Melakukan pekerjaan dengan perangkat elektronik tentunya membutuhkan aliran listrik. Saat listrik mengalami pemadaman, bukan tidak mungkin seluruh pekerjaan jadi tertunda.
Terlebih lagi pekerjaan dalam skala industri, listrik berperan penting untuk kelancaran proses produksi. Jika pemadaman terjadi meski hanya sekian jam saja, perusahaan akan mengalami kerugian yang cukup banyak.
Karena itulah dibutuhkan sumber listrik yang mampu hidup selama 24 jam supaya operasional berjalan dengan mulus. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, biasanya setiap perusahaan memiliki sumber daya listrik seperti genset dan terhubung dengan Panel ATS.
Keberadaan Panel ATS sangat penting. Saat listrik mengalami pemadaman secara mendadak, Panel ATS akan memindahkan listrik dari genset. Ketika listrik kembali menyala, panel secara otomatis berpindah (automatic transfer switch).
Maka dari itu, Panel ATS sangat cocok digunakan untuk perusahaan dan perkantoran. Lantas, apa sebenarnya Panel ATS itu? Bagaimana cara kerja dan manfaatnya? Berikut ini pembahasannya.
Panel ATS adalah rangkaian listrik yang berfungsi sebagai saklar otomatis. Panel ATS bekerja dengan cara mengendalikan dua sumber aliran listrik. Saat terjadi pemadaman mendadak, maka panel akan mentransfer dari sumber listrik lain seperti genset.
Saat pemadaman listrik selesai, panel akan otomatis berpindah. Inilah mengapa Panel ATS disebut sebagai Automatic Transfer Switch. Panel ATS sendiri memiliki serangkaian kontrol yang bekerja untuk memindahkan listrik dari sumber lainnya tersebut dengan otomatis.
Panel ATS tentunya sangat bermanfaat jika dipasang pada genset silent atau genset terbuka. Kegunaannya dapat melancarkan aktivitas operasional di kantor atau perusahaan industri. Berikut ini merupakan manfaat dan fungsi pada Panel ATS.
Manfaat rangkaian kontrol Panel ATS yakni dapat memberikan perintah pada genset agar menyala otomatis. Terutama saat terjadi pemadaman listrik PLN. Dengan begitu, genset tak perlu dihidupkan secara manual.
Tak hanya mode otomatis saja, Panel ATS bisa menggunakan mode manual. Mode tersebut merupakan alternatif untuk menghidupkan panel.
Perusahan industri tentu membutuhkan listrik yang menyala 24 jam penuh. Agar tidak mengganggu operasional dan proses produksi, maka Panel ATS bisa menjadi solusi saat kondisi darurat akibat padam listrik.
Bagaimana cara kerja Panel ATS sehingga dapat mentransfer listrik dari sumber lain secara otomatis? Berikut ini gambarannya.
Begitulah penjelasaan mengenai Panel ATS mulai dari definisi hingga cara kerja kontrol panel tersebut. Dengan demikian, Panel ATS sangat cocok digunakan untuk perusahaan dan perkantoran, bahkan untuk kebutuhan listrik di rumah jika diperlukan. Untuk mengetahui Panel jenis lain, Anda dapat membaca artikel berjudul Mengenal 4 Jenis Panel Genset dan Fungsinya Masing-masing.
Setelah mengetahui seputar Panel ATS, kini saatnya memilih genset yang cocok. Anda tidak perlu khawatir karena PT. Interjaya Surya Megah menyediakan mesin genset terbaik yang telah terbukti kuat dan tahan lama dengan berbagai pilihan engine seperti Perkins, Lombardini, MWN, dan MAN. Silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.
Alamat: Branch Office
Cara memilih motor listrik untuk cooling tower adalah: Catat data kipas dan beban yang harus…
Cara memilih vibrator motor untuk hopper yang materialnya sering tersendat adalah: Kenali pola sumbatan yang…
Cara menentukan genset untuk area tambang berdasarkan kondisi lapangan adalah: Tentukan fungsi genset sebagai sumber…
Cara menentukan genset untuk kapal laut berdasarkan pola operasi dan beban listrik adalah: Petakan kondisi…
Ring blower untuk pengolahan air limbah berfungsi menjaga suplai udara tetap stabil agar proses aerasi…
Pemilihan Variable speed pulley perlu disesuaikan dengan kebutuhan kecepatan, jenis proses packaging, beban kerja, durasi…