Pengetahuan Genset

4 Jenis Bahan Bakar Genset dan Cara Memilihnya

Bagi Anda yang ingin membeli genset, penting sekali untuk memahami jenis bahan bakar genset itu sendiri. Hal ini dikarenakan, berbeda jenis bahan bakarnya maka akan berbeda juga performa genset yang Anda miliki. Terlebih lagi bagi Anda yang ingin menggunakan genset untuk menjalankan usaha. 

Tentunya jenis bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama karena usaha Anda tidak boleh berhenti hanya karena bahan bakar utama dari genset tersebut tidak ditemukan. Penting sekali bagi Anda untuk berkonsultasi kepada ahli agar bisa mendapatkan genset terbaik.

4 Jenis Bahan Bakar Genset yang Umum Digunakan

Sejauh ini ada 4 bahan bakar genset yang sangat umum digunakan di Indonesia. Selain memiliki performa yang cukup baik, bahan bakar yang digunakan juga tidak sulit untuk Anda temukan. Biaya produksi juga bisa diminimalisir semaksimal mungkin dengan penggunaan genset di bawah ini.

  1. Genset Bahan Bakar Solar

Jenis bahan bakar genset yang pertama adalah solar. Orang-orang sering menyebutnya sebagai genset diesel. Biasanya genset dengan bahan bakar satu ini memiliki daya yang cukup besar dari mulai 10 KVa sampai dengan 100 KVa.  

Penggunaan genset tersebut sangat pas untuk diaplikasikan di bisnis kecil maupun menengah. Namun sayangnya emisi dari genset satu ini terbilang cukup tinggi. Selain itu suara yang dihasilkan oleh genset juga cukup bising. 

  1. Genset Bahan Bakar Bensin

Jenis bahan bakar genset selanjutnya adalah menggunakan bahan bakar bensin. Genset yang menggunakan bahan bakar satu ini terbagi menjadi dua yakni genset 2 tak dan genset 4 tak. Ketika Anda menggunakan mesin genset 2 tak, daya yang dihasilkan tidak terlalu besar.

Karena itu genset 2 tak umumnya digunakan untuk kebutuhan listrik yang minimum. Sebaliknya, genset 4 tak memiliki daya yang cukup tinggi. Penggunaannya sering diaplikasikan pada konsumsi listrik yang tinggi.

  1. Genset Bahan Bakar Gas

Jenis genset lain yang sering digunakan oleh orang-orang adalah genset dengan bahan bakar gas LPG atau Liquid Petroleum Gas. Jenis bahan bakar genset satu ini memiliki emisi yang sangat rendah. Sayangnya harga genset LPG sendiri cukup tinggi di pasaran. 

Mungkin jenis genset ini sangat pas untuk digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan emisi rendah dengan daya listrik tinggi. Di sisi lain, perawatan genset tersebut juga membutuhkan peran dari tenaga ahli. 

  1. Genset Turbin

Jenis genset lain yang bisa Anda pilih adalah genset turbin. Sebagaimana namanya, jenis bahan bakar genset satu ini tentu saja dihasilkan oleh gerakan turbin itu sendiri. Dibandingkan dengan beberapa varian genset sebelumnya, genset ini memiliki kapasitas daya yang paling besar.

Kapasitasnya mencapai 2 MW. Satu buah genset turbin saja bisa memenuhi kebutuhan listrik dalam radius 1 desa atau bahkan lebih. Namun ada beberapa kendala yang bisa ditemukan ketika Anda hendak menggunakan genset turbin. Di antaranya adalah penyesuaian dengan kondisi lingkungan sekitar.

Tips Memilih Jenis Genset yang Tepat

Bagi Anda yang sedang memiliki kebutuhan genset, tentu penting sekali untuk memahami bagaimana cara memilih genset yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Tenang saja karena kami sudah menyiapkannya. Ikuti beberapa tips di bawah ini.

  • Ketahui kebutuhan daya yang Anda inginkan
  • Sesuaikan genset yang dibeli dengan budget yang dimiliki
  • Pertimbangkan emisi genset agar tidak merusak lingkungan
  • Sesuaikan genset yang dipilih dengan kondisi lingkungan Anda masing-masing
  • Konsultasikan dengan mereka yang sudah ahli agar Anda tidak melakukan kesalahan

Dengan merujuk pada beberapa tips di atas, kami jamin Anda bisa melakukan pembelian genset dengan lancar. Namun jangan lupa juga untuk memahami jenis bahan bakar genset yang sudah kami jelaskan sebelumnya agar Anda tidak salah pilih produk.

PT Interjaya Surya Megah menjadi agen tunggal yang dipercaya sebagai distributor Genset dengan engine MWM dan distributor Genset dengan engine MAN di Indonesia. Dapatkan genset berkualitas dengan harga terjangkau di PT Interjaya Surya Megah dan jangan ragu untuk menghubungi kami.

admin

Recent Posts

Kesalahan Integrasi Genset dengan Sistem Otomasi yang Sering Memicu Downtime Produksi

Integrasi genset dengan sistem otomasi industri sering memicu downtime umumnya karena desain integrasi daya yang…

1 week ago

Audit Energi Mekanis untuk Menekan Pemborosan di Pabrik yang Beroperasi 24 Jam

Audit energi mekanis pabrik industri adalah proses evaluasi sistem penggerak, transmisi, dan komponen mekanis untuk…

2 weeks ago

Mengapa Banyak Pabrik Mengalami Downtime Bukan karena Mesin Utama, tetapi Sistem Penggeraknya

Penyebab downtime produksi akibat sistem penggerak mesin sering terjadi karena gangguan pada gearbox, gear motor,…

3 weeks ago

Strategi Menyusun Sistem Cadangan Daya Berlapis untuk Pabrik yang Beroperasi Nonstop

Sistem cadangan daya berlapis untuk pabrik industri disusun dengan mengidentifikasi proses produksi yang benar-benar kritis,…

3 weeks ago

Keterlambatan Recovery Setelah Listrik Padam Memperpanjang Downtime Operasional

Keterlambatan recovery operasional setelah listrik padam terjadi akibat jeda waktu teknis saat melakukan inisialisasi ulang…

1 month ago

Mesin Berjalan Aman Tapi Biaya Listrik Tinggi? Sering Kali Masalahnya Ada di Sistem Kendali Mekanis

Pemborosan energi mesin industri akibat sistem kendali mekanis terjadi karena mesin dipaksa bekerja pada kecepatan…

1 month ago