genset menggunakan kategori rating yang setara: prime dengan prime, standby dengan standby, atau continuous dengan continuous. Setelah itu, barulah kapasitas kVA atau kW dan parameter lain dapat dibandingkan secara lebih relevan.

Prinsip ini penting ketika membaca penawaran dari beberapa produk. Unit yang terlihat memiliki kapasitas lebih besar belum tentu menawarkan kemampuan lebih besar untuk kebutuhan Anda apabila angka tersebut berasal dari kategori rating yang berbeda.

Untuk memahami penerapan rating berdasarkan kebutuhan operasional, Anda juga dapat membaca panduan Interjaya mengenai cara menyesuaikan rating genset dengan pola operasi pada penggunaan genset di area tambang.

FAQ tentang Rating Genset

Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul ketika membaca jenis rating genset pada spesifikasi produk.

1. Apakah prime rating sama dengan kapasitas normal genset?

Prime rating menunjukkan kemampuan genset ketika digunakan sebagai sumber daya utama dengan karakter beban sesuai ketentuan rating dan produsen. Karena itu, istilah prime sebaiknya tidak sekadar diterjemahkan sebagai “kapasitas normal” tanpa melihat kondisi operasinya.

2. Apakah genset boleh terus digunakan pada angka standby?

Tidak untuk diasumsikan demikian. Standby rating ditujukan untuk fungsi cadangan ketika sumber listrik utama terganggu. Durasi, pembebanan, dan batas penggunaannya harus mengikuti datasheet unit yang digunakan.

3. Apakah semua genset memiliki standby, prime, dan continuous rating?

Tidak selalu. Rating yang dicantumkan dapat berbeda menurut produk dan klasifikasi produsen. Karena itu, gunakan rating yang benar-benar tercantum dalam spesifikasi resmi unit.

4. Apakah standby rating selalu lebih tinggi daripada prime rating?

Pada banyak genset, angka standby memang lebih tinggi daripada prime untuk model yang sama. Namun, jangan menetapkan selisih tertentu sebagai aturan universal. 

5. Apakah rating genset sama dengan kapasitas kVA?

Tidak. Rating menjelaskan kondisi operasi yang berlaku untuk kemampuan genset, sedangkan kVA menunjukkan besarnya daya semu pada rating tersebut. Karena itu, angka kVA sebaiknya selalu dibaca bersama jenis ratingnya.

Kesimpulan

Rating genset membantu menjelaskan untuk kondisi operasi seperti apa suatu kapasitas daya berlaku. Saat membaca spesifikasi atau membandingkan penawaran, jangan melihat angka kVA secara terpisah. Periksa apakah angka tersebut merupakan standby, prime, atau continuous, lalu cocokkan dengan fungsi genset, pola beban, dan ketentuan operasional pada datasheet.

Pastikan Rating Genset Sesuai dengan Kebutuhan Operasional

Jika menemukan beberapa angka kapasitas pada spesifikasi genset, tentukan terlebih dahulu apakah unit akan digunakan sebagai sumber listrik utama, cadangan, atau untuk operasi berkelanjutan dengan pola beban tertentu. PT Interjaya Suryamegah menyediakan berbagai pilihan genset untuk kebutuhan industri dan fasilitas. Konsultasikan kebutuhan daya serta pola operasional Anda untuk membantu menentukan produk genset dengan rating yang sesuai.

Alamat: Branch Office
Hotline:
+6231 9985 0000
+6221 2900 6565
+6281288889052

Referensi

International Organization for Standardization. (2018). ISO 8528-1:2018: Reciprocating internal combustion engine driven alternating current generating sets—Part 1: Application, ratings and performance. ISO.
https://www.iso.org/standard/68539.html