Seberapa Sering Generator Portabel Harus Dihidupkan?

PERHATIAN: Info tips dan keterangan mengenai genset ini diberikan hanya sebagai bantuan. Pemasangan dan pembenaran genset memerlukan tenaga ahli genset untuk mengerjakannya. Melakukan ini di luar pengawasan tenaga ahli bisa berbahaya. Kami tidak bertanggungjawab atas kerugian yang terjadi di luar jasa kami. Hubungi kami sebagai distributor genset untuk kebutuhan genset anda atau untuk mengetahui harga genset kami.

Banyak orang menanyakan bagaimana perawatan generator portabel yang butuh menghidupkannya secara sering agar tetap menjaga kualitas mesin di dalamnya. Perlu Anda ketahui jika jawaban dari pertanyaan tersebut bisa disesuaikan dengan kondisi pada genset Anda sendiri. Jika memang jarang atau tidak sering digunakan, maka sebaiknya panaskan mesin setidaknya seminggu sekali.

Hal tersebut bertujuan agar mesin di dalamnya tetap stabil dan Anda juga bisa memantau kondisi genset secara berkala dengan menghidupkannya seminggu sekali. Ketika memantau kondisi genset portabel coba Anda perhatikan suara, pengeluaran daya dan kualitas oli pada mesin di dalamnya. Maka perawatan genset tidak harus selalu menghidupkannya setiap waktu atau setiap saat.

Namun ada juga waktunya jika perawatan generator portabel harus dihidupkan secara sering ketika Anda benar-benar sudah mendiamkannya secara lama. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan semua performa komponen mesin di dalamnya. Setidaknya terus lakukan hal tersebut hingga mesin mampu kembali ke performa terbaiknya dengan tegangan yang stabil.

Mengenal Lebih Dekat Genset atau Generator Portabel

Genset atau generator set merupakan alat bantu untuk menciptakan arus listrik dari perputaran mesin yang terhubung ke dinamo. Cara kerja sederhananya adalah menggerakkan mesin untuk membuat dinamo mengeluarkan arus yang nantinya akan terhubung ke aki di dalamnya terjadi perubahan cairan kimia menjadi pengeluaran tegangan dalam bentuk listrik.

Cara kerja genset sama seperti mesin mobil yang mengubah bahan bakar menjadi arus listrik namun lebih dibesarkan lagi hasil tegangannya. Saat Anda memiliki genset dan sering menggunakannya, tentu Anda juga harus mengerti bagaimana cara perawatan generator portabel tersebut agar nantinya tidak terjadi masalah saat mesin sedang bekerja atau digunakan.

Generator portabel sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu terbuka dan tertutup. Versi genset terbuka bisa terlihat dari komponen yang terlihat lebih jelas dari mesin, dinamo, aki dan tangki mesin. Lalu untuk versi tertutup, genset dilindungi oleh wadah yang di dalamnya terdapat komponen generator dengan diberi gabus di dinding wadah agar mampu meredam suara dari mesin itu sendiri.

Perbedaan signifikan yang lebih sederhana adalah genset terbuka lebih berisik tapi mudah perawatan mesinnya dan genset tertutup lebih tenang tapi agak rumit di bagian perawatan karena harus buka wadahnya terlebih dahulu. Perawatan generator portabel bisa disesuaikan dengan seberapa sering Anda menggunakan genset Anda sendiri.

Fungsi Generator Portabel dalam Kebutuhan Sehari-hari

Singkatnya generator portabel merupakan versi sederhananya dari generator diesel. Mungkin Anda pernah melihat sebuah kotak besar di atap atau basemen bangunan gedung. Kotak besar tersebut yang dinamakan dengan generator diesel. Namun untuk generator portabel bentuknya lebih kecil dan perawatannya lebih mudah daripada generator versi diesel.

Untuk melakukan perawatan generator portabel, Anda hanya perlu memperhatikan tegangan yang dihasilkan, kualitas oli, kabel dan kondisi bahan bakar jangan sampai habis ketika digunakan. Kualitas oli sangat mempengaruhi performa mesin. Tentu saja performa mesin akan mempengaruhi gerakan dinamo yang berefek pada tegangan pada genset.

Sedangkan untuk sumber tenaga utama, Anda bisa menggunakan bensin atau pertalite sebagai bahan bakarnya. Perlu diperhatikan, jangan sampai bahan bakar habis saat digunakan karena akan sangat berakibat fatal yaitu aus pada mesin. Ausnya mesin tentu saja akan butuh biaya besar untuk kembali memperbaikinya ke bentuk performa terbaiknya.

Lalu perawatan generator portabel yang terakhir ada pada tegangan pengeluaran listriknya. Biasanya hal ini dipengaruhi oleh berbagai hal baik itu aki ataupun kondisi mesin. Selalu lakukan pengecekan secara berkala untuk menghindari kerusakan pada genset. Jika Anda sering menghidupkan generator, sebaiknya hindari kerusakan dengan memperhatikan beberapa hal penting.

Menghindari Masalah Generator yang Sering Dihidupkan

Generator portabel pada dasarnya memang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan listrik Anda baik itu digunakan untuk personal atau usaha. Namun tetap perhatikan kondisi genset agar terhindar dari kerusakan berlebih. Contohnya seperti letakkan di bidang datar dan jauhkan dari genangan air agar tidak menimbulkan hubungan arus pendek pada mesin.

Selain itu Anda juga harus memperhatikan kabel yang terhubung pada genset agar kondisi mesin dan sekitarnya aman. Perawatan generator portabel seperti ini bisa dilakukan oleh semua orang. Anda hanya perlu melakukannya saat ingin menggunakan genset seperti melihat kondisi medan dan kondisi generator itu sendiri. Terakhir, jangan terlalu memaksakan genset dalam penggunaan yang lama.

Menggunakan genset dalam waktu lama akan sangat membebankan kondisi mesin dan dinamo. Tentu hal ini akan sangat berbahaya karena kondisi mesin bisa memanas dan membahayakan objek di sekitar tempat generator diletakkan. Ketika menggunakan generator Anda juga perlu memperhatikan arus daya listrik yang keluar atau dibutuhkan oleh peralatan elektronik. Sebaiknya lebih bagus jika genset memiliki tegangan lebih besar 20% dari tegangan yang dibutuhkan. Akan lebih baik jika tegangan sebesar 2x lipat dari penggunaan agar daya yang dikeluarkan dalam waktu lama masih bisa dikondisikan. Perawatan generator portabel tidak harus selalu dihidupkan, cukup gunakan seperlunya saja dan dalam kondisi tertentu saja.