Pengetahuan Genset

Perhatikan Rangkaian AVR Genset Guna Menjaga Stabilitas Daya

Jika Anda menggunakan genset guna memenuhi kebutuhan pasokan listrik, mungkin akan dihadapkan dengan rangkaian AVR genset yang harus diketahui. Kebutuhan penggunaan genset memang terkadang diperlukan saat tidak ada aliran listrik PLN.

Tidak jarang juga berbagai orang menggunakan genset karena tidak adanya aliran listrik akibat pemadaman PLN, jangkauan tiang listrik jauh, maupun faktor lain. Pada saat terbiasa menggunakan genset pemahaman AVR diperlukan.

Apa Itu AVR dan Fungsinya?

Sebelum sering menggunakan genset untuk memenuhi kebutuhan, sebaiknya dipahami terlebih dahulu apa itu AVR dan fungsinya. AVR itu sendiri merupakan singkatan dari Automatic Voltage Regulator.

Fungsi dari alat ini adalah menjaga keseimbangan stabilitas voltase atau tegangan listrik. Karena pada saat listrik diproduksi oleh genset, terkadang memiliki tegangan yang naik turun dipengaruhi oleh performa mesin genset.

Selain dipengaruhi mesin genset yang kadang tidak lancar, adanya beban listrik yang harus disuplai pada berbagai peralatan yang tersambung terkadang juga mempengaruhi. Ada kemungkinan aliran menjadi kaget pada saat menyuplai. Untuk mengetahui lebih dalam tentang definisi, Anda dapat membaca artikel berjudul Apa itu AVR di Genset?

Mengapa Stabilitas Tegangan Penting?

Tegangan yang tidak stabil ini akan mempengaruhi awetnya perangkat listrik yang terhubung. Apalagi jika terulang terus – menerus. Maka, penggunaan AVR sangat diperlukan untuk menjaga hal itu.

Pembuatan Rangkaian AVR Genset Sesuai Kebutuhan

Setiap tegangan yang dibutuhkan memerlukan rangkaian yang berbeda. Contohnya pada perangkat komputer terhubung membutuhkan daya sebesar 220V. Namun, suplai dari genset kurang dari itu. Maka dimungkinkan overload.

Mengalami overload kurang tegangan dari suplai genset yang menyebabkan kekurangan tegangan dan berimbas pada regulator power supply mudah rusak. Tetapi kondisi semacam itu masih bisa diakali dengan penggunaan AVR.

Karena secara prinsip AVR genset ternyata memiliki fungsi yang mendukung keadaan tersebut. Dimana prinsip kerja dari AVR genset yakni memanajemen arus penguatan yang umum disebut sebagai excitacy di exciter.

Pada saat kondisi tegangan yang dikeluarkan dari genset berada pada tegangan di bawah nilai minimal. Maka, fungsi dari AVR genset bekerja untuk menaikkan tegangan besaran yang dikeluarkan sebagai output.

Tegangan kemudian secara otomatis dinaikkan sesuai kebutuhan daya pada perangkat yang tersambung. Bahkan kerennya juga bisa berlaku sebaliknya, jika tegangan yang dibutuhkan melebihi kebutuhan akan secara otomatis turun.

Inilah yang harus Anda pahami ketika menggunakan perangkat elektronik. Mungkin sering menjadi pertanyaan mengapa banyak peralatan yang sering sekali mudah rusak, terutama yang menerapkan teknologi digital.

IC yang menjadi bagian inti otak pada perangkat elektronik menjadi mudah rusak karena kaget suplai tegangan. Entah karena karena daya terlalu tinggi secara tiba – tiba maupun kehilangan daya secara mendadak.

Ciri-Ciri dan Penyebab Kerusakan AVR Genset

AVR genset juga bisa mengalami kerusakan jika digunakan dalam jangka waktu lama. Rangkaian AVR genset bisa mengalami putus sekring atau fuse kemudian mempengaruhi output yang dikeluarkan dari genset tidak keluar.

Sehingga akan mempengaruhi suplai pada peralatan elektronik yang terhubung dari genset. Anda harus mengetahui jika ini terjadi karena akibat kelebihan beban yang berlebihan dari banyaknya beban daya yang terpasang.

Penyebab Kerusakan AVR

  • Kelebihan Beban: Banyak perangkat elektronik terhubung melebihi kapasitas.
  • Konslet Arus Pendek: Hubungan pendek pada perangkat elektronik.
  • Komponen Batu Arang Aus: Batu arang yang aus bisa menimbulkan putusnya tegangan listrik secara mendadak.

Cara Merawat AVR Genset

  • Ganti Komponen Aus: Lakukan penggantian komponen seperti batu arang jika sudah tidak layak digunakan.
  • Bersihkan Kumparan Trafo: Gunakan kuas atau cutter untuk membersihkan kumparan trafo AVR.
  • Perhatikan Koneksi Kabel: Pastikan kabel terpasang sesuai spesifikasi (misalnya, kabel lebar 2,5mm untuk jalur dinamo N, R, S, T, dan exciter).

Rekomendasi Distributor Genset Terpercaya

Setelah mengetahui Rangkaian AVR Genset Guna Menjaga Stabilitas Daya, pastikan Anda hanya memilih yang terbaik dari distributor terpercaya, PT Interjaya Surya Megah. Percayakan kebutuhan genset Anda kepada kami untuk kualitas dan keandalan maksimal!

Alamat:Branch Office
Hotline:
+6231 9985 0000
+6221 2900 6565
+6281288889052

admin

Recent Posts

Kesalahan Integrasi Genset dengan Sistem Otomasi yang Sering Memicu Downtime Produksi

Integrasi genset dengan sistem otomasi industri sering memicu downtime umumnya karena desain integrasi daya yang…

1 week ago

Audit Energi Mekanis untuk Menekan Pemborosan di Pabrik yang Beroperasi 24 Jam

Audit energi mekanis pabrik industri adalah proses evaluasi sistem penggerak, transmisi, dan komponen mekanis untuk…

2 weeks ago

Mengapa Banyak Pabrik Mengalami Downtime Bukan karena Mesin Utama, tetapi Sistem Penggeraknya

Penyebab downtime produksi akibat sistem penggerak mesin sering terjadi karena gangguan pada gearbox, gear motor,…

3 weeks ago

Strategi Menyusun Sistem Cadangan Daya Berlapis untuk Pabrik yang Beroperasi Nonstop

Sistem cadangan daya berlapis untuk pabrik industri disusun dengan mengidentifikasi proses produksi yang benar-benar kritis,…

3 weeks ago

Keterlambatan Recovery Setelah Listrik Padam Memperpanjang Downtime Operasional

Keterlambatan recovery operasional setelah listrik padam terjadi akibat jeda waktu teknis saat melakukan inisialisasi ulang…

1 month ago

Mesin Berjalan Aman Tapi Biaya Listrik Tinggi? Sering Kali Masalahnya Ada di Sistem Kendali Mekanis

Pemborosan energi mesin industri akibat sistem kendali mekanis terjadi karena mesin dipaksa bekerja pada kecepatan…

1 month ago