{"id":626,"date":"2022-09-14T08:00:00","date_gmt":"2022-09-14T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/?p=626"},"modified":"2025-08-11T11:04:24","modified_gmt":"2025-08-11T04:04:24","slug":"memilih-jenis-modul-amf-cek-spesifikasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/memilih-jenis-modul-amf-cek-spesifikasinya\/","title":{"rendered":"Memilih Jenis Modul AMF (Automatic Main Failure), Cek Spesifikasinya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada banyak jenis modul yang dijual di pasaran, beberapa di antaranya jenis modul <em>Automatic Main Failure <\/em>(AMF). <strong><em><a href=\"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/memilih-jenis-modul-amf-cek-spesifikasinya\/\">Panel AMF<\/a><\/em><\/strong> ini berfungsi untuk mengontrol secara otomatis sistem <em>on\/off <\/em>yang ada pada mesin generator.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara fungsional, panel AMF sangat efisien jika digunakan untuk kebutuhan listrik pabrik atau perkantoran. Dengan penggunaan panel AMF ini, saat terjadi pemadaman listrik tak perlu lagi menyalakan genset secara manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa jenis modul AMF yang dapat digunakan, diantaranya bisa Anda simak sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Modul <em>Automatic Main Failure <\/em>(AMF)<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Modul DEEPSEA 4420<\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama ada modul DEEPSEA 4420 yang dapat dioperasikan dalam beberapa cara, yakni mode manual, otomatis, dan <em>remote start<\/em>. Selain itu, modul ini juga dapat dikonfigurasikan dengan perangkat komputer. Berikut fitur yang terdapat pada modul DEEPSEA 4420.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berfungsi sebagai <em>on\/off <\/em>genset<\/li>\n\n\n\n<li>Dapat mendeteksi temperatur, tekanan<em> <\/em>oli dan <em>fuel<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Terdapat analogi yang bisa menunjukan sensor tekanan oli, temperatur, dan <em>fuel<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Bisa mengukur tegangan dan frekuensi genset<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki <em>internal timer<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Bisa mengukur tegangan baterai<\/li>\n\n\n\n<li>Dapat melakukan transfer <em>switch <\/em>secara otomatis<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa dipasang di bagian depan panel<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">AMF Module DSE 7120<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ada AMF Module DSE 7120. Modul jenis ini memiliki banyak fitur. Seperti alarm indikasi berupa LED dan LCD serta mempunyai mode <em>power save<\/em>. Berikut fitur lainnya yang bisa Anda ketahui.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terdapat ikon <em>backlit <\/em>pada layar LCD<\/li>\n\n\n\n<li>Mempunyai lima kunci menu<\/li>\n\n\n\n<li>Editing panel pada bagian depan<\/li>\n\n\n\n<li>Terdapat 4 digital input<\/li>\n\n\n\n<li>3 analog input, 2 <em>fixed <\/em>dan 1 <em>flexible<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki 6 konfigurasi <em>outputs<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Dapat mengkonfigurasi waktu dan alarm<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki konfigurasi alternatif<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa terkoneksi dengan USB<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki <em>engine pre-heat<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Automatic load transfer<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Terdapat tombol tes<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa mengukur tegangan baterai<\/li>\n\n\n\n<li>Terdapat <em>hours counter<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki <em>event log (5)<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>CAN dan Magnetic Pick Up \/ Alt. Sensing<\/li>\n\n\n\n<li>Mengukur 3 <em>phase main utility<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Mampu mengukur dan melindungi secara <em>realtime<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain sejumlah fitur di atas, spesifikasi lainnya adalah dapat memberikan peringatan, menyimpan waktu secara <em>real time<\/em>, bisa mengukur secara <em>remote SCADA <\/em>menggunakan perangkat lunak <em>DSE Configuration Suite <\/em>melalui komputer.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Timer (Time Delay)<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis modul AMF selanjutnya yakni Timer yang biasa digunakan pada Panel AMF-ATS konvensional. Modul ini sangat sederhana, terdiri atas 5 buat <em>time delay<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai <em>main failure time delay<\/em>, modul ini bekerja dengan cara melakukan penundaan saat terjadi pemadaman yang terjadi karena <em>drop <\/em>tegangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut bisa saja terjadi ketika panel AMF-ATS sedang tidak diperlukan. Adapun beberapa fiturnya dapat disimak sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Cranking time delay<\/em>, berfungsi untuk mengatur <em>starting <\/em>genset<\/li>\n\n\n\n<li><em>Main transfer time delay<\/em>, untuk menunda <em>transfer switch <\/em>ke posisi <em>main <\/em>atau PLN<\/li>\n\n\n\n<li><em>Genset transfer time delay<\/em>, yang berguna untuk menunda <em>transfer switch <\/em>ke posisi genset agar terjadi proses pemanasan sebelum menerima beban<\/li>\n\n\n\n<li><em>Recooling time delay<\/em>, yang berfungsi untuk menghentikan genset setelah proses pendinginan selesai begitu tegangan Main\/PLN pulih dan<em> transfer switch<\/em> ke posisi Main lagi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Smart Relay<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis modul ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan <em>Timer<\/em>. Hanya saja, modul ini berupa perangkat lunak atau <em>software<\/em>. <em>Smart Relay <\/em>diprogram menyerupai penggunaan <em>Timer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Modul jenis ini juga dapat terhubung langsung dengan genset dengan memberikan sinyal <em>on\/off<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Modul AMF C20<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ada Modul AMF C20, yang merupakan <em>interface <\/em>dari Motorized COS Atys dari Socomec. Modul ini dilengkapi fitur AMF sehingga dapat mendeteksi tegangan Main atau PLN. Modul C20 mentriger genset agar melakukan <em>start<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi, perangkat ini tidak terhubung secara langsung dengan genset. Hanya mampu melakukan <em>start\/stop <\/em>sesuai perintah. Selain itu, modul jenis ini dikonfigurasikan dengan D10 yang terpasang pada bagian depan panel. Sehingga memudahkan pengoperasiannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Modul AMF C20 ini hanya bisa terpasang pada DIN Rail dan tidak dapat dipasang pada bagian depan panel.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa jenis modul AMF serta spesifikasinya. Dengan mengetahui jenis modul dan berbagai fiturnya, Anda akan bisa memilih secara tepat mana modul untuk mengontrol secara otomatis sistem <em>on\/off <\/em>yang ada pada mesin generator sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda sedang mencari genset terbaik, percayakan pada PT Interjaya Surya Megah. Sebagai distributor&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.interjaya.com\/en\/product\/view\/genset\/2\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Genset dengan engine MWM<\/a>&nbsp;dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.interjaya.com\/en\/product\/view\/genset\/34\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Genset dengan engine MAN<\/a>, kami telah dipercaya sebagai distributor genset di Indonesia. Dapatkan genset terbaik anda dengan harga terjangkau dari disini. Segera hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan genset Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak jenis modul yang dijual di pasaran, beberapa di antaranya jenis modul Automatic Main Failure (AMF). Panel AMF ini berfungsi untuk mengontrol secara otomatis sistem on\/off yang ada pada mesin generator. Secara fungsional, panel AMF sangat efisien jika digunakan untuk kebutuhan listrik pabrik atau perkantoran. Dengan penggunaan panel AMF ini, saat terjadi pemadaman listrik &hellip; <a href=\"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/memilih-jenis-modul-amf-cek-spesifikasinya\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Memilih Jenis Modul AMF (Automatic Main Failure), Cek Spesifikasinya!&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-626","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/626"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=626"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2321,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/626\/revisions\/2321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.interjaya.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}