{"id":65,"date":"2020-08-02T11:39:00","date_gmt":"2020-08-02T04:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/?p=65"},"modified":"2023-10-23T13:38:28","modified_gmt":"2023-10-23T06:38:28","slug":"cara-mengatasi-tegangan-genset-yang-tidak-stabil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/cara-mengatasi-tegangan-genset-yang-tidak-stabil\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Tegangan Genset yang Tidak Stabil"},"content":{"rendered":"\n<p>Genset kini sudah\nmenjadi kebutuhan primer. Tidak hanya untuk sebuah perusahaan,&nbsp; namun juga untuk kepemilikan pribadi atau\nrumah tangga. Dengan memiliki genset, aktivitas Anda akan berjalan normal jika\nterjadi pemadaman listrik dari pihak PLN. Terlebih, jika kebanyakan aktivitas\nAnda bergantung pada alat yang menggunakan listrik.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski demikian,\ngenset juga kadang mengalami kerusakan atau masalah. Salah satunya yang kerap\nditemui adalah tegangan genset tidak stabil. Pada artikel ini, akan dijelaskan\npenyebab dari tegangan genset tidak stabil dan juga solusinya. Simak terus!<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa\npenyebab ketidakstabilan tegangan pada genset, di antaranya adalah kesalahan pada mesin dan yang kedua\nadalah masalah pada bagian generator pembangkit listriknya. Lalu apa sih tanda\ngenset tidak stabil? Salah satu yang paling mudah Anda tandai adalah saat suara\ngenset tidak seperti biasanya. Normalnya, putaran genset adalah 1500 rpm.\nDikatakan tidak stabil ketika putaran mesinnya lebih atau kurang dari angka\ntersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hal tersebut\nterjadi, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan. Berikut 4 (empat) hal di\nantaranya:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pastikan\nbahan bakar genset sudah sesuai<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, Anda juga harus segera memeriksa apakah bahan bakar mesin pada genset dalam keadaan bersih atau kotor. Selanjutnya, Anda bisa membersihkan saringan pada bahan bakar. Segera betulkan jika saluran bahan bakar ke mesin genset tersumbat atau terjepit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Periksa\nbagian Governor genset<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika governor tidak\ndalam keadaan baik, mesin genset pun tidak bisa bekerja dengan normal. Pastikan\nbagian governor, MPU dan actuator valve dalam keadaan baik. Sehingga bisa\nbekerja secara otomatis dan menjaga kestabilan genset.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Pastikan\nkabel masih dalam keadaan baik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kabel adalah bagian\npenting dari genset. Jika genset tidak stabil, pastikan tidak ada yang\nterkelupas, bocor atau tidak dalam keadaan baik. Kabel yang rusak bisa\nmenyebabkan terganggunya tegangan listrik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Periksa dan\nganti AVR genset<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>AVR atau Automatic Voltage Regulator adalah bagian penting pada genset. Fungsi utama dari AVR adalah menyeimbangkan voltase tegangan listrik dari genset. Jika genset Anda menunjukkan tanda tidak stabil, segera periksa bagian AVR. <\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.interjaya.com\/en\/contact\">Hubungi kami<\/a> jika anda membutuhkan <strong>servis atau jasa perbaikan genset<\/strong> anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Genset kini sudah menjadi kebutuhan primer. Tidak hanya untuk sebuah perusahaan,&nbsp; namun juga untuk kepemilikan pribadi atau rumah tangga. Dengan memiliki genset, aktivitas Anda akan berjalan normal jika terjadi pemadaman listrik dari pihak PLN. Terlebih, jika kebanyakan aktivitas Anda bergantung pada alat yang menggunakan listrik. Meski demikian, genset juga kadang mengalami kerusakan atau masalah. Salah &hellip; <a href=\"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/cara-mengatasi-tegangan-genset-yang-tidak-stabil\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Cara Mengatasi Tegangan Genset yang Tidak Stabil&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[6,3],"tags":[],"class_list":["post-65","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pengetahuan-genset","category-tips-genset"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1018,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65\/revisions\/1018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}